(Setting suasana sekolah di pagi hari)
Bel sekolah berbunyi nyaring, menandakan dimulainya jam pelajaran pertama. Siska, siswi kelas XI yang dikenal pintar namun pendiam, duduk di bangku pojok kelas dengan pandangan menerawang keluar jendela. Hari itu, ia merasa gugup karena ada sesuatu di dalam tasnya yang membuat hatinya berdebar—sebuah surat cinta. Surat itu ditulisnya semalam untuk seseorang yang diam-diam ia kagumi, Reza, ketua OSIS yang populer di sekolah.
Namun, keberanian untuk menyampaikan surat itu terasa seperti puncak gunung yang sulit diraih.
Sementara itu, di koridor sekolah, Reza terlihat berbicara santai dengan teman-temannya. Sesekali matanya melirik ke arah kelas Siska. Entah mengapa, gadis pendiam itu selalu menarik perhatiannya, meski ia sendiri tak tahu alasannya.
---
Pertanyaan untuk Lanjutan Cerita
1. Apakah Siska akan mencoba memberikan surat itu secara langsung, atau melalui teman?
2. Adakah kejadian tak terduga yang membuat rencana Siska kacau, seperti suratnya jatuh ke tangan orang lain?
3. Apakah Reza juga diam-diam menyukai Siska tetapi terlalu ragu untuk mendekatinya?
---
Mari lanjutkan bersama!