Suatu hari, di tengah hamparan luas taman yang hijau, ada seorang gadis bernama Grisel. Ia adalah gadis yang lembut, baik hati, dan juga pintar. Rambut panjangnya terurai akibat tiupan angin semilir di saat ia sedang berjalan sambil melihat-lihat pemandangan taman. Dari arah lain, ada seorang anak laki-laki bernama Saka, yang sedang bermain handphone. Ia adalah anak yang baik, ganteng, dan ia juga merupakan anak motor.
Karena keduanya tidak melihat ke arah depan, Grisel pun secara tak sengaja menabraknya hingga terjatuh di atas dada Saka.
Tatapan keduanya bertemu. Grisel terdiam sejenak dan ia pun langsung buru-buru bangun. Pipinya merah merona.
Di saat itulah, keduanya mulai bercerita:
Grisel: "Aduh, m-maaf ya."
Saka: *eh iya, gapapa kok.
"Grisel: Nama kamu siapa?"
"Saka: Nama aku Saka, kalau kamu?"
"Grisel: Grisel."
"Saka: Iya, namanya cantik kayak orangnya."
"Grisel: Ah, nggak kok."
Di pertemuan tersebut, mulai tumbuh bibit cinta. Dari situ, Saka jatuh hati ke Grisel dan Saka antar Grisel sampai di depan rumah. Grisel dan Saka berbicara.
"Grisel: Makasih ya, Saka."
"Saka: Sama-sama, cantik."
"Grisel: Ah, malu jangan gitu."
"Saka: Cantik, boleh minta nomor WA kamu?"
"Grisel: Boleh, buat apa?"
"Saka: Buat chat kamu, telpon kamu, VC kamu."
"Grisel: 08********* itu ya."
"Saka: Makasih, aku pulang dulu, Grisel."
"Grisel: Iya, aku masuk ke rumah dulu ya."
"Saka: Iya."
Grisel pun masuk rumah dengan perlahan. "Bik!"
"Bibik: Iya, Non."
"Grisel: Bik, ambilin aku minum dong!"
"Bibik: Iya, Non."
Bibik pun ke dapur dan Grisel dipanggil ayahnya.
"Pak Tama: Sel..!"
"Grisel: Apa, Yah?"
"Pak Tama: Sel, kamu mau pindah nggak?"
"Grisel: Kemana, Yah?"
"Pak Tama: Ke sekolah Nova, mau nggak?"
"Grisel: Mau lah, Yah. Mulai kapan aku pindah ke sekolah Nova, Pah?"
"Pak Tama: Hari Senin, Sel."
Grisel pun sangat senang.
Grisel pun menelepon Nova.
"Nova: Kenapa kamu kayak senang banget?"
"Grisel: Iya, Nov. Aku akan pindah ke sekolah kamu."
"Nova: Kemana?"
"Grisel: Ke Nusa Bangsa."
"Nova: Ye... Kapan kamu mau pindahnya?"
"Grisel: Kata bokap sih hari Senin."
"Nova: Kamu harus hati-hati sama satu geng ini!"
"Grisel: Geng apa?"
"Nova: Dans!"
"Grisel: Kenapa dengan geng Dans?"
"Nova: Karena geng Dans itu berbahaya. Kamu harus hati-hati ya."
"Grisel: Iya."
"Nova: udaha dulu ya sel soal nya aku mau nyelesain tugas. "
"Grisel: tugas pelajaran apa.? "
" nova:mtk sel. "
"Grisel:boleh aku bantu nov. "
"Nova:boleh kok kamu gak meropot kan mu.! "
"Grisel:egak kok. "
Grisel pun bantuin mengerjain tugas nova. "
Ke esokan hari nya
Grisel pun masuk sekolah
Grisel cerita ke kimy
" kimy: tugas bahasa kamu sudah.?
"Grisel : sudah kamu belum kim.?
"Kimy:belum .
Dan jam masuk pun ber bunyi
Kalau grisel cerita ke teman nya bernama lusi
" Grisel : mungkin hari ini aku terakhir sekolah sini.!
"Lusi:kenapa.?
" Grisel : aku di pindah kan dengan ayah aku.
"Lusi: oo iya kapan.?
" Grisel hari senin