Hay? Apa kabar kali ini @karolinly akan bawakan cerita baru untuk kalian semua! Sebelum itu jangan lupa untuk dukung saya supaya saya juga semangat membuat cerita untuk kalian semua.
_
Jangan lupa tap ❤ dan kalau bisa komen yah!
Pada saat malam itu karena aku sudah lelah meminum seteguk bir,ada salah satu teman wanita ku mengajak ku pergi dari club dan mengajak ku ke sebuah hotel miliknya,lalu dia membaringkan ku ke tempat tidur ia pun langsung keluar setelah ia menerima panggilan.
Sherly
“hallo? Yah sebentar lagi saya keluar,tunggu saja saya disana!"
Salsa
"lo mau kemana? Lo nggak mau tidur di sini bareng ama gw!" (mabuk)
Sherly
“iya nanti gw balik,Tapi sekarang lo diem aja di sini! Gw ada urusan mendadak,oke!”
Sherly pun pergi meninggalkan salsa yang sedang mabuk berat,tak remi sangka sherly menemui seorang laki-laki hidung belang,lalu sherly segera mengajak laki-laki itu menemui salsa di dalam kamar.
Robby
“betul ini kamarnya?”
Sherly
“iya om,saya jamin om pasti suka dengan wanita yang ada di dalam kamar!”
Lalu tak sengaja ada seorang pemuda laki-laki yang mabuk dan menabrak om tersebut,lalu om tersebut memarah pemuda laki-laki tersebut,pemuda laki-laki tersebut tak pedulikan kata om dan tiba-tiba masuk saja ke dalam kamar itu.
Robby
"apa-apa ini! Apa anda ingin menipu saya?"
Sherly
"nggak-nggak om! Saya tidak pernah berniat menipu om!"
Robby
“hey pemuda! Wanita itu milik saya bukan milikmu jadi menyingkirlah"
Rangga
“saya menyingkir? Seharusnya anda yang harus menyingkir disini!"
Sherly
“anda ini siapa? Berani-beraninya membentak om ini!"
Tanpa banyak bicara rangga langsung memberikan cek yang berisi 5m,lalu sih sherly pun terkejut karena uang yang di berikan pemuda ini lebih banyak dari pada om tersebut,akhirnya om tersebut marah karena sherly menyuruhnya untuk menganti kamar lain.
Rangga
"jadi boleh saya disini?”
Sherly
“eh yah silahkan dan nikmati malam tidur anda dengan gadis itu!”
Rangga
"he tua!! Silahkan kamu pergi dari sini!"
Lalu sherly membawa om robby keluar dari kamar tersebut....
Sherly
“eh om-om ayo kita pergi dari sini jangan gangu mereka"
Robby
“apa-apa'an ini,mengapa kamu jadi malah mengusir saya? Seharusnya pria itu yang kamu usir!”
Sherly
“Maaf aja om uang yang om kasih itu sedikit dan pria itu malah mengasih saya lebih banyak dari om!"
Robby
"dasar wanita matre!"
Sherly
“tapi om kalau saya nggak matre,mana bisa saya hidup om!”
Lalu robby pun pergi meninggalkan sherly...
Rangga
“kasihan sekali dia di pergunakan sebagai biaya hidup teman'nya itu!” (mabuk)
Salsa
“sherly? Anda siapa yah!” (setengah sadar)
Rangga
“hey wanita malang! Kamu akan menemani malam tidur saya bukan?”
Salsa
“maksud anda apa? Buat saya pusing!”
Lalu kepala salsa terasa sakit dan ia pun segera tidur,rangga pun duduk di samping salsa dan memeluk sasa sambil mencium lehernya,salsa pun menjadi bergairah akhirnya rangga membuka pakaian salsa.
Salsa
“aduh... Jangan kasar dong!"
Rangga
“kalau nggak kasar kamu nggak terasa”
Salsa
“kok aku aja sih yang buka baju!"
Rangga “oke-oke tunggu bentar! Aku buka dulu"
Mereka pun melakukan sebuah hubungan seperti layaknya seorang pasangan....
Sherly
“yah nggak papa lah yah. Yang penting gw bisa beli baju lagi! Gw juga mau beli tas keluaran terbaru sama heals”
Lalu sherly segera pergi meninggalkan hotel tersebut dan segera ke mall malam itu juga,sherly belanjakan uang itu tanpa ada yang tersisa sekalipun,sherly tak memikirkan keadaan teman'nya itu dia hanya memikirkan kesenangan'nya sendiri saja.
Ke'esokan paginya....
Salsa
“udah pagi ternyata" (menyerongkan tubuhnya)
Lalu salsa terkejut ketika di sebelahnya ada seorang pria asing yang tidak di kenal oleh dia.
Salsa
“Aaaaa…"
Rangga pun terbangun langsung membukam mulut salsa dengan cepat…
Rangga
“hey, Diam lah!!”
Salsa
“Anda siapa? Mengapa anda berada di kamar ini!"
