Dimalam yg gelap dengan hujan deras dan badai, terlihat sesosok ramping yg berlari melintasi penjuru hutan yg sunyi.
Tidak terlihat takut sedikit pun dengan keadaan yg kini terjadi pada nya. Dikrjar segerombolan orang yg tentunya sangat berbahaya, tapi perempuan itu tidak gentar atau pun takut bagi nya hal seperti itu ada hal biasa yg sering terjadi.
"Sialan!!!" Teriakkan dari segerombolan itu dengan marah." Cepat tangkap jalang sialan itu!!" Suruh nya dengan marah.
Sedangkan yg di teriakkan malah dengan gesit melompat dan menghindar dari serangan mereka.
'Heh, ga akn pernah kalian bisa nangkap aku.' Sinis perempuan itu dalam hati nya.
Perempuan itu adalah seorang pembunuh bayaran yg di kenal sebagai red angle.
Karena warna mata nya yg jarang di temui yaitu warna merah ruby.
Nama asli nya adalah sellea laurene.
Bagi nya hidup di dalam kawasan dunia bawah adalah seru baginya. Selain karena dia menyukai tantangan dia juga berniat balas dendam kepada orang yg sudah membunuh keluarganya.
Berlari dengan gesit hingga tak sadar bahwa kini dia hampir dekat dengan tebing curam. Dengan reflek yg cepat dia berhenti.
Srukkk
" shit, hampir saja aku mati, kalau tidak dengan cepat berhenti" gumamnya.
Berbalik dan melihat segerombolan musuh yg juga berhenti." Heh sekarang kau tidak dapat kemana² lagi sialan" ujar salah sati dari gerombolan itu.
"Oh benarkah?"tanya sellea dengan remeh.
" kau!!" Geramnya.
" cepat tangkap jalang sialan itu, jangan biar kan dia lolos" suruh nya.
" hem, tapi sepertinya kalian tidak akan berhasil" ucap sella.
Semabri mundur perlahan.
' sepertinya ini jalan tetakhir ku.ap boleh buat deh, dendam ku jugasudah terbalas, tidak salah nya aku juga harus tenang bukan. Baiklah mari kita mati, tapi tidak sendiri' gumam batin nya pelan sembari seringai tipis terbit di bibir merah itu.
"Hem sepertinya sudah saat nya ya" ujar nya sembari kembali melanggkah mundur hingga tepat berdiri dibujung tebing.
" hey apa yg kau lakukan, cepat lah kalian semua jangan biar kan dia mati dengan melompat" marah nya sembari kembali menyuruh
" upps selamat tinggal" tanpa aba² sella langsung melompat dan tidak lupa pula dia mengabil bom peledak yv sudah dia siapkan dan langsung melemparnya kearah gerombolan itu.
" sial, cepat mundur wanita itu melempat bomm!!" Teriak sang pemimpin kelompok itu.
Namun naas mereka tak dapat menghindar dan boom itu meledak dan menghancur kan tebing dan seluruh kelompok itu bahkan sella sendiri juga kena imbasnya.
' hah lega nya, aku sekarang bisa tenang dan dapat bertemu ayah dan ibu' ujar pelan sella dalam hatinya.
' ibu ayah tunggu aku' senyum tipis menghiasi wajah nya dan kegelapan pun menelan kesadaran nya.
Akhir dari seorang red angle.
Tapi tidak ada penyesanlan bagi nya, karna itu adalah balasan setimpal baginya.
" itulah balasan setimpal bagi yg berbuat slah, setiap apa yg akan kita lakukan ada kalanya berpikir dulu sebelum bertindak atau sekuensi nya akan membuat mu menyesal"___sans dr author yg manis.
.....@_storyes_sad_.....Ziella>_<