Namaku Indri stefani . Lahir dari keluarga yang sederhana orang tua ku sudah berpisah saat aku berusia 12 tahun..Dari kecil akunkurang memperhatikan penampilan ku. Karena bagiku penampilan bukan segalanya yang terpenting adalah hatiku.
Saat Usia ku beranjak 18 tahun aku baru mengenal kata cinta.. Ya dia adalah cinta pertama ku..Tubuh nya tinggi dan berkulit putih..ditambah wajah nya yang begitu tampan sehingga banyak teman teman ku yang juga menyukai dirinya..Yogi bramanto itulah nama nya.
Singkat cerita angan angan ku untuk bersama nya pun mulai terbuka lebar saat dia dengan senyuman yang begitu indah menghampiri aku dan mengajak aku untuk pulang bersama.
"Ndri..Nanti pulang bareng yuk.."Ucap nya sambil duduk di sampingku.
"Emm iya boleh" Ucap ku yang terlihat gugup namun semakin membuat nya tersenyum lebar.
kami pun pulang bersama dan mulai semakin dekat dengan nya.Ia selalu memperhatikan aku dan selalu memanjakan aku.sehingga aku semakin mencintai nya.
"Ndri..Kamu mau gak jadi pacar aku." Ucap nya tiba tiba saat kami sedang makan di kantin sekolah.
"Aku mau" Ucap ku tanpa berfikir lagi.
Akhir nya kami berpacaran..Walaupun banyak yang tidak suka dengan hubungan kami namun Yogi tidak memperdulikan nya karena dia sangat mencintai aku..
Bagai bunga yang sedang mekar hati ku merasa berbunga bunga ketika Yogi selalu mengatakan cinta kepada ku..Hingga suatu saat sikap Yogi berubah ..Ia tidak memperhatikan aku lagi dan sering mengacuhkan aku..
"Kamu kenapa sih dari kemarin nyuekin aku terus" Ucap ku kesal saat melihat Yogi sedang duduk santai di kantin.
"Kamu kenapa sih dateng dateng ngomel aja kaya burung beo" Ucap nya sehingga membuat teman teman yang mendengar nya saling berpandangan dan menatap kami.
"Kok jadi marah.." Ucap ku sambil duduk di hadapan Yogi.
"Terus aku hafus bagaimana ..Kamu sendiri yang duluan ngomelin aku di depan temen temen."
"Aku gak ngomel aku cuma nanya.."
"Ah..Masa bodo aku males dengerin nya.." Ucap nya sambil pergi meninggalkan aku yang terdiam di kantin sambil memperhatikan pandangan temen temen yang menurutku terasa sedang menggunjing aku.
Kini aku pun tidak pernah menemui Yogi lagi ..Dan aku harap karena kurang nya bertemu akan membuat hubungan kami lebih baik..Namun nyata nya aku salah..Ternyata Yogi malah asyik bercanda dengan teman sekelas nya. Bahkan ia terlihat mesra karena Yogi menggandeng tangan nya..
Aku pun kesal dan langsung menghampiri Yogi.
"Apa apaan ini..Kenapa kamu malah asyik bercanda sama Susan..?" Tanya ku kepadanya.
"Memang nya kenapa lagian kita itu udah gak ada hubungan apa apa lagi.." Ucap nya ketus
"Kapan kita gak ada hubungan.."Tanya ku lagi tak mengerti
"Ya ampun Indri udah dech jangan ganggu cowok gue lagi.."Ucap Susan sambil menatap tajam ke arah ku.
"Cowok kamu.." Ucap aku tak percaya
"Iya dia cowok gue..Kenapa ?? kaget ya..? " Ucap Susan seperti meledek aku.
"Sudahlah ngapain sih ngurusin dia..Ayoo"Ucap Yogi sambil menggandeng lengan Susan..
"Tunggu dulu Yog..Aku minta penjelasan sama kamu.."Ucap ky sambil meneteskan air mata.
"Penjelasan apalagi " Ucap Yogi kesal..
"Selama ini kamu nganggep aku apa..Kenapa kamu bisa semudah itu bersama cewek lain..Aku sangat mencintai kamu Yog.." Ucap ku semakin menangis dan tak memperdulikan sekitar.
"Cinta..hhhehe sorry tapi aku gak ada rasa lagi sama kamu..Aku kira kamu cewek yang gampang tapi ternyata munafik banget.." Ucap nya sambil berlalu meninggalkan aku yang masih menangis.
