"ah....plak...
bruk...
dengan menjambak rambut Amanda Amar mengatakan
besok akan aku kembalikan kamu kepada kedua orang tuamu...
aku sudah lelah mendengar mama bilang kamu sering keluar malam dan mabuk-mabukan saat aku di luar kota...
hah... jangan-jangan anak di dalam perutmu anak orang lain!
brak!!
menutup pintu kamar dengan keras amar pergi...
Amanda terduduk diam...meratapi nasib rumah tangganya yang tidak bisa di pertahankan lagi...
***********
"Amanda!!
oh... kamu penuh luka?!
Amanda hanya diam dan mengambil seputung rokok yang bisa membuatnya tenang...
"Stop...nda...
kamu tidak pernah merokok?!!
kasihan bayi yang ada di dalam kandunganmu itu!
"hah...kasihan?
haruskah aku kasihan kepadanya dia bukan buah cinta yang diharapkan suamiku Lin...
aku dianggap Pela**** oleh amar...
"mertua kamu itu benar-benar pinter banget bikin derama... kenyataannya kamu gak pernah kemana-mana malam hari...
"setelah aku melahirkan anak ini aku titip dia ya sama kamu...
aku tidak mau anakku tidak punya ayah...
"benarkah?!
"tentu...bilang sama suamimu...apa dia juga mau...
agar tidak ada dusta di antara kalian...
Amanda mengurungkan niatnya untuk merokok...lantas Amanda pergi dari kafe Dimana dia bertemu Linda sahabatnya...
"assalamualaikum...
"waalaikum salam....
ya Alloh...Amanda??apa yang terjadi sama kamu nak🥺
"Amanda tidak apa-apa Bu...
Amanda pengen nginep disini boleh Bu?!
Amanda menahan tangisnya...tapi airmatanya tak bisa terbendung lagi tumpahlah...mengalir deras...
"menangis lah jika itu yang bisa mengurangi rasa sakit hatimu nak...
ibu...dan bapak tetap percaya Amanda adalah anak yang baik karena kami mendidikmu tidak untuk menjadi wanita tidak baik...
"Bu...😭😭
Amanda memeluk ibunya...
mereka menangisi penderitaan Amanda...
"nak...
kamu tidak perlu kembali ke rumahmu...
amar pasti akan mengusirmu dan tetap memberikan kamu kepada ayah dan ibu...
"maafin Amanda Bu selalu merepotkan dan membuat ibu dan ayah terluka...
Amanda masuk kekamarnya...
melamun sendirian...
"Amanda!!
ada Linda di luar!
"iya Bu...sebentar...
Amanda membuka pintunya dan menemui Linda di ruang tamu...
"hai Lin...
"hai nda...aku langsung pulang sejak dari cafe tadi aku memikirkan perkataanmu untuk mengadopsi anakmu..
"lantas...apa yang kamu setujui?!
"em...suami aku mau dia antusias sekali...malah dia ingin bertemu denganmu mengucapakan apa yang ia rasakan saat ini..🥰🥰
Amanda melihat temanya itu begitu bahagia...
ya karena suami Linda mandul tidak bisa memberikan keturunan...
tapi hebatnya istrinya tetap bertahan...walaupun hidup mereka sederhana...
"Linda...yang akan mengadopsi anakmu nak!!
tiba-tiba ibunya Amanda datang...membawa minuman.
"hm...iya Bu...maaf Amanda hanya bisa menitipkan bayi ini karena Amanda tidak mau suatu saat nanti amar dan keluarganya bisa mengambil dia.
"kalau itu yang terbaik ayah dan ibu menuruti apa yang kamu inginkan...
lantas Linda pergi dari rumah orang tua Amanda... hari berganti malam...terdengar suara ketukan keras di pintu depan...
"dor...dor...dorr.!!
"nak amar?!
amar masuk dan masih menghormati mertuanya itu karena tidak punya masalah dengan orang tua Amanda...
"amar kesini mau mencari Amanda Bu!
"tapi...bukankah kamu inginkan dia pergi dari rumahmu?!
"amar telah salah memperlakukan Amanda kejih Bu... apakah boleh amar bertemu Amanda Bu!
Amanda yang mendengarnya lantas mencaci amar...
"aku tidak akan ikut pulang denganmu!sakit hati ini mas..aku juga sudah sangat terluka sejak 9bulan terakhir kamu menyiksaku...aku sudah tidak tahan dengan sikapmu maupun perlakuan keluargamu yang mengganggap ku seperti binatang jalanan yang meminta belas kasihan...
lebih baik aku hidup sederhana tapi tidak mengemis cintamu...aku tidak butuh hidup mewah...
Amanda menangis pilu...mendorong amar untuk keluar dari rumahnya...
amarpun menangis hentah penyesalan apa yang ada dipikirannya sekarang tapi itu semua sudah terlambat.
"Amanda...buka pintunya...
meringkuh mengetuk pintu...
aku tau kamu tidak pernah bohong padaku...kamu tidak pernah keluar malam ataupun melakukan hubungan gelap selingkuh dariku...aku tau Amanda!!!
amar teriak...memohon...untuk meminta maaf...
