Di sebuah rumah tua di pinggiran kota, hiduplah seorang gadis bernama Luna. Suatu malam, saat sedang belajar, Luna melihat bayangan aneh di dinding kamarnya. Awalnya, dia pikir itu hanya bayangan pohon di luar jendela. Namun, bayangan itu semakin jelas dan terlihat seperti wajah manusia.
Luna merasa takut dan mencoba mengabaikannya. Keesokan harinya, dia menemukan tulisan misterius di dinding: "Aku selalu menunggumu." Luna yakin itu bukan tulisannya. Dia merasa diawasi dan memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut.
Malam itu, Luna melihat bayangan itu lagi. Kali ini, lebih jelas. Dia melihat mata yang menatapnya dengan dingin. Luna berlari keluar kamar dan tidak pernah kembali. Keesokan paginya, orang tua Luna menemukannya menghilang, hanya meninggalkan kalimat terakhir di dinding: "Aku telah menemukannya."
Rumah itu sekarang kosong, namun tetangga masih sering melihat bayangan Luna di jendela, menunggu sesuatu yang tidak terlihat.