Di sebuah desa terpencil, ada sebuah rumah tua yang dibangun di atas makam kuno. Rumah itu dimiliki oleh seorang janda bernama Nyonya Rina. Suaminya meninggal secara misterius dan Nyonya Rina menjadi gila.
Suatu hari ada seorang mahasiswa bernama Vano memutuskan untuk menghabiskan malam di Rumah Rani untuk melakukan penelitian tentang paranormal. Ia membawa peralatan penelitian dan kamera untuk merekam kejadian aneh.
Saat Vano memasuki rumah, ia merasakan suasana yang sangat menyeramkan. Ia menemukan ruangan yang dipenuhi boneka-boneka kuno dengan mata yang menatap menyeramkan. Tiba-tiba, ia mendengar suara Nyonya Rani yang memanggil namanya.
Vano mencoba mencari sumber suara tersebut, tetapi tidak menemukan apa-apa. Ia melihat foto-foto keluarga Nyonya Rina yang terpampang di dinding. Foto-foto tersebut berubah menjadi hitam putih, dan wajah-wajah di dalamnya mulai berubah menjadi tengkorak.
Vano merasa takut dan memutuskan untuk meninggalkan rumah tersebut. Namun, pintu utama tidak bisa dibuka. Ia terjebak.
Vano mendengar suara anak kecil menangis di lantai atas.Ia menemukan ruangan yang dipenuhi mayat-mayat yang duduk di atas kursi.Vano melihat Nyonya Rina yang berubah menjadi hantu dengan mata merah.
Vano berlari ke ruang bawah tanah dan menemukan makam suami Nyonya Rina. Ia membaca prasasti di atas makam: "Mereka yang menginjak makam ini akan menjadi korban kutukan."
Vano tidak pernah kembali ke desa tersebut. Beberapa tahun kemudian, penduduk desa menemukan kamera Vano di depan Rumah rina. Foto-foto di kamera tersebut menampilkan Vano yang berubah menjadi tengkorak dengan mata merah.