Cinta pandangan pertama ternyata bukanlah kalimat belaka, karena hal tersebutlah yang di alami oleh Adit. Adit memiliki kisah cinta yang unik dengan teman sekolahnya.
Siang itu, Adit sedang berjalan di halaman sekolah karena kelasnya berada di ujung, ia harus melewati halaman yang luas untuk menuju kelasnya, tak sengaja ia berpapasan langsung dengan seorang siswi yang memiliki kelas di samping kelasnya.
Parasnya yang ayu dengan matanya yang indah, membuat hati Adit berdegup ketika melihatnya. Adit merasa bahwa ia telah jatuh cinta pada gadis itu, namun sayangnya Adit tak mengenalnya.
Hari-hari Adit di sekolah, Adit selalu mencari tahu tentang gadis itu, dan akhirnya ia tahu, bahwa gadis yang ia sukai itu bernama Achell dan mereka berada pada angkatan yang sama.
Setelah mengetahui hal tersebut, Adit menjadi sangat bersemangat menjalani hari-hari di sekolah, sesekali ia melewati depan kelas Achell, hanya untuk alasan agar bisa melihatnya. Hingga suatu ketika Adit memberanikan diri untuk berkenalan dengan Achell. Akhirnya mereka berdua bisa berteman.
Hari demi hari, Adit dan Achell pun menjadi semakin akrab hingga mereka sering curhat satu sama lain, tentang banyak hal, curhat masalah asmara, masalah teman dan sebagainya. Adit dan Achell keduanya merasa sangat antusias apabila bertemu.
Hingga pada suatu ketika, Adit sudah tidak bisa membendung perasaan sukanya terhadap Achell, Adit pun ingin menyatakan langsung perihal perasaannya pada Achell.
Tapi sebelum itu, Adit ingin mengetahui pendapat Achell terlebih dahulu.
“Chell, aku kan sudah sering curhat ke kamu masalah orang yang aku suka. Gimana ya Chell, aku ingin lebih dari teman dengannya, apa yang harus aku lakukan?” tanya Adit berhati-hati.
“kalau menurut ku, Dit. Mending kamu langsung aja utarakan perasaanmu ke dia. Mending buruan deh, dari pada udah keduluan sama orang lain.” Jawab Achell dengan cepat.
Mendengar jawaban dari Achell, Adit menjadi lebih mantap mengungkapkan perasaannya pada Achell, dan hal yang tak disangka, Achell ternyata juga memendam perasaan suka kepada Adit.
Mereka menjadi sepasang kekasih. Hari-hari yang mereka lewati pun selalu di penuhi dengan cinta dan kasih. Hingga pada suatu ketika muncullah seseorang yang juga menaruh hati kepada Achell, namanya Putra.
Putra selalu berusaha mendekati Achell dan menggoyahkan hati Achell, hingga kemudian Achell merasa nyaman apabila berada dekat dengan Putra. Mengetahui hal tersebut, Adit pun disulut cemburu, Adit memaksa Achell untuk menjauhi Putra. Namun Achell tidak mau dan malah bertengkar dengan Adit perihal Putra.
Karena marah, akhirnya Adit tidak lagi perhatian dengan Achell. Karena semakin renggang dan tidak ada kecocokan, Achell pun memutuskan Adit, dan berganti menjalani hubungan dengan Putra. Hari terus berganti, Adit sudah memiliki pengganti Achell, dan Achell menyesali sikapnya, karena Putra mengkhianatinya dan Putra tidak sama dengan Adit.
Achell ingin memperbaiki kembali hubungannya yang sempat terbengkalai, namun sayangnya, Adit telah menutup pintu hatinya pada Achell. Hingga Achell mengatakan pada Adit bahwa dia tetap mencintainya walaupun Adit sudah tidak mempunyai perasaan apapun.