Di sebuah kolong jembatan terdapat seorang gadis kecil yang tidur beralaskan kardus dan berpakaian yang lusuh beberapa menit kemudian mata itu mulai mengerjap untuk menyesuaikan cahaya matahari yang masuk melalui rencana matanya sehingga terlihat netra yang berwarna Hazel lalu ia bangkit dan pergi ke toilet umum untuk membersihkan diri karena jarak yang lumayan jauh dia berjalan sehingga sampailah di depan pintu toilet umum dia masuk dan mulai membersihkan tubuhnya setelah selesai dia keluar dan pergi ke toko tempat biasa dia mengambil barang untuk di jualkan........
"Assalamu'alaikum, ibuk saya mau mengambil barang " Ucap gadis itu/nisa
"Waalaikumsalam, ini nak semoga habis ya" Ucap buk Fika
"Amiin, saya pergi dulu ya buk terimakasih, assalamu'alaikum buk semoga jualannya laris juga" Ucap nisa
"Waalaikumsalam amiin" Ucap buk Fika
Lalu nisa pergi menuju tempat biasa dia berjualan disana banyak orang yang berjualan juga tempat itu di daerah jalan no 1 gamon di seberangnya terdapat SD yang bergabung dengan SMP sebelah kirinya terdapat SMK makanya jalan no 1 gamon itu menjadi tempat sport yang bagus untuk berjualan , biasa dari pagi hingga siang nisa akan berjualan di situ saat sore hingga malam dia akan berjualan di lampu merah untuk menguatkan dagangannya, namun sepertinya hari ini sialnya tiba tiba ada satpol PP yang datang ke jalan no 1 gamon itu nisa langsung berlari namun dia tertangkap dan dia di bawa ke pos satpol PP untuk di tanya....
Pos satpol PP
"Perkenalkan nama kamu " Suruh barat itu
"Nama saya nisa pak" Ucapnya sambil menunduk dia takut di marahi
"Nisa perkenalkan nama saya rusdianto panggil aja pak rusdi" Ucap pak rusdi
"Saya ingin bertanya kenapa kamu tidak sekolah? " Tanya pak rusdi
"Karena tidak ada biaya pak" Ucap nisa sendu
"Orang tua kamu kemana? " Tanya pak rusdi
"Orang tua saya sudah meninggal" Ucap nisa sendu dia jadi teringat tentang orangtuanya yang sudah meninggal
"Innalilahi wainnailaihi rojiun, maaf ya nak" Maaf Pak rusdi
"Gapapa pak" Ucap nisa
"Kamu mau gak jadi anak saya, saya sama istri saya belum punya anak " Ucap pak rusdi
"Boleh pak? "Tanya nisa
" Boleh, kamu mau sekolah kan nnt klu kamu jadi anak saya kamu bakalan bisa sama kayak anak anak yang lain"tawar bapak itu
"Saya m-mau pak" Ucap nisa senang dan terharu
"Nanti saya akan mengurus semua suratnya kamu hanya harus ikut saya pulang" Ucap pak rusdi
"Baik pak" Ucap nisa
"Sekarang kamu manggi saya ayah oke nak" Suruh pak rusdi
"Baik yah" Ucap nisa gembira
"Baiklah ayo pulang" Ajak pak rusdi
"Oke" Ucap nisa
Sesampainya di rumah pak rusdi terlihatlah rumah yang tak besar dan tak kecil namun sangat nyaman dengan di depannya ada taman bunga........
Tok tok tok
"Assalamu'alaikum, bun ayah pulang" Ucap pak rusdi
"Wa'alaikumussalam yah" Ucap buk mina
Colek
"Ayah bawak siapa? " Tanya buk mina
"Suruh masuk dulu lah bun" Ucap pak rusdi
"Oh iya lupa hehe, ayo masuk nak ayah" Ucap buk mina
Lalu mereka duduk di sofa yang ada di dalam
"Jadi gini bun ayah ingin nisa jadi anak kita" Ucap pak rusdi sambil menceritakan tentang yang tadi
"Sekarang nisa manggil istri ayah bunda dan perkenalkan nama kamu" Ucap pak rusdi
"Halo bunda perkenalkan nama saya nisa" Ucap nisa
"Oke sayang perkenalkan nama bunda mina rusmawan" Ucap buk mina
Lalu nisa di antar ke kamar kosong yang sudah di bersihkan dan besok nisa juga bisa sekolah......
10 tahun kemudian nisa sudah kuliah di salah satu kampus favorit dan dia mendapatkan beasiswa di sana sampai lulus, setelah lulus nisa bekerja di salah satu perusaan dan hidup bahagia bersama keluarganya.....
Semua orang berhak untuk mendapatkan hal yang sama terutama pendidikan dan kasih sayang keluarga walau keluarga angkat, setelah melakukan kewajiban kita akan mendapatkan hak......
Apa yang kita tanam itu juga yang kita tuai, rajinlah belajar dan berbuat baik...........
10 Desember hari hak asasi manusia... ..