Di sebuah desa, ada anak kecil yang sangat suka dengan kucing, ia memelihara dua anak kucing dan satu induk kucing. Alisa selalu memandikan kucing nya satu kali seminggu.
Tetapi di suatu hari salah satu anak kucing nya mati, ia sangat sedih dan kecewa pada dirinya sendiri karena merasa tidak bisa menjaga mereka dengan baik.
Setelah beberapa minggu berlalu, anak kucing itu mulai tumbuh menjadi anak kucing yang besar. Kucing itu diberi nama Chiki karena warna bulu nya yang berwarna kucing dan mirip seperti jajanan yang sering dibeli Alisa. Sedangkan induk kucing di beri nama Moli.
Chiki sangat suka bermain dan makan. Tikus di rumah Alisa habis karena ditangkap oleh kucing nya Chiki. Tetapi sayangnya ketika Alisa pulang dari rumah nenek, kucing itu terlihat tidak bertenaga. Seharian itu ia terus tidur tanpa makan sama sekali. Alisa menganggap hal itu wajar karena dia pikir kucing nya itu kelelahan karena sering bermain.
Keesokan harinya, di pagi hari Alisa bertugas menyapu teras rumah, Ia mencium bau tidak sedap dari samping rumahnya. Setelah ia selesai menyapu ia pun melihat ke arah samping rumah, Alisa melihat bangkai Tikus tergeletak disana.
Sepertinya Chiki keracunan, karena Tikus yang ia makan itu memakan racun tikus. Alisa merasa khawatir karena setelah diberi obat kucing masih belum ada perubahan. Malam nya Alisa membantu ibu memberikan obat kepada Chiki, namun kondisi nya tidak membaik bahkan ia sempat kejang kejang. Keesokan harinya Alisa harus merelakan kucing nya karena Chiki tidak bisa di selamatkan dan berakhir mati.
Sekarang Alisa benar - benar sedih, dirinya kehilangan anak kucing yang sangat di sayangi nya. Tinggal lah induk kucing yang menjadi satu-satunya kucing di rumah Alisa sekarang.
~ TAMAT ~