Di suwatu hari Adah 2 orang anak desa yang bernama Meri dan bunga. Bunga adalah orang yang sangat cantik namu Meri mala sebalik nya ia adalah orang yang jelek . Di suwatu hari bunga dan Dewi lagi ngikutin saing bara bawa pangeran mencari seorang yang akan menjadi mempelai wanita nya . Merekah persiapnsipa untuk mengikuti lobah tersebut . Sarat nya mereka harus mencari bunga melati di hutan belantara.
Saat itu jugah merekah berduah bersaing namu aneh nya putri Meri yang selalu berkerudung malah melepas kerudung nya saat di hutan putri Meri menjahili putri bunga setelah merekah melusuri hujah tibah tibah merekah menemukan sebuah bunga melati yang bercahaya merekah pun megambil nya berduah namu Meri tidak ingin bunga memang kan lobah tersebut makan iya menukar bunga melatih yang palsu yang ia temukan di hutan tadi .
Teryata bunga yang di ambil ole meri adalah bunga yang di iging kan pangeran . setelah selesai merekah pulang kerajaan dan memberikan bunga tersebut dan yang menjadi putri itu adalah bunga Meri pun tidak terimah atas kemenangan adik nya iya mengoleskan kemukan nya obat gatal-gatal namu pangeran tetap mencintai nya karena hati putri bunga sangat lah baik sekali pangeran sangat kagum akan kebaikan nya,
Itulah ceritanya
Cantik tidak selalu baik namu baik akan selalu cantik