Di sebuah desa yang tenang, hiduplah seorang gadis bernama Senja. Ia adalah seorang gadis yang ceria dan penuh semangat, namun menyimpan luka yang mendalam di hatinya. Senja kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil, dan ia dibesarkan oleh kakeknya yang sudah tua.
Suatu sore, Senja bertemu dengan seorang pemuda bernama Angga di tepi danau. Angga adalah seorang pemuda yang tampan dan misterius. Ia baru saja pindah ke desa itu, dan ia sering terlihat termenung sendiri di tepi danau.
Senja dan Angga mulai berkenalan dan menjadi dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama di tepi danau, berbagi cerita dan impian masing-masing. Senja merasa nyaman dengan Angga, dan ia mulai jatuh cinta padanya.
Namun, Angga ternyata menyimpan rahasia besar. Ia adalah seorang anak yatim piatu yang hidup sebatang kara. Ia juga memiliki penyakit yang sangat kritis. Angga tidak ingin Senja tahu tentang penyakitnya, karena ia tidak ingin Senja sedih.
Suatu hari, Angga jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Senja sangat khawatir dan sedih. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Ia hanya bisa berdoa dan berharap Angga cepat sembuh.
Setelah beberapa minggu dirawat di rumah sakit, Angga akhirnya sembuh. Senja sangat senang dan lega. Ia berjanji akan selalu ada di samping Angga, apapun yang terjadi.
Senja dan Angga akhirnya menikah dan hidup bahagia bersama. Mereka saling mencintai dan saling mendukung satu sama lain. Senja belajar untuk menerima masa lalu Angga yang kelam, dan Angga belajar untuk menghargai kehadiran Senja dalam hidupnya.
Pesan Moral:
☆Cinta sejati tidak memandang masa lalu seseorang.☆
☆Setiap orang memiliki hak untuk bahagia.☆
☆Jangan pernah menyerah pada cinta, meskipun banyak rintangan yang menghadang.☆