Aldi, siswa kelas 11 SMA Harapan, merasa bersemangat menghadapi tahun ajaran baru. Ia bertemu teman-temannya, Rendi dan Lesti, di koridor sekolah.
Saat berjalan ke kelas, Aldi bertabrakan dengan seorang siswa baru, Nadia. Buku-buku mereka berserakan di lantai. Aldi membantu Nadia mengumpulkan buku-bukunya.
Nadia memperkenalkan diri sebagai siswa pindahan dari Jakarta. Aldi terkesan dengan senyumnya.
Aldi juga memperkenalkan diri sebagai siswa disini dan menngenalkan Nadia kepada teman-temannya lalu Aldi mengenalkan tempat di sekolah itu dengan cukup baik.
Sehingga, Aldi dan Nadia menjadi teman baik, belajar bersama dan berbagi cerita tentang hobi dan impian.
Setelah lama Aldi dekat dengan Nadia mereka selalu di buat candaan temannya karena seperti sepasang kekasih.
Tak lama setelah itu Aldi mulai merasakan perasaan yang tak terjawab untuk Nadia. Ia merasa gugup saat Nadia dekat.
Aldi merasa kalau dirinya mulai menyukai Nadia. Aldi berencana mengungkapkan perasaannya pada Nadia. Tapi, ia takut ditolak.
Aldi meminta saran Rendi dan Lesti tentang cara mengungkapkan perasaannya. Mereka menyarankan Aldi untuk menjadi diri sendiri dan jujur. Lesti menawarkan
"lebih baik kamu mengungkapkan perasaan kamu saat hari valentine bagaimana?"
"Benar itu Aldi!" Rendi
Aldi memilih hari Valentine untuk mengungkapkan perasaannya.
Saat hari valentine tiba ia membeli bunga dan menulis surat cinta.
Aldi menemui Nadia di taman sekolah. Detak jantungnya cepat, tapi ia berusaha tenang.
Aldi memberikan bunga dan surat cinta kepada Nadia. "Nadia, aku cinta kamu," katanya dengan gugup.
Nadia terkejut, tapi tersenyum. "Aku juga menyukaimu, Aldi," katanya lembut.
Aldi dan Nadia berpelukan, merasakan kebahagiaan yang tak terhingga. Mereka berjanji untuk selalu bersama.
Aldi dan Nadia mengumumkan hubungan mereka pada Rendi dan Lesti. Teman-teman mereka merayakan kebahagiaan mereka.
Orang tua Nadia tidak setuju dengan hubungan mereka karena perbedaan latar belakang. Nadia harus memilih antara cinta dan kewajiban.
Aldi dan Nadia berusaha membuktikan cinta mereka pada orang tua Nadia. Mereka menunjukkan komitmen dan keseriusan hubungan.
Orang tua Nadia mulai memahami dan menerima Aldi sebagai pasangan Nadia.
Setelah 1 tahun berlalu:
Aldi dan Nadia merayakan ulang tahun mereka bersama. Aldi memberikan hadiah spesial: liontin hati dengan foto mereka. Sambil membicarakan hal yang akan terjadi di masa mendatang.
Mereka berdiskusi tentang rencana masa depan: kuliah di universitas yang sama dan membangun hidup bersama.
Aldi dan Nadia menjadi contoh cinta sejati di sekolah. Teman-teman mereka menghargai hubungan mereka.
Aldi dan Nadia lulus sekolah dan melanjutkan kuliah bersama. Cinta mereka terus berkembang.