Aku terbabangun dari tidurku, saat aku menoleh kearah jendela matahari sudah semakin tinggi, semalam aku memimpikan sesuatu yang sangat mendebarkan aku ingin kembali memimpikannya lagi.
Flasback
Aku sedang berada di sekolah seperti biasa mendengarkan ibu guru yang sedang menjelaskan materi, walaupun aku tidak benar-benar memerhatikan pelajaran yang di sampaikan oleh guru tesebut,. Tiba-tiba tanah di bawah kakiku terasa seperti bergoyang dan teman-teman di sekelilingku juga merasa panik tapi,entah kenapa aku tidak merasakan panik sama sekali, guru menyuruh kami untuk menuju keluar kelas agar kalau terjadi goncangan lagi kami tidak akan terluka, saat aku keluar aku melihat hal yang menakjubkan seperti ada yang jatuh dan mengarah ke sekolah kami,salah satu dari benda tersebut seperti menuju kearahku walaupun aku menghindar benda tersebut seakan tau dan terus menuju kearahku, benda itu semakin dekat dan aku dapat melihat bahwa benda tersebut adalah sebuah kristal seukuran lengan orang dewasa sedanh menuju kearahku, entah kenapa aku tidak merasa takut saat benda itu mengarah kepadaku, aku menjulurkan tangan dan ingin meraih kristal itu, seakan kristal itu tau bahwa aku ingin meraihnya, kristal itu datang dengan sendirinya ke tanganku, yang anehnya aku tidak merasa berat tetapi, aku merasa ringan seperti tidak memegang apa-apa di tanganku, aku mulai mengamati kristal ungu tersebut dengan teliti sampai aku menyudahinya saat guru menyuruh kami masuk kembali ke kelas karna di rasa sudah aman, aku masuk kembali sambil membawa kristal tersebut yang anehnya guru dan teman-teman yang lain seperti tidak melihat kristal yang ku pegang, aku menaruhnya di atas meja dan mulai melanjutkan pelajaran kembali tak terasa istirahat kedua pun di mulai aku keluar dari kelas dan aku melihat temanku lusi sedang memegang sebuah kristal yang sama seperti punyaku taoi berwarna kuning, ada juga kristal yang berwarna hijau yang tergeletak di bawah dan sudah terbelah menjadi dua ada juga yang berwarna merah tergeletak tak jauh dari pohon tersebut, aku mulai menghampiri lusi dan berkata " apa kau bisa melihat kristal-kristal ini " lusi pun menjawab " ya.. aku bisa melihatnya, tapi dari mana kristal ini, kenapa seperi tidak terlihat oleh orang-orang" akupun menceritakan kepada lusi bahwa aku melihat salah satu kristal ini terjatuh dari langit, kami sama-sama terdiam memikirkan kejadian aneh tersebut, aku berpikir bagaimana cara mengembalikkan kristal tersebut ke tempatnya dan mulai bertanya kepada lusi " lusi bagaimana cara kita mengembalikkan kristal ini ke atas sana " lusi pun menjawab " aku juga tidak tau nisa " kami pun sama-sama terdiam dan mulai berpikir, tiba-tiba terlintas di pikiranku untuk saling mendekatkan kristal-kristal tersebut dan mulai memberitahukan kepada lusi, lusi pun setuju kami pun mulai mengambil kristal-kristal tersebut dan menaruhnya berdekatan, secara ajaib kristal-kristal tersebut mulai bercahaya dan mulai melayang ke atas, setelah kristal-kristal itu kembali ke atas kami pun mulai masuk ke kelas kembali karna sudah bel pulang semenjah kejadian kristal-kristal itu kami juga semakin akrab,sudah satu bulan semenjah kejadian kristal tersebut tidak ada kejadian lagi semenjak kristal-kristal tersebut menghilang di atas langit, hari minggu ini aku sedang bermalas-malasan di kamar,tiba-tiba rumahku seperti bergoyang aku yang merasakan itu mulai panik menuju keluar rumah, sesampainya aku di luar aku melihat seperti sebuah robot dengan tangan berjumlah delapan di setiap tangannya seperti berbentuh capit, robot itu seperti mengincarku karna selalu menargetkanku dengan capitnya yang besar,tapi entah kenapa aku tiba-tiba seperti tau beladiri dan mulai bertarung dengan robot tersebut di sela-sela pertarunganku dengan robot itu aku melihat kristal ungu yang sudah lama tidak kulihat mulai menuju ke arahku, aku yang melihat itu pun menyentuh kristal tersebut tiba-tiba kristal tersebut masuk ke dalam tubuhku, aku yang melihat ini sedikit tersentak kaget tapi tidak menghiraukannya dan mulai lanjut fokus pada pertarunganku dengan robot tersebut, aku mengecoh robot tersebut agar mau menangkapku, saat salah satu lengan robot tersebut ingin menuju kearahku aku mulai menaiki lengannya yang lain dan sambil terus menghindar dari capit-capit robot tersebut, aku berhenti saat aku sudah perdiri di atas kepala robot tersebut capit robot tersebut mulai mencoba menangkapku kembali aku yang melihat kesempatan itu mulai melompar dan menendang capit tersebut menuju ke arah kepala robot tersebut, robot itu pun seketika roboh dan jatuh, selesai itu aku mulai melihat ke atas, langit yang tadinya cerah menjadi gelap karna sudah malam, tapi yang anehnya aku melihat seperti sebuah kristal besar dan bermacam-macam kristal di langit, aku mulai saat ini kehidupanku akan berubah, aku juga harus mencari tau kenapa kristal ungu tersebut masuk ke dalam tubuhku, dan apa aku saja yang mengalami kejadian tersebut, tiba tiba aku mendengar seperti suara mama memanggilku " nisa bangun sudah pagi, ayo mandi nanti telat sekolahnya " aku pun membuka mataku ternyata itu hanya sebuah mimpi dan aku cukup kesal karena tidak tau kelanjutan dari mimpiku itu dan tidak tau apakah aku bisa memimpikannya lagi ha.. entalah. TAMAT
Sekian itu saja cerpen dariku, mohon kritik dan sarannya karna aku masih pemula, dan bahkan tidak pernah terlintas di benakku untuk membuat cerita, tapi karena aku tidak tahan untuk berbagi cerita mimpiku dengan yang lain dan cerita ini hanya untuk hiburan semata, semoga kalian suka.