Pada suatu pagi yang cerah, sepertinya Intan tak tidur lagi malam ini dan Yap!, dia kesiangan. Ibunya yang mengetahui nya langsung membangunkan Intan untuk pergi sekolah namun Intan menghiraukan kata ibunya dan berpura-pura bahwa dia sedang tak enak badan. Ibunya yang mengetahuinya pun Kawatir dan membawakan obat. Akan tetapi Intan malah membantah dan menyuruh ibunya pergi dari kamarnya.
Di siang harinya Intan ingin membeli sepatu olahraga karena melihat teman-temannya sedang memakai sepatu keluaran terbaru yang membuat Intan iri dan ingin seperti mereka.Ibunya sebenarnya juga ingin membelikan barang-barang baru seperti teman-temannya Intan akan tetapi Ibu Intan tak memiliki uang. Ibu Intan menjawab "Ibu sekarang tak memiliki uang nak, pengeluaran juga dah banya, jadi kapan-kapan saja ya kita beli" kata ibu, akan tetapi Intan malah memaksa ibunya untuk cari pekerjaan baru agar Intan juga bisa seperti teman-temannya. Dengan marah Intan masuk ke kanarnya.
Ibu yang khawatir dan ingin anaknya bahagia, Ibu Intan pun mulai bekerja paruh baya dan pulang dengan keadaan capek akan tetapi Intan tak memerdulikannya, Ibunya selalu bekerja keras untuk Intan. Sepatu ketika Ibunya sudah membeli Sepatu yang Intan mau,saat hendak pulang ibunya tak sengaja tertabrak mobil. Disisi Intan saat itu pulang sekolah dengan teman laki-laki nya dan salah satu laki-laki temannya yang bernama Al-Varo mengatakan "eh. Tadi aku liat ada kecelakaan ibu-ibu di jalan dengan membawa Sepatu keluaran terbaru tau tapi kata orang² di sana ibu itu susah susah bekerja paruh baya hanya untuk membelikan sepatu untuk anak perempuannya tauk" ,Dengan heran Intan mendengar perkataan Varo dia pun berkata "Anak perempuannya keterlaluan yah"
Saat dia pulang di rumah ada bendera berwarna kuning, dengan perasaan yang campur aduk dia masuk rumah dan melihat Ibunya yang telan meningggal Dunia, dia menangis sembari mengatakan bahwa "Seharusnya Intan tak memarahi ibu hanya untuk Sepatu ini...Hiks...Hiks...Menurutku harta paling berharga yang aku punya hanyalah Ibu... Ibuuu.... Bangun.. Jangan tidur ibu... Aku ingin makan masakan ibu dan melihat senyuman ibuuu.. " Dengan menangis deras di samping jasad ibunya..
Diang ingin memintah maaf akan tetapi terlambat karena Ibunya sudah tak memiliki umur lagi...
★TAMAT★
PESAN DARI AUTHOR "Hargailah orang tuamu dan jangan memaksa apa yang orang tua kalian tak miliki, karena kalian sendiri tak tau sekeras apa orang tua kalian membesarkan dan mendidik kalian"
*/maaf jika ada salah kata (Typo) atau
kata yang kurang berkenan
Dan dukung author yah :)