Berpindah pindah kota setiap bulannya membuatku jenuh dengan keadaan.
Aku Hazel orang tuaku bercerai kemudian meninggalkanku saat aku berumur 8 tahun,
Saat itu aku tidak tahu harus kemana akhirnya aku memutuskan untuk kerumah nenek.aku lupa Jalan untuk kerumah nenek karna usiaku yang masih muda akhirnya aku memutuskan untuk naik bis menggunakan uang yang aku tabung dari kecil karna dari kecil aku sudah diajari untuk menabung.aku tidak tahu harus kearah mana akhirnya aku mengatakan kepada sopir bis agar membawaku kedesa karang tengah karna hanya itu yang aku ingat saat aku pergi kerumah nenek.
Akhirnya setelah sekian lama bis tiba kelokasi yang aku tuju dan aku menyerahkan uang yang aku punya,saat turun dari bis aku memikirkan bagaimana cara untuk sampai kerumah nenek lalu saat aku sedang berpikir aku teringat apa yang diucapkan oleh guruku,guruku bilang saat kita tidak tahu jalan kita harus bertanya kepada orang sekitar kemudian dengan tekad aku bertanya kepada orang sekitar dimana rumah nenek Laweyan karna Lameyan adalah nama nenekku saat sedang bertanya aku ditawari untuk diantar menggunakan motor agar bisa cepat sampai kerumah nenekku aku rasa mereka kasihan dengan diriku yang hanya anak kecil serta pakaianku yang sangat kotor ini.
Saat sudah sampai aku langsung berterima kasih telah mengantarkan ku kerumah nenek.aku langsung masuk kedalam kemudian langsung memanggil nenekku saat nenek keluar aku langsung memeluk nenek kemudian menangis dipangkuannya,saat aku sudah mulai merasa tenang nenek langsung bertanya kepadaku mengapa kau menangis dimana orang tuamu lalu aku menjawab mereka meninggalkanku dirumah nenek mereka sudah berpisah kataku sambil berlinang air mata.saat aku sudah selesai bercerita akhirnya nenek mau menampungku dirumahnya.hari demi hari berlalu nenek bekerja sangat keras demi aku bisa bersekolah,suatu hari saat aku pulang sekolah nenek terlihat tergeletak tak bergerak dilantai aku pun sangat panik lalu aku segera membawa nenek kerumah sakit saat dirumah sakit nenek mengatakan kepadaku agar jangan pernah membenci seseorang dan hiduplah dengan rela saat sudah selesai mengatakan itu nenek lalu menghembuskan nafas terakhirnya aku pun sangat sedih karna sejak kecil aku tidak bisa merasakan kebahagiaan. Saat itu aku baru berumur 14 tahun disaat itu aku harus bekerja keras demi Untuk membayar uang sekolahku saat aku membangun usaha ternyata usaha itu berhasil menarik perhatian banyak orang dan aku bisa membeli kedai untuk usahaku sendiri dan akhirnya setiap tahun penghasilanku bertambah dan aku pun menjadi kaya raya.akhirnya kerja kerasku selama ini terbayar dan aku bisa membahagiakan nenekku yang ada dilangit.