Masa Remaja adalah masa yang paling indah apalagi masa masa SMA dimana berbagai rasa menghias masa masa remaja. Rasa cinta, galau, halu, dan rindu bercampur hingga jadikan masa SMA yang sangat berkesan.
Meski kita harus serius dalam belajar dan bersikap dewasa tetapi tidak menghalangi bagaimana kita bermain, berkumpul dan berpergian untuk bersenang-senang.
Ansal seorang gadis yang berusia 16 tahun yang tahun kini duduk di bangku kelas 11 dimana dia adalah seorang anak yg memiliki kepribadian ambivert yaitu Mereka memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai situasi.
Ansal meski dia terlihat baik-baik saja dan menjalani hidup seperti biasanya tetapi dibalik semua itu ada masa masa dimana dia menghadapi permasalahan orang tuanya.
"Ansal ku lihat kau pendiam apakah ada masalah jika ada bisakah kau cerita kan masalahmu kepadaku? Siapa tahu aku bisa membantu mu" Ucap Bella kepada Ansal "Tidak ada apa-apa " Jawab Ansal.
Dia tidak pernah menceritakan kepada siapapun masalah yang sedang dia hadapi dirumah bahkan Bella yang sebagai teman dekatnya, karena dia tidak pernah ingin orang lain tahu permasalahan nya tetapi dia juga mengatakan " lambat laun semua orang akan tahu tanpa diceritakan"ucap Ansal
Saat dia duduk dibangku SMP dia pernah menghadapi permasalahan orang tuanya dimana diusia nya saat dibangku SMP yaitu pada masa ini, anak-anak mengalami berbagai perkembangan dan pertumbuhan secara fisik maupun psikologis.
Tetapi berbeda dengan Ansal yang seharusnya masih membutuhkan dukungan dari keluarga yang lengkap kini dia harus dewasa sebelum saatnya
Orang tuanya berpisah karna faktor ekonomi sehingga Ansal dan Kakaknya serta adiknya ikut dengan ayahnya, Dia memiliki 2 adik. adik pertama kini duduk di bangku SD dan adik yang kedua yang masih kecil berusia 3 tahunan.
Ketika sekolah biasanya Ansal akan bangun sekitar jam 4 untuk melakukan ibadah ,setelah selesai ia mencuci piring dan mememasak nasi, dia selalu membuat bekal sendiri untuk dimakan setelah jam istirahat disekolah, lalu setelah selesai mencuci piring dan memasak nasi dia akan mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah.
Terkadang dia mengeluh tentang kehidupan nya tetapi dia tetap melakukan rutinitasnya, meski dia belum bekerja tetapi dengan membantu pekerjaan rumah mungkin akan sedikit meringkankan beban ayahnya.
Suatu hari...
diruang keluarga Ansal duduk bersama kakaknya sembari memperhatikan adik-adiknya bermain Ansal pun berkata dengan ragu-ragu "Kak.. Aku ingin kuliah.. Tapi bagaimana... Apakah ayah akan mengizinkan ku?... Apa ayah akan sanggup membiayai nya?... "Ucap nya kepada kakaknya. " Bicara lah kepada ayah secara baik baik dan tenang siapa tahu ayah mengizinkannya " Jawab kakaknya
"Tapi waktu itu aku sudah berbicara kepadanya tapi ayah tidak menjawabnya" Ucap ansal kepada kakaknya
"mungkin ayah sedang berfikir tunggulah, jika pun ayah tidak mengizinkannya dan jika kau sangat ingin kuliah belajarlah yang lebih giat mungkin suatu saat nanti kau bisa mendapatkan beasiswa di sekolah untuk berkuliah" Ucap kakaknya.
Ansal memang tidak terlalu pintar tetapi dia pernah berkata "aku ingin berkuliah dan menjadi orang sukses serta bisa mengangkat derajat orang tua ku dan membantu perekonomian keluarga ku",ucapnya