Lee ji Hoon adalah seorang pemuda yang murah senyum dan terlalu tersenyum kepada siapapun tidak peduli dia melakukan kejahatan kepadanya dia tetap tersenyum sabar menanggapi perilakunya.
Hingga suatu hari ketika kedua orang tuanya meninggal Lee ji Hoon seharian hanya duduk termenung tanpa senyum yang selalu menghiasi harinya.
Bagi Lee ji Hoon orang tuanya adalah harta yang tidak dapat digantikan dalam hidupnya apapun yang terjadi.
hari terus berlalu dan lee ji Hoon mulai tidak menunjukkan senyuman manis miliknya, hari hari dia hanya duduk termenung yang selalu membuat teman temannya khawatir.
Hingga membuat orang yang selalu membully nya pun mengurungkan niatnya karena dia melihat situasi yang menurut dia tidak bagus.
Hingga sekitar 2 bulan kemudian Lee ji Hoon menatap seorang gadis cantik yang sangat ceria masuk ke dalam kelasnya.
Murid baru yang mengubah hidup Lee ji Hoon sepenuhnya, Lee ji Hoon terhipnotis untuk beberapa saat karena kecantikan milik sang gadis tersebut.
Nama gadis itu ialah Seli, entah kenapa semua kesedihan Lee ji Hoon hilang seketika yang membuat dia berpikir, “apakah ini hadiah dari ayah dan ibu untuk aku tidak bersedih lagi?” Lee ji Hoon merasa seperti menemukan penggalan dirinya.
Kebetulan yang bukan kebetulan gadis itu. Seli menyapa Lee ji Hoon untuk pertama kalinya ketika waktu istirahat yang membuat Hati Lee ji Hoon gugup tidak karuan
Mereka berbincang sedikit demi sedikit, Lee ji Hoon semakin senang saat Seli ternyata hendak berteman dengannya. Hatinya benar benar gembira dan bahagia tidak karuan.
Hingga tanpa sadar mereka sudah berteman hingga tiga bulan lamanya, banyak kejadian tercipta hasil berteman perasaan cinta semakin dalam dan terjalin di hati Lee ji Hoon.
Tanpa sadar lee ji Hoon semakin berani untuk mendekati Seli sampai dia yang mengantar jemput Seli berangkat pulang sekolah.
Rumor di sekolah juga menyebar tentang mereka berdua yang dikira nya pacaran, Seli sama sekali tidak peduli dengan rumor itu dan tetap berteman baik dengan lee ji Hoon
Hingga suatu hari pada saat sedang kemah, Lee ji Hoon menembak Seli saat matahari terbenam. Seli terkejut dan malu malu
Lee ji Hoon sangat gugup menunggu jawaban pasti dari Seli, jika Seli menolak maka Lee ji Hoon sudah tidak tahu harus ngapain karena hatinya benar benar terikat cinta mati dengan Seli
Sesaat setelah Lee ji Hoon menembak Seli, Seli tersenyum dan menerimanya yang membuat Lee ji Hoon tersenyum senang bahagia bahkan tanpa sadar dia memeluk Seli
Mencium dahinya Seli sebagai tanda bahwa mereka benar benar menjadi sepasang kekasih
Teman temannya yang bersembunyi di balik rumput sambil merekam kejadian itu bersorak pelan dan saling bersuka cita karena keberhasilannya Lee ji Hoon untuk mendapatkan Seli
Juga mengembalikan senyuman manis milik Lee ji Hoon yang telah lama menghilang, kejadian yang cukup singkat namun mengubah segalanya.
Jadi hikmah yang dapat di ambil adalah.. jangan lelah berjuang untuk cinta.
Spesial ending
Terlihat keluarga bahagia sedang mengunjungi dua makam, Sepasang suami istri beserta anak perempuan yang tengah di gendong oleh sang istri
“Ayah ibu.. sekarang Lee ji Hoon sudah bahagia, semoga kalian juga bahagia diatas sana.” Lee ji Hoon menaruh bunga di makam ayah dan ibunya
Seli dan anaknya yaitu lee Seji juga ikut menaruh bunga di makam ayah ibunya Lee ji Hoon.
keluarga bahagia.. semoga kita semua mendapatkan keluarga bahagia
Maaf jika ada kesalahan ini cerpen pertama saya, terima kasih sudah mampir jangan lupa mampir ke novelnya 😘