Tentang Shara yang masih terjebak di dua belas,Shara yang tak bisa lepas, dari dunia fana fantasi semata, yang ia buat dikala sepi tanpa ada yang mendampingi.
Shara yang berusaha untuk keluar dari delusi, Shara yang berusaha setengah mati melawan dirinya sendiri, Shara yang mencoba bangkit dari kegagalan ditengah ketidak berdayaan.
Shara yang selalu sendiri bertemankan sepi, pun membuat temannya sendiri. Shara yang nyaman dengan fatamorgananya, Shara yang terjebak di alam bawah sadarnya
Shara ingin kembali ,namun apa daya, semua tak semudah kata, dunianya terlalu nyaman atau kenyataan yang terlalu mengerikan??
Shara sudah berusaha namun apa? Semua masih sama, ia masih terjebak di fana nya, ia masih belum sampai di dunia nyata. Bukan tak ingin kembali, tapi Shara sudah kepalang nyaman dengan semua.
Didunia nya ia bisa bahagia, ia bisa mendapatkan apapun yang ia suka. Tanpa perlu berdrama ia bisa hidup bahagia. Di dunianya tak ada kata menderita tak ada kata sengsara sangat kontras dengan dunia nyata. Di dunia nya Shara punya seseorang yang bisa ia percaya, ia andalkan tanpa ada penghianatan.
Namun bukankah semua hanya khayalan,yang ia idam kan. Bukankah semua kebahagiaan ini hanyalah sebuah fatamorgana belaka. Yang nyatanya tak akan pernah Shara gapai dan dapatkan . Shara benci kenyataan itu, dimana dunia tak berjalan sesuai keinginan nya, namun bukankah begitu seharusnya... Memangnya Shara siapa?
Shara hanyalah seekor ulat yang gagal bermetamorfosis menjadi seekor kupu kupu, nyatanya ia hanya lah seorang anak yang gagal melewati ujian kedewasaannya. Ia gagal di masa emasnya, ia gagal di waktu terbaiknya.