[ KARYA : XEYN ] Di belakang sekolah terdengar tangisan yang lirih.
Ya hon ghi dan Kim sou, posisi hon ghi sedang memeluk Kim sou untuk menenangkannya, Kim sou masih terus menangis karena melewati masalah pertemanan
Qin Xia teman laki terbaik Kim sou melihat Kim sou menangis di pelukan hon ghi.
Qin Xia memang teman laki Kim sou tetapi juga menyimpan sedikit perasaan kepada Kim sou
Qin Xia dengan raut wajah kecut
"hm,kalian sedang apa ?"
hon ghi dan Kim sou langsung melepaskan pelukan dan berkata dengan terbata-bata
Kim sou dengan nada gugup
"T-tidak ada apa apa hanya berpelukan saja.."
hon ghi dengan nada datar
"kenapa kau ke sini Qin??"
Qin dengan senyuman paksa itu
"kenapa lagi, aku menjemput Kim kami akan pulang bersama"
Kim sou dengan nada bosan
"Qin,maaf aku ingin pulang dengan hon ghi ada kerja kelompok tadi"
Qin dengan menunduk dan senyuman
"hm,kerja kelompok ya?, b-baiklha"
DI MALAM HARI DI APART QIN
Qin berusaha menelfon Kim dengan wajah khawatir karena Kim Belum pulang
tetapi Kim masih tidak bisa di hubungi
Qin yang masih sangat khawatir ingin menjemput Kim ke rumah hon ghi
Qin bersiap dan mulai membawa mobil nya untuk menjemput Kim
Di dalam perjalanan Qin ingin menelfon Kim lagi berharap Kim mengangkat telfon
Di saat itu Kim akhirnya mengangkat telfon.
Kim ( teflon ): Qin ada apa sih??
Qin ( telfon ): kau dimana kenapa belum juga pulang apakah kerja nya belum kelar-kelar
Kim ( telfon ): ini hampir selesai, kau mau menjemput ku??
Qin ( telfon ): iya aku sedang di perjalanan
Kim ( telfon ): kenapa menjemput ku aku bisa dengan hon ghi!
Qin ( telfon ): tapi aku khawatir dengan mu
Kim ( telfon ): terserah, aku akan pulang tapi dengan hon ghi
Qin ( telfon ) : .....,hm baiklah
Qin ( telfon ) : kerja kelompok nya hampir selesai kan?, jadi jangan tutup telfon sampai kau sampai apart
Kim ( telfon ):hm..
Di saat Qin melintasi perjalanan mobil Qin tiba-tiba mogok di tengah jalan perempatan
Qin : apa ini
Kim ( telfon ) : ada apa
Qin ( telfon ) : mobil ku mogok di tengah perjalanan
Kim ( telfon ) : nah, makanya jangan jemput aku
Di saat Qin akan membuka pintu mobil
Truk yang seperti nya mengajar ke arah mobil Qin seperti nya rem blong akan menabrak mobil Qin
Qin : y-yaampun
Qin berusaha membuka pintu mobil dengan belibat
Kim ( telfon ): ada apa??!
Terlambat Mobil Qin yang di tabrak truk dengan keras hingga mobil Qin terlempar jauh
..........
...
.
Qin yang masih setengah sadar dengan luka yang sangat parah
Berusaha mengambil ponsel nya
Karena telfon nanya masih tersambung dengan Kim
Kim Dengan nada khawatir dan panik ( telfon ): ada apa Qin jawab aku!!
Kenapa ada suara tabrakan besar kau kenapa, Qin!!
Qin berhasil mengambil ponsel
Qin dengan nada lemas ( telfon ) : a-aku b-baik baik s-saja
Kim ( telfon ) : apa yang terjadi??!, Kau kecelakaan??
Qin yang langsung tidak sadar kan diri dengan suara Kim yang khawatir di ponsel Qin
QIN DI BAWA KE RS SETELAH KECELAKAAN BESAR DAN KIM IKUT DENGAN DORONGAN
Kim dengan tangsian : k-kenapa bisa seperti ini
Kim : bangun Qin!
Qin yang terpuruk di tempat dan dengan dorongan tidak merespon apa pun
Hingga penjualan oprasi di mulai
Kim yang duduk di luar dengan
Tangisan yang tertahan
Kim dengan tangisan : m-maaf kan aku Qin
SETELAH BEBERAPA JAM OPRASI DI TUTUP
DAN DR KELUAR DRI RUANGAN
KIM LANGSUNG BERLARI KE ARAH DR
DAN BERTANYA BAGAIMANA DENGAN KEADAAN QIN.
Kim : bagaimana
Dr : pasien selamat dari masa kritis tapi..
Kim : tapi apa?
Dr : pasien akan mengalami koma
Kim : ...
Kim dengan tertunduk : t-trimakasih
SETELAH BEBERAPA SAAT
KIM XANG MASUK KE KAMAR QIN
QIN YANG SEDANG BERBARING TAK SADARKAN DIRI DAN DENGAN ALAT MEDIS LAINYA
KIM DUDUK DI SEBELAH KASUR QIN
DENGAN TANGISAN PENYESALAN KIM
DAN MEMOHON UNTUK QIN AGAR DIRINYA MEMBUKA MATA..
DAN SAYANG QIN HARUS MELEWATI MASA KOMA XANG BISA CUKUP LAMA...