"Baiklah anak anak..itulah penjelasan mengenai Hiu Magalondon ini..cukup sekian pelajaran hari ini..bu guru pamit" kata buguru melangkah meninggalkan kelas
"Baik bu" jawab semua murid
KRINGGGGGG!!!!!!
Semua murid pun melangkah keluar untuk pulang ke rumahnya begitupun dua sahabat ini, Roni dan Daniel
"Wow, pelajaran hari ini benar berniat keren" kata Daniel
"Kenapa?" tanya Roni
"Ya kau tau, Hiu Megalondon hiu yang lebih besar dari ikan paus yang sudah sangat besar..kan itu keren!!"kata Daniel
"Seandainya itu ada di laut kita" lanjutnya lagi
"Ahahaha..itu tidak mungkin..kan kata bu guru itu hidup berjuta juta tahun yang lalu..dan mungkin sekarang sudah punah bahkan mati tidak tersisa" kata Roni
"Ya, tapi mungkin belum pasti kan?" kata Daniel
"Ya memang..tapi itu mustahil"kata Roni
"Ah, kau ini..aku akan buktikan kalau hiu itu masih ada..ayo ikut aku" kata Daniel menarik tangan Roni
"Eh..kita mau kemana" kata Roni tertarik
Roni dan Daniel adalah dua sahabat sejak mereka di sekolah dasar.Sekarang mereka duduk di bangku kuliah jurusan sejarah semester 2
5️⃣5️⃣5️⃣5️⃣
DI TENGAH LAUT...
"Hey Daniel, kau yakin kita mau menyelam?" kata Roni ragu
"Ya aku sangat yakin..tunggu..apa kau takut atau kemampuan menyelam mu tiba tiba hilang?"kata Daniel memainkan satu alisnya
"E..ee..ee..tidak..tidak" kata Roni menggeleng
"Hahaha..ayolah kawan demi ilmu pengetahuan" kata Daniel
"Tapi ini mustahil..kita bahkan tidak tau kalau hiu itu ada di laut kita atau tidak"kata Roni
"Nah, maka dari itu kita harus mencari tau..sudahlah ayo cepat..aku sudah tidak sabar nih" kata Daniel begitu yakin ia akan melihat Megalondon legenda itu
"Siap" kata Daniel dengan memakai peralatan menyelam yang lengkap dan tak lupa membawa kameranya yang tahan air
Roni mengangguk
"1..2..3..masuk!!"kata Daniel mulai menyelam
Roni menyusul
Mereka berdua pun mulai menyelam dan mencari keberadaan sang legenda itu.Setelah beberapa lama mencar, mereka tetap tidak menemukan apapun
"Sudahlah Daniel kita pulang saja" kata Roni menggunakan bahasa isyarat
"Tidak tidak.."kata Daniel menggeleng
"Emm..kenapa aku tidak menemukannya ya..Aha!..mungkin aku kurang dalam"pikir Daniel
Daniel pun menyelam lebih dalam lagi
"Daniel!!"kata Roni mengulurkan tangannya
Mereka pun menyelam lebih dalam lagi
Di laut dalam yang gelap....
"Dan..ayo kita pulang saja..ini sudah terlalu dalam" kata Roni dengan bahasa isyarat
Daniel menggeleng
"Kita tidak akan pulang sebelum menemukan hiu Megalondon itu..titik" kata Daniel dengan bahasa isyarat
"Da.Da..Daniel"tunjuk Roni gemetaran
Daniel kenaikan satu alisnya bingung.Ia lalu berbalik
"Hah?!" kagetnya melihat seekor hiu yang siap memangsa mereka
Daniel gemetaran
"Haaaa!!!!!!!!!!!" (hiu)
"Aaaaaa!!!"
