# kamu pernah bertanya
kamu pernah bertanya.
apa makanan kesukaanku?,jawabku,semua makanan yang kunikmati bersamamu
kamu pernah bertanya.
apa tempat kesukaanku?,jawabku,semua tempat dan destinasi selama ku kunjunginya bersama dirimu
kamu pernah bertanya.
apa warna kesukaanku?,jawabku,warna warni pancaran mega bila kutatap mata indahmu
kamu pernah bertanya.
kemana aku pergi setelah ini?,jawabku,mencari bahagia ku dalam pelukmu yang lapang, hatimu yang dalam,dan ikhlasmu yang tak terhingga untukku
seseorang yang aku cintai membuat puisi ini. meski dunia tidak berpihak kepada kami, dan selalu ingin memisahkan aku dan dia, kami selalu berjuang bersama hingga titik ini.
# untuk bunga kecil itu
Mawar? aku rasa bukan.
ia masih murni dan tak tahu menahu tentang konteks romansa yang melekat pada bunga serba romantis itu. belum saatnya
Melati? bukan juga rasanya.
ia belum sedewasa itu untuk tahu konteks makna "tumbuh di belukar berduri" setidaknya itu yang dikatakan Dian Pramana Putra
kamu,bunga kecil itu.
ketika aku bertanya "apa makna dalam puisi tersebut?" ia menjawab "yaaa bentuk keindahan dalam dirimu" aku berharap kami bisa sama sama selamanya, aku sangat mencintainya.