"pergi kamu mas...jangan bikin malu...aku sudah muak dengan sandiwaramu!
amar di hampiri oleh pak RT...
maaf mas...kalau ada masalah tolong di selesaikan secara damai jangan membuat keributan di sini karena warga yang lain juga terganggu...
kembalilah besok saya akan membantu anda untuk bernegosiasi dengan pihak mbak Amanda ya?!
"iya pak...saya minta maaf...tolong bantu saya..
terimakasih!
amar kembali pulang dengan perasaanya yang kalut..
"permisi!
pak RT mengetuk pintu rumah orang tua Amanda..
"oh...pak RT...
silahkan masuk pak!
dan di persilahkan duduk...
tibalah ayah Amanda yang pulang dari bekerja di pabrik.
"asalamualaikum...
"waalaikum salam 😊
"pak RT...wah...ada apa ini pak?
ayah Amanda langsung duduk di ruang tamu sebelum kedalam...
"begini pak...saya disini hanya menengahi masalah mbak amanada dengan suaminya...
tadi suaminya teriak-teriak dan membuat warga lain merasa terganggu jadi saya tadi berjanji bisa negosiasikan dengan pihak keluarga mbak Amanda!
"oh...iya bentar ya pak yang memutuskan adalah anak saya jadi biar dia sendiri yang menceritakan masalahnya...
Amanda datang dan duduk disofa menjelaskan permasalahan yang terjadi...
"ini bisa di laporkan mbak Amanda...tindakan kekerasan yang dilakukan suami anda begitu keterlaluan...
"saya tidak ingin melaporkanya pak...
saya hanya ingin berpisah denganya setelah anak saya lahir...
"baiklah kalau begitu...sekarang saya tau penjelasan dari mbak Amanda...
lantas pak RT permisi pulang...Ayah Amanda juga menangisi keadaan putrinya yang sangat menyedihkan selama tinggal dengan suaminya..
"Bu... ayah...Amanda sebentar lagi akan melahirkan...
Amanda tidak mau anak Amanda diambil keluarga mas amar...dan dilakukan tes DNA sama saja mereka menghina Amanda dan membenarkan Amanda berbuat zina dengan laki-laki lain...
"kalau itu keputusanmu ayah dan ibu mendukung nak... lagi pula kita tidak punya kuasa mereka punya uang bisa membeli pengacara bahkan keadilan...lantas kamu mau kemana nak?!
"Amanda akan melahirkan di desa Linda dan tinggal di sana untuk beberapa bulan... Linda sudah merencanakan semuanya...
keesokan paginya Amanda berangkat pagi-pagi sekali...
meninggalkan kota dan pergi ke desa...bersama Linda dan Dimas suami Linda.
"hu...agh...
merintih kesakitan...
"kamu kenapa Amanda?!
perut kamu sakit...
"aku mules Lin...sepertinya akan melahirkan...
"kita jauh dari kota Amanda kita sedang ada di tengah hutan belantara...apa kamu bisa tahan 1jam lagi?!
"hu...hu...aku sudah tidak bisa tahan Lin...ayo bantu aku saja...aku rasanya sudah tidak tahan...bayinya ingin keluar...!!
mereka semua panik...Amanda,Linda dan Dimas yang mengemudi mobilnya berhenti...
tak satupun kendaraan lewat...
"mas...aku takut sekali...terjadi apa-apa sama Amanda...
"sudahlah bantu saja Amanda berikan dia kekuatan aku akan berusaha menelpon terus sampai ada sinyal...
Amanda akhirnya sudah tidak tahan berusaha sekuat tenaga mendorong keluar
"uh...uh...em.....
ah...ugh....oek...oek...oek...
"ya tuhan...Amanda...
Linda memeluk bayi mungil itu walaupun sebenarnya takut karena masih ada ari-arinya...
"Lin ambilkan pisau...
"untuk apa?
ini ada Carter...
Amanda yang habis melahirkan langsung sigap memotong tali pusar bayinya dan menjepitnya dengan kain.
merogoh mulut bayinya dan mebuat tangis...
"Alhamdulillah...kamu selamat nak...
Amanda memeluk bayinya dan disusuinya...
"ya Alloh...kamu benar-benar hebat sahabatku...
"gimana sudah lahir?!
"sudah mas...dia tampan sekali...
dan datang sebuah ambulan setelah berselang 1jam...
perawatan darurat dilakukan di sana Amanda dan anaknya selamat...
"ibu benar-benar luar biasa ibu tidak takut mengurus bayi baru lahir sendiri...
"saya pernah sekolah di sekolah perawatan Bu... Alhamdulillah seadanya saja Bu...yang saya bisa...
"Alhamdulillah...anaknya sudah terkondisikan...
ibu juga sudah semakin fit...terus diminum obatnya ya biar pulih...
saya akan mencatat kelahiran untuk pembuatan akta..
bidan itu di beritahu kalau yang melahirkan anak itu bernama Linda suaminya bernama Dimas jam sekian dan tanggal sekian.