Hantu kos
aku akhirnya diijinkan untuk ngekost oleh orang tua pada smester tengah.karena di smester empat bny kegiatan malam yang harus dilakukan.
Sebelum nya aku gak pernah ngekost, aku selalu berangkat dari rumah sendirian dengan mengendarai sepeda motor karena rumah ku lumayan jauh dari kampus.Kostan yang kupilih tidak jauh dari kampus. kira kira hnya membutuhkan waktu sepuluh menit jika berjalan kaki.
Aku satu kamar dengan teman ku yang bernama Sandra, meskipun berbeda jurusan tapi kami begitu dekat dan akrab.
Setelah merapikan barang, aku memulai aktivitas seperti biasanya, tepatnya hari minggu pertama kalinya aku menginap di kostan. Pada malam hari aku terbangun dari tidur, aku melihat sesosok hantu berkepala tanpa tubuh yang melayang disamping lemari pakaian. Aku sangat takut dan ingin berteriak, tapi tidak bisa. Rasanya suaraku tertahan ditenggorokan, aku ingin membangun kan Sandra,, tapi tangan ini tak bisa bergerak.
Lalu aku putuskan untuk menutup mata dan berdo'a, setelah membuka mata alhamdulillah hantu itu sudah tidak ada. kemudian aku melanjutkan tidur kembali sambil berdo'a.
Aku merasa bersalah karena sebelum tidur aku tidak berdo'a terlebih dahulu. Sejak saat itu aku sering sholat dan mengaji bersama Sandra supaya tidak di ganggu lagi oleh hantu yang pernah kulihat.