Rangga
“kamu tidak perlu tau siapa saya! Oh yah kemarin saya sudah memakai jasa badan kamu untuk melayani saya" (memberikan uang)
Salsa
“maksud anda apa yah?” (terkejut)
Rangga
“sudah tidak usah berpura-pura lagi! Saya bosan disini" (keluar)
Salsa terkejut ketika melihat pria itu membawa pakaian'nya yang tergeletak di bawah lalu dilemparkan ke muka salsa,akhirnya pria itu mengambil bajunya dan memakai baju tersebut.
Salsa
“apa yang terjadi? Anda sudah menodai saya!"
Rangga
“bukankah kamu juga sudah menodai saya dengan penuh kenyamanan!”
Salsa “Anda sudah gila yah! Mana mungkin saya memberikan badan saya ke anda?" (menamparnya)
Rangga
“Hey berani sekali anda! Jika memang kamu masih membutuhkan uang saya layani saya dengan penuh cinta dan hasrat”
Salsa
“saya tidak mau! Saya bukan wanita rendahan seperti yang anda pikirkan”
Rangga
“oh yah bukan seperti yang saya pikirkan yah? Apakah seperti ini" (memeluk dengan erat)
Salsa
“Apa-apan ini! Lepaskan saya,berhntilah bersikap seperti ini”
Rangga
“hmm… Apa kamu kurang menyukai sikap saya kepada anda?" (menciumnya)
Salsa
“Kurang ajar sekali anda mencium saya? Lepaskan saya!"
Lalu salsa pun memukul perut rangga dengan keras,sehingga rangga merasakan kesakitan dan akhirnya salsa segera berlari ke kamar mandi,lalu rangga pun menaruh uang di tempat tidur itu dan meninggalkan'nya untuk bekerja.
Rangga
“dasar wanita payah! Bisa-bisanya dia bersikap se'akan tidak pernah terjadi apa-apa dengan dirinya!”
Di dalam kamar mandi salsa menelpon temannya itu...
Salsa
“sherly lo kurang ajar udah menjual tubuh gw ke pria gila itu!" (melihat cermin)
Lalu sherly menjawab panggilan dari salsa...
Sherly
“hay sal? Gimana lo suka nggak kemarin lo udah puaskan!”
Salsa
“gw nggak nyangka lo tega sama gw! Lo kenapa sih nggak pakai jasa tubuh lo sendiri untuk di jual,kenapa harus gw?"
Sherly
“yah sebenarnya gw mau aja sih! Tapi gimana yah? Pria itu kan terobsesi sama lo bukan gw"
Salsa
“Sumpah lo bener-bener yah!!! Gw nyesel tau nggak sih punya teman kayak lo"
Sherly
“ya udah'lah lagian pria itu pakai jasa lo kan nggak gratis pasti bayar kan!”
Lalu salsa mematikan panggilan tersebut....
Sherly
“doyan duit aja sok-sok an nggak doyan! Hmmm Yaudalah yah sebenernya beruntung juga gw bisa berteman sama salsa!" (tertawa)
Di sisi lain salsa merasa hancur karena dirinya telah ternodai oleh pria itu, salsa malu dengan tubuhnya yang tak lagi suci,semenjak kejadian tersebut salsa menghindari sherly.
Salsa
“lebih baik gw nggak usah dekat-dekat lagi sama sherly! Udah seharusnya juga kan gw menata masa depan gw kembali"
Di saat itu juga salsa mulai menyibukan dirinya dengan mencari sebuah pekerjaan,salsa mulai mendatangi semua tokoh-tokoh dan perusahaan-perusahaan,akhirnya salsa menemui kedai kopi dan diterima sebagai kasir.
Karyawan
“Oke selamat anda bisa beragabung di kedai kopi kami!”
Salsa
“ah? yang benar pak?"
Karyawan
“yah anda akan bergabung di kedai kopi kami sebagai kasir!”
Salsa
“mohon maaf pak,apakah disini tidak ada wanita yang bekerja sebagai pelayan di kedai kopi?"
Karyawan
“kedai kopi ini hanya untuk pria di bagian pelayanan untuk kasir hanya ada wanita satu yaitu anda!"
Salsa
“tapi mengapa pak?"
Karyawan
“sudahlah jangan banyak bertanya! Sekarang kamu bekerja saja"
Salsa
“baiklah terima kasih pak!"
Lalu salsa segera bekerja memakai seragam kedai kopi....
Salsa
*pokoknya aku harus semangat!* (senyum)
Pembeli
“mbak? ini uang'nya!"
Salsa
“tunggu sebentar yah masa saya lihat dulu jumlah pemesanan'nya kak!"
Pembeli
“mbak orang baru yah! Saya kok baru lihat mbak?”
Salsa
“oh iya saya orang baru kak!"
Pembeli
“mbak cantik loh! Jadi beta saya kalau nongkrong disini!" (mencolek dagunya)
Salsa
“jadinya enam puluh sembilan ribu aja kak!"
