Mark dan every bersahabat sejak kecil tapi Mark yang lebih tua dari every sering mengganggu dan mengejek nya bahkan terkadang mengoda nya,
Mereka berada di perusahaan yang sama. Dan yang lebih mengesalkan adalah Mark bos di perusahaan itu!!! Jadi dia sering sekali mengoda dan menganggu every
"Kau tau? Kau seperti pel*cur." Mark menatap sinis pada every
"Dan jika aku pel*cur kenapa?" Balas every dengan kesal
"Maka aku akan menyewa mu, hahah" marak
"Dasar baj*ngan!!" Every
Hari Senin
"Kau harus mengerjakan ini, dan ingat untuk tak memiliki kesalahan" dengan santai dan acuh Mark melempar setumbuk dokumen ke meja kerja every
"Kenapa kau menyuruh ku?? Kenapa tidak karyawan lain?" Every bertanya dengan kebosanan yang terlihat jelas
Dan dengan tanpa rasa bersalah Mark menjawab "karena aku ingin. Dan cepat kerja kan saja itu, atau aku akan memecat mu"
Itu lah yang selalu di katakan oleh Mark dia mengancam every dengan memecat nya
Besok hari nya
"Ini dokumen nya" every melempar dokumen dengan malas ke atas meja kerja Mark
"Kerja kan ulang!" Perintah Mark dengan santai
"SETAN!!!"
dan begitu kah waktu yang di lalui oleh every di kantor nya bersama dengan sahabat nya yang begitu kurang ajar
*****
Hari ini para rekan kerja memutuskan untuk pergi berlibur dan mengajak every, tentu saja every bersemangat jika tidak....
"Kenapa tak mengajak ku??" Seru Mark
"Wah, bukan kah akan lebih baik jika pak bos juga ikut?" Qilla
"Ya." Alan
"Aku tak ingin. Jika Mark ikut, aku gak ikut " ancam every
"Oh siapa yang peduli tentang itu every?!" Qilla
"Ahahah, tidak masalah jika kau tak ikut every" liya
Tapi pada akhirnya every ikut. Meskipun kesal dan masih tak senang
Tapi sayang sekali bus nya gak cukup untuk beberapa orang sehingga mereka saling memangku. Tentu saja every di pangku oleh Mark
***Time leap***
Kini sudah malam di bus. Dan semua orang mulai tertidur kecuali Alan yang mengendarai bus
Every mulai bosan sehingga dia berniat untuk balas dendam dengan mengoda Mark. Every mengubah duduk nya menghadap Mark lalu melingkari leher Mark
"Apa yang ingin kau lakukan?" Tanya Mark dengan tangan netral
"Sedikit." Jawab every
"Sedikit?" Ulang Mark
"Apa maksud mu?" Mark bertanya sambil mengeritkan kening
Lalu every menggoyangkan pinggulnya. Itu memberi hentakan listrik ke seluruh pembuluh darah Mark
"H-hey. Every, perhatikan itu" seru Mark
Tapi every hanya diam tak menjawab dan dia malah masuk kedalam kaus Mark. Menjilat puting susu nya
"Nghh. Every!" Mark tak sanggup menahan erangan nya, bahkan penis nya menekan di bawah
"Sshh. Kau bisa membangunkan orang" every
Every menyuruh Mark diam tapi dia menggigit puting Mark dengan keras,
"Ack!!"
Tak sampai di situ jari tangan every memasuki mulut Mark mengoda, dia bahkan memasukkan jari nya kedalam mulut Mark. Seolah olah jari tangan ramping every adalah penis yang panjang yang menusuk tenggorokan Mark
"Every!! Ngh...."
Mark putus asa di bawah kekuasaan every bahkan menyerah, lalu every keluar dari kaus Mark dan berbisik dengan suara yang serak
"Aku basah!"
Typo maaf ya