"Aku memang gampang mencintai kamu tapi aku bukan cewek gampangan yang bisa kamu mainkan dan tindas begitu aja.." Ucap ku dalam hati.
Semenjak kejadian itu ..Semakin banyak yang menatap aku dengan sinis namun ada juga yang merasa kasihan terhadapku..Aku tidak memperdulikan mereka semua karena sekarang aku hanya memperdulikan diriku sendiri dan masa depan ku..
Tiga bulan telah berlalu semenjak Yogi memutuskan aku..Aku pun berencana peri ke ibu kota untuk mengadu nasib ku dan tinggal bersama tante ku adik dari mama ku yang sudah bertahun tahun merantau di ibukota..
Aku merasa keberuntungan memihak pada ku..Saat sedang mencari pekerjaan aku pun di terima oleh salah satu perusahaan yang menggeluti bidang Wedding organizer..
Aku pun bergabung menjadi salah satu marketing disana dan mulai memperhatikan penampilan ku..
Sudah setahun aku bekerja di sana dan membuat penampilan ku berubah total..Aku pun di kelilingi oleh teman teman yang sangat perduli sama aku tanpa membanding banding kan fisik nya..
Siang itu saat aku sedang asyik makan bersama rekan rekan ku tiba tiba ada yang memanggil namaku..
"Indri.." Teriak seorang cowok yang ternyata teman kerja ku..
"Eh Kak Arya.." Ucap ku sambil melangkah menghampirinya..
"Kenalin ini teman kakak namanya Yogi.." Ucap nya seraya tersenyum hangat kepadaku..
Aku pun tersenyum dan menatap teman dari kak Arya namun alangkah terkejut nya kami saat pandangan mata kami saling beradu..
"Yogii.."
"Indri.."
Ucap kami berbarengan hingga membuat Kak Arya terkejut dan kemudian tersenyum kembali..
"Kalian saling kenal.."Tanya Kak Arya kemudian
"Ah gak Kak cuma pernah ketemu aja beberapa kali.." Ucap ku santai kemudian aku pun ijin untuk bergabung kembali bersama teman teman ku yang menunggu ku di meja makan
Sementara Yogi begitu terkejut hingga ia terdiam begitu lama dan terus menatap ke arah ku tanpa berkedip..
"Cantik ya.." Ucap Kak Arya sambil menyenggol bahu Yogi dan membuat Yogi tersadar..
Hari hari berikut nya Yogi selalu mendatangi tempat kerja ku..Alasan nya untuk menemui Kak Arya tapi nyata nya ia selalu mengganggu ku dengan tatapan dan pesan yang selalu ia kirimkan setiap 1 jam ..
"Indrii..Aku mau ngomong sama kamu.." Panggilnya saat melihat aku keluar dari kamtor hendak pulang.
"Maaf aku buru buru.." Ucap ku tak menggubris dirinya..
"Tolong berikan aku kesempatan lagi.." Ucap nya sehingga membuat langkah ku terhenti dan membalikan badan ku ke arah nya..
"Kesempatan untuk apa.." Tanya ku sedikit emosi..
"Untuk aku bisa kembali menjadi pacar kamu".
"Gak perlu.."Ucap ku tegas
"Kenapa..?" Tanya nya keheranan..
"Karena aku orang yang pernah kamu buang saat kamu mendapatkan mangsa baru.." Ucap ku datar..
"Aku janji aku gak akan menyakiti kamu lagi." Ucap nya sambil memohon..
"Tapi aku gak bisa menjalin hubungan dengan orang yang sama untuk kedua kalinya.." Ucap ku sedikit emosi..
"Tapi aku menyesal.." Ucap nya sambil berlinang air mata..
"Penyesalan memang selalu datang terlambat agar kita bisa memperbaiki diri kita selanjutnya..Dan mohon maaf jangan kamu ganggu aku lagi..Karena aku mantan mu dan seterus nya tetap mantan mu..Bukan pacar mu..Permisi.." Ucap ku sambil berlalu meninggalkan dirinya yang terlihat begitu menyesal telah mencanpakkan aku dahulu..
"Aku memang bodoh karena selalu menilai orang dari fisik nya.." Ucap Yogi sambil meneteskan air mata penyesalan
Tamat