Mereka lalu berenang sekencang mungkin, sementara hiu itu terus mengejar
"Bagaimana ini"kata Roni dengan bahasa isyarat
"Kita kesitu aja" Daniel menunjuk ke arah bebatuan laut
Mereka pun berenang dan bersembunyi di antara bebatuan laut itu.Sementara hiu itu berhenti di atas mereka.Daniel dan Roni gemetar.Hiu itu masih diatas mereka, tapi untungnya hiu itu pergi
"Fiuhhh" kata mereka lega
Mereka pun keluar dari persembunyian mereka
"Fiuh..nyaris saja..sebaiknya kita pulang sekarang" kata Daniel dengan bahasa isyarat
Roni mengangguk
Mereka pun berenang menuju permukaan.Tetapi Roni merasa ada yang mengikuti mereka
"Dan..lo ngerasa ada yang ngikutin kita ngga" kata Roni dengan bahasa isyarat
"Ngga" Daniel menggeleng
"Udalah, yuk lanjut" kata Daniel
Saat akan melanjutkan berenang tiba-tiba..
KREKKKK...
"TOLONGGGGG!!!" kaki Roni tiba-tiba tertarik
"Roni!!!"
"Tolonggggg!!!"
Daniel pun berenang dan menghampiri Roni.Tapi ia kehilangan jejak Roni.Ia pun kebingungan mencari.Saat sedang kebingungan tiba tiba di sekitarnya terlihat air berwarna merah
"Apakah Ini darah?" pikir Daniel
"Drrrrrt" suara geraman
Glekk..Daniel berbalik perlahan
"Hah?!" bingungnya melihat deretan gigi tajam yang berlumuran darah segar
Ia pun melihat ke atas dan..
"AAAAAAA!!" kagetnya
Ia kaget bukan kepalang melihat hiu Megalondon yang ganas.Sontak dia langsung berenang menuju permukaan, dan hiu itu mengejarnya.Ia terus berenang sekencang mungkin, di tengah perjalanannya tiba-tiba tabung oksigennya kosong
"Oooo..tidak..kenapa harus habis sekarang sih"Daniel panik tidak karuan
"Ah, tidak peduli.. aku harus ke permukaan sekarang" pikir Daniel melepaskan tabung oksigennya agar ia lebih cepat ke permukaan
"Drrrr" geram Megalondon
Daniel berusaha berenang ke permukaan
Krekkk...
"Hah?!"
Kaki Daniel tertarik.Daniel berusaha melawan
"Mmmmm!!" Katanya menahan napas
Daniel terus melawan
"AAAA!!" teriaknya di dalam hati menahan rasa sakit karena salah satu kakinya patah
"Aku harus ke permukaan" pikirnya
Daniel berusaha berenang ke permukaan dengan kakinya yang patah, walau kecepatan berenangnya melambat.Hiu itu terus mendekat, sementara Daniel terus berusaha berenang.Namun semua itu sia sia.Hiu itu berhasil menangkap dan menarik tubuh Daniel dengan giginya yang tajam
"Aaaaaaaa!!!!!...tolonggg!!!!!"
5️⃣5️⃣5️⃣5️⃣5️⃣
Satu bulan kemudian...
"Eh, apa ini..wah sebuah kamera..kebetulan aku lagi nyari kamera" pikir Andini yang sedang menyelam
Di kapal..
"Eh Din..lu bawa apa?"
"Eh?!, ini gue nemu kamera didasar laut tadi" jawab Andini
"Wih..beruntung banget lu Din.."
"Iya dong"
"Eh, tapi Emang masih nyala"
"Bentar gue cek"
Andini lalu mengutuk atik kamera itu, dan akhirnya bisa menyala juga
"Nah, ini nyala" girangnya
"Coba liat"
"Hah?!" Mereka terkejut karena melihat seseorang sedang dimangsa sesosok hewan yang sangat besar dan ganas
"Hewan macam apa ini?"
"Iya kok giginya besar sekali..apa efek kamera"
"Tapi itu kok mirip hiu ya"
*apa ini MEGALONDON* batin Andini
~Tamat~