Pembeli
“cepat banget mbak yang benar hitung'nya mbak!" (mencolek dagunya)
Salsa
“udah bener kok kak! Enam puluh sembilan ribu hasilnya kak!"
Pembeli
“masa sih mbak?"
Salsa
“benar kok kak! Nih kak lihat saja jumlahnya itu enam puluh sembilan ribu"
Pembeli
“mana sih mbak?" (mendekatinya)
Pembeli itu bersikap tidak sopan kepada salsa dan hampir saja salsa tercium olehnya,karena pembeli itu berpura-pura merangkulnya,lalu salsa pun marah karena pembeli itu bersikap tidak sopan padanya.
Salsa
“maaf kak,tolong yang sopan!
Pembeli
“yaelah santai aja dong mbak! Saya kan customer harus di layani dengan baik,mau mbak nya dipecat?"
Salsa
“Dari tadi saya sudah bersikap baik pada kakak tau!"
Tiba-tiba datang seorang pria yang tidak dikenal membela salsa,saat itu juga salsa dipecat lalu orang itu mengajak salsa ke suatu perusahaan milik bosnya,dan bos itu ialah rangga seorang yang telah melecehkan salsa.
Salsa
“anda???”
Rangga
“hey apa kabar? Bukankah sudah lama kita tak jumpa!"
Doni
“kenapa bos? Apa bos sudah sering bertemu denganya!"
Rangga
“yah! Dia adalah kekasih lama ku,sekarang tinggalkan kami berdua"
Doni
“oh astaga! Baiklah saya permisi"
Doni sekertaris rangga pun segera keluar....
Rangga
“bagaimana kabar mu saat ini! Apakah kau masih merindukan hangatnya pelukan'ku?"
Salsa
“Hey dengar kita tidak pernah saling mengenal! Aku juga tidak tau siapa namamu,bukan?"
Rangga
“kalau begitu namaku Rangga Andrata Siaw"
Salsa
“aku tidak peduli! Namamu juga tidak begitu penting bagiku?"
Saat salsa ingin keluar lalu rangga mendekati pintu dan menguncinya,lalu salsa marah karena sikap rangga selalu membuatnya kesal,lalu salsa mencoba cari jalan keluar namun tidak menemukan'nya.
Salsa
“perusahan sebesar ini masa tidak ada sama sekali jendela!”
Rangga
“bukankah itu lebih baik? Biar kita bisa berdua'an bukan!"
Salsa “jangan bermimpi anda bisa melakukan itu dengan saya!”
Lalu rangga mendekati salsa dengan perlahan,akan tetapi salsa takut lalu ia menjahui rangga,lalu rangga menarik tangan'nya dan menyendenkan badan'nya di tembok,salsa sangat ketakutan karena rangga mencium-cium pundaknya.
Salsa
“hentikan! Bukankah kamu ini pimpinan lalu mengapa sikap mu tidak sopan kepadaku?"
Rangga
“jika aku memang sebuah pimpinan memang kenapa? Apa masalahnya!"
Salsa
“kamu itu pimpinan harus bersikap baik bukan buruk!"
Rangga
“yah tentu! Lagian kan aku hanya ingin menghilangkan stress aku dari pekerjaanku selama ini!”
Salsa
“kalalu kamu ingin menghibur dirimu kamu pergi berlibur!"
Rangga
“yah nanti ketika kita sudah menikah nanti!”
Salsa
“sapa yang ingin menikah denganmu?"
Rangga
“jadi kamu tidak mau menikah denganku? Bagimana mungkin seorang yang telah dilecehkan tidak mau menikah dengan orang yang melecehkan'nya,apa yah kira-kira pendapat orang-orang tentangmu!"
Salsa
“jangan berani kamu membuka aib kita! Kamu dan aku bisa hidup dan tidak usah kamu pikirkan kesalahan yang terjadi di masa lalu"
Rangga
“tidak! Aku hanya ingin menikah dengamu yang bisa membuatku merasa dicintai”
Setelah beberapa lama kemudian kebencian salsa menjadi sebuah kepedulian dia kepada rangga,dan akhirnya salsa mencintai rangga setelah pengorbanan rangga selama ini kepadanya,akhirnya saat itu juga salsa mencoba menggoda rangga.
Salsa
“udah lama juga yah!"
Rangga
“udah lama apa?”
Salsa
“udah lama kita nggak!" (senyum)
Rangga
“apa sih? Senyum-senyum!"
Salsa
“hmm…" (mencium)
Rangga
“udah berani yah kayak gituh!"
Salsa
“itu kan tandanya aku sayang sama kamu!”
Rangga
“udah nggak nyangka yah! Bentar lagi kita bakal menikah!"
Salsa
“aku makin sayang deh sama kamu!"
Beberapa hari kemudian mereka melangsungkan acara pernikahan,mereka pun sudah sah menjadi sepasang suami dan istri,lalu mereka pun hidup bahagia selamanya.
Note:
“jangan pernah kalian menjual harga diri kalian demi harta,karena harta bisa dicari namun harga diri tidak bisa dicari"