Kelahiran Malaikat kecil...
Hari itu adalah hari yang sangat menegangkan dan juga hari yang menggembirakan karena hari ini keluarga kami akan kedatangan malaikat kecil yang sudah lama kami tunggu.
Ketegangan dari balik pintu dimana didalam sana ia sedang berjuang melahirkan malaikat kecil yang sangat ia dan kami tunggu.
Jantung-ku berdetak tak karuan,tanganku dan sekujur tubuhku gemetar mendengar suara rintihannya,rasanya ingin sekali aku menggantikan dia merasakan rasa sakitnya,yang bisa kulakukan hanyalah berdoa dan menunggu dengan cemas dibalik pintu ini bersama yang lain.
"Sayang.. kumohon bertahanlah,kami semua ada disini,bertahanlah untuk ku,dan anak anak kita."
Beberapa menitpun berlalu dan suara tangisan bayi pun terdengar. Perasaan senang,lega tak dapat terukir dengan kata kata, rasanya seperti rasa cemas,khawatir,takut, itu sirna seketika.
Pintu pun mulai dibuka dan dokter memperbolehkan ku masuk. Aku masuk kedalam dengan perlahan selangkah demi selangkah aku-pun melihatnya sedang memeluk malaikat kecil kita, ia memeluknya sambil melihat kearahku dan tersenyum lembut kearahku.
Melihatnya yang tersenyum, seketika air mataku mengalir deras membasahi wajahku, hingga menetes di setiap langkahnya.
Lalu dengan perhalan dan lembut aku memeluk keduanya dan mengatakan dengan lembut.
"Kamu sudah berjuang melahirkan malaikat kecil kita, entah berapa kalipun aku mengucapkannya itu tidak akan cukup,tapi terima kasih sudah berjuang dan tidak menyerah untuk kami"
"Dan anak-ku terima kasih karena sudah hadir untuk kami terima kasih karena tidak membuat susah ibumu, aku,ibumu,dan kakak-kakakmu sudah lama menunggu kehadiranmu."
PEMBERIAN NAMA....
Melihatnya terus terusan menangis sambil memeluk kami membuat rasa lelah dan sakit yang kurasakan saat melahirkan hilang seketika,sebenarnya aku ingin dia terus menangis seperti itu, tapi tidak tega juga melihatnya,ditambah anak anak juga pasti mau lihat adik mereka yang sudah mereka tunggu tunggu. Dengan lembut aku menepuk pundaknya
"Sayang.. berhentilah menangis, atau kau akan membuatnya menangis juga"
Mendengar itu seketika tangisannya langsung berhenti. Melihat perubahan ekspresinya yang begitu cepat membuatku tertawa kecil, lalu aku bertanya
"Apa kau sudah memutuskan akan menamainya apa..? Tidak mungkin kan kita terus terusan memanggilnya malaikat kecil."
"Hmmm.. bagus juga tuh.tapi..aku sudah memikirkan sebuah nama untuknya,saat pertama kali melihatmu tersenyum saat malaikat kecil kita tersenyum sangat cerah,hingga membuat siapa saja yang melihatnya ikut tersenyum juga. Saat itulah muncul satu nama dibenakku yaitu HIKARI yang berarti cahaya yang sangat cerah,indah dan hangat. Sebagaimana dirinya yang membawa cahaya yang cerah dan hangat untuk kami dan berharap dia akan selalu membawa cahayanya disepanjang hidupnya.