Kadang....kita merasa jika dunia ini tak adil. Mungkin terlalu seringnya kita kurang bersyukur atau memang kebahagiaan jarang kita rasakan.
Jika ada kalimat bijak yang mengatakan,
'bahagia itu kita yang buat', tidak salah memang!
Akan tetapi tak selamanya itu benar. Kita bisa tersenyum meski sedang tak bahagia. Tapi di saat kita bahagia, kita pasti tersenyum.
Kita tidak pernah bisa membaca pikiran orang lain. Mereka bisa menilai diri kita seperti apa. Semau mereka! Sesuai apa yang mereka lihat dan mereka kira.
Tapi satu yang pasti, hanya kamu sendiri yang tahu seperti apa berada dalam posisimu.
Beberapa hal mungkin bisa kita nilai sessuai standar penilaian kita. Tapi kembali lagi, kita tak akan pernah bisa meminta mereka untuk menilai seperti yang kita mau.
Hargai apa yang ada padamu sekarang. Bukan tentang sebuah harga diri, tapi lebih pada sebuah kesetaraan yang mendefinisikan arti sebuah kebahagiaan.
Jangan tanyakan pada mereka bagaimana cara mereka bahagia. Jangan!
Kamu hanya akan jadi bahan olokan bagi kaum yang jauh berada di atasmu.
Silent ia gold. But the gold shining anda everyone can seem that.
Begitu pula kamu! Seburuk apa pun kamu di mata mereka, kamu tetap melakukan terbaik versi kamu.
Tak perlu khawatir jika pada akhirnya kamu akan merasakan kekecewaan yang begitu dalam.
No, ini bukan tentang cinta. Tapi sebuah fakta yang sering kali nampak di depan kita.
Dan pada akhirnya ,masing-masing dari mereka akan dipaksa mengerti jika suatu saat berubah.