Di sebuah universitas tua yang terkenal dengan ilmu matematika, seorang mahasiswa bernama Alex baru saja memulai semester terakhirnya. Alex selalu terpesona dengan dunia geometri dan trigonometri, dan suatu hari, ia menemukan sebuah peta kuno yang mengarah ke sebuah labirin misterius. Peta itu berisi petunjuk berbentuk rumus:
A = \pi r^2
Saat ia memasukkan angka radius ke dalam rumus itu, ia melihat pintu terbuka. Namun, di balik pintu itu terdapat dua jalan dengan dua soal matematika besar.
Jalan Pertama: Geometri
Di jalan pertama, ada dinding dengan gambar segitiga siku-siku. Di dinding itu tertulis rumus:
a^2 + b^2 = c^2
Alex cepat menghitung. Menggunakan rumus Pythagoras,
c^2 = 6^2 + 8^2 = 36 + 64 = 100 \quad \Rightarrow \quad c = \sqrt{100} = 10
Jalan Kedua: Trigonometri
Di jalan kedua, Alex dihadapkan dengan sebuah bangunan berbentuk piramida dengan sudut-sudut yang sangat curam. Di bagian atas bangunan tertulis identitas trigonometri:
\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1
Alex berpikir sejenak dan tersenyum. Menggunakan identitas trigonometri,
\cos^2 \theta = 1 - \sin^2 \theta = 1 - \left(\frac{3}{5}\right)^2 = 1 - \frac{9}{25} = \frac{16}{25} \quad \Rightarrow \quad \cos \theta = \frac{4}{5}
Pusat Labirin: Kunci Utama
Di pusat labirin, Alex menemukan sebuah meja dengan sebuah bola raksasa. Di atas meja terdapat tulisan besar: "Rumus Kunci Dimensi". Di samping bola itu ada rumus yang sangat familiar:
V = \frac{4}{3} \pi r^3
V = \frac{4}{3} \pi 5^3 = \frac{4}{3} \pi 125 = \frac{500}{3} \pi \approx 523.6
Begitu Alex menyelesaikan perhitungan, bola itu mengeluarkan cahaya terang, dan labirin itu pun menghilang. Di depannya kini terdapat sebuah portal menuju dunia yang penuh dengan angka-angka dan rumus matematika.
"Matematika bukan hanya rumus," pikir Alex. "Ia adalah kunci untuk memahami segala sesuatu di alam semesta."