sebelum menghilang, Alvian adalah lelaki barandalan berumur 25 tahun, yang suka balapan liar dan suka bikin onar.
Alvian juga memiliki geng motor yang di beri nama " Serigala Hitam " yang di takuti banyak orang selain dari pembalap liar lain nya.
selain memiliki geng motor, Alvian termasuk ketua geng motor liar tak kenal ampun dan sangat sadis itu.
hingga suatu malam di mana malam itu adalah malam jum'at suro, Alvian berencana ingin tour bersama dengan anggota geng motor nya ke sebuah gunung.
sebelum pergi Alvian sempat di beri peringatan dan larangan dari sang nenek yang sudah lama merawat nya hingga dewasa, namun bukan nya di turuti Alvian malah semakin nekat untuk pergi dan melanggar semua larangan sang nenek Yanti berumur 70 an itu.
" cu...?!! ohook...ohook... cu...?!! jangan pergi cu..?!! teriak sang nenek pada Alvian
" aaahhk... Vian tetap ingin pergi nek?? jangan larang aku..?". balas Alvian pada nenek nya dengan memberes kan semua keperluan tour nya.
" cu...??!! jangan pergi, ini adalah malam jum'at suro?? ini sangat bahaya buat kamu cu...?!!. teriak nenek Yanti memperingati cucu nya
" aaahhkk... nenek jangan tahayul deh?? jaman sekarang mana ada hal seperti itu, pokonya Vian tetap mau pergi?". kata Alvian yang selesai membereskan pakaian nya lalu segera menghidup kan motor dan langsung pergi, tanpa memparduli kan larang nenek nya.
setelah beberapa saat Alvian kini sudah sampai di tempat di mana ia janjian dengan teman - teman segeng nya di beskem " Serigala Hitam " di mana semua anggota Alvian sudah berkumpul semua menunggu kedatang ketua nya.
" hoi...?? ketua kita sudah datang nih, weesst...??! ganteng banget deh ketua kita??". ucap salah satu anggota geng Alvian yang bernama Jefri yang sedikit lebih muda dari Alvian.
" iyya dong... kalau ketua itu, harus sigap dan ganteng??. ucap Alvian yang memuji diri nya
" ya sudah kalau gitu, tidak ada yang ketinggalan lagi kan?? kalau tidak, kita segera berangkat??!!. sambung Alvian sambil memberi arahan pada seluruh anggota nya.
di saat Alvian dan anggota lain nya mengendarai motor masing - masing menuju gunung itu, namun di tengah jalan tiba - tiba ada seekor kucing hitam melintas di depan motor nya. sehingga Alvian ke hilangan ke seimbangan menderai motor nya sampai motor nya masuk ke sebuah hutang rindang.
" meong...??!! suara kucing hitam yang hampir di tabrak oleh Alvian
" aaahhhkk.. dasar kucing sialan??!!. teriak Alvian kearah pergi nya seekor kucing hitam itu, namun tidak memperhatikan jalan di depan nya.
" Vian...?!! awas...?!! teriak semua anggota geng motor Alvian serentak, karena melihat ketua nya masuk kedalam hutan.
" aaaahhhkk.... aaaahhkk....??!! suara Alvian yang berteriak karena ke hilangan keseimbangan, lalu masuk kedalam hutan.
seketika tour malam itu jadi kacau karena Alvian kecelakaan dan masuk kedalam hutan, semua anggota geng motor Alvian pun sudah berusaha mencari nya sampai di tempat di mana ia terjatuh, hingga masuk juga kedalam hutan mencari ketua nya. namun mereka tidak ada yang menemukan Alvian sampai akhirnya mereka semua lelah dan memutus kan untuk berbalik arah pulang.
" Vian... low di mana, jawab kita dong??. teriak salah satu teman perempuan Alvian bernama Luxi cantik, hidung mancung dan juga body seks. Luxi juga memiliki perasaan pada Alvian, walaupun ia sangat kejam dan sadis namun memiliki paras yang sangat menarik hati.
selama Alvian belum di temukan, Luxi tak henti nya berteriak menelusuri hutan tempat di mana Alvian terjatuh dengan mata berkaca - kaca.
sampai pada akhirnya salah satu anggota geng motor Alvian bernama Jefri memutuskan untuk segera berhenti mencari ketua nya sebelum malam semakin larut, membuat Luxi tidak terima keputusan Jefri. karena berhubungan Alvian belum di temukan, membuat Luxi sangat cemas dan khawatir.
" oke teman - teman sekalian...?? berhubung ketua kita Alvian belum di temukan, sebaik nya kita segera pulang dulu?? sebelum malam semakin laut, kita lanjut kan saja besok untuk mencari ketua kita Alvian?? terima kasih". ucap Jefri kepada seluruh anggota nya sambil memberi kan arah agar segera pulang
" engga Jef...?? gw tidak mau pulang sebelum menemukan Vian". kata Luxi yang menolak arahan Jefri pada nya.
" tapi Lux...?? kita tidak mungkin temukan Vian malam ini, sebelum malam semakin larut sebaik nya kita segera pulang". ucap Jefri kepada perkataan Luxi sambil menarik lengan Luxi untuk pergi.
Flashback~01
Hari pertama
setelah sadar Alvian merasa bingung melihat keadaan nya yang baik - baik saja, tanpa bekas luka sedikit pun tertinggal di badan nya.
namun yang membuat Alvian sangat terkejut dan bingung karena seingat dirinya ia mengalami kecelakan hingga motor masuk ke dalam hutan, tetapi setelah melihat dan menelusuri kenapa ia tiba - tiba berada di sebuah desa seperti tak berpehuni karena tidak seorang pun yang ia temui. namun tanaman bunga dan pepohonan di sana tampak sangat terawat.
di tengah penelusuran nya di desa itu, tiba - tiba terdengar suara orang berteriak namun tak ada wujud.
" hai kau Alvian...?? selama kau berdara di sini, tolong jaga dan rawat lah desa itu beserta tanaman - tanaman nya". suara seseorang berteriak namun tak ada wujud, membuat Alvian panik dan ketakutan.
" hai kau Alvian...?? kau tidak akan lari ke mana pun, kau akan tetap tinggal di desa itu?? sebelum kau berjanji akan merubah perilaku buruk mu itu dan sebagai hukuman, kau tinggal lah di desa itu. sambung suara seseorang itu yang berbicara kepada Alvian yang berusaha lari dari tempat itu
" hahaha.... berjanji lah Alvian...??! berjanji lah... selama kau masih keras kepala, kau tidak akan keluar dari desa itu.. teriak suara seseorang itu sebelum menghilang.
sehingga membuat Alvian terjatuh tersandung dengan urat pohon besar di desa itu.
" hai siapa kau...?? jangan gak berani menakut - nakutiku?!!. teriak Alvian setelah tersandung urat pohon besar, namun suara itu tidak ke dengaran lagi.
" hoi... jangan cuma perdengar kan suara saja, kalau berani keluar dan hadapi gw secara langsung??. teriak Alvian lagi kepada suara itu dan tetap tidak ada jawab
" heemm...heemm...hahaha...?? pasti kau sudah ketakutan kan, dengar suara gw?? kau pikir gw takut". ucapan Alvian membawa kan angin yang sangat kencang di barengi sesosok bayangan hitam mengelilingi nya.
" hahaha... ternyata begini wujud kau, itu tidak membuat gw tekut??. teriak Alvian pada bayangan hitam yang terus mengelilingi nya.
" hahahaha.... hahahaha....??!! suara tertawa sesosok bayangan itu
" hahahahaha... siapa yang telah membangun kan ku... berani - berani nya mengganggu tidur ku, hahahahah...?". suara sesosok bayangan itu berbicara karena Alvian mengganggu tidur nya, sambil memperlihat kan wujud yang besar dan hitam.
Alvian yang melihat wujud bayangan hitam itu tepat di hadapan nya membuat nya jadi keringat dingin dengan ketakutan mulai memenuhi hati nya yang keras dan angkuh
" hai kau, apa kau yang telah membangun kan tidