Setelah Miko ditemukan, kami melanjutkan perjalanan ke penginapan Vilajoyko, milik Pak Joko, pengusaha hebat yang mengajak kami liburan. Di sana, kami disambut hangat oleh staf yang ramah dan berseragam rapi. Penginapan ini terletak di tempat yang dingin dan dekat dengan sungai-sungai bersih.
Kami menghabiskan waktu dengan bermain di taman yang asri dan diawasi oleh Kak Mila dan Kak Naila. Taman bunga yang indah menyebarkan wangi khas yang membuatku tidak ingin beranjak. Saat hari mulai sore, kami disuruh masuk untuk makan malam dan bersih-bersih. Kamar kami luas, kasurnya empuk, dan dingin. Kamar mandinya mewah dengan air mancur.
Makan malam kami disuguhkan dengan berbagai hidangan ayam goreng besar dan nasi wangi. Kami makan sendiri-sendiri dengan porsi yang banyak, berbeda dari biasanya di panti. Keesokan harinya, kami berwisata ke kebun binatang dengan mobil besar milik Pak Joko. Di dalam mobil, kami bernyanyi-nyanyi riang bersama. Aku membawa Miko dan menyimpannya di tas untuk menghindari kehilangan lagi.
Di kebun binatang, kami melihat banyak hewan dari buku belajar ada gajah dengan belalai panjang, jerapah yang tinggi, harimau dan singa yang garang. Aku dan teman-teman ketakutan sampai ada yang menangis. Malam hari, kami dibawa melihat pertunjukan seni. Kami melihat banyak penjual mainan dan lampu-lampu. Pak Joko membelikan kami mainan. Dan aku memilih kalung kecil untuk Miko. Pertunjukannya sangat indah penari dan alunan musik membuatku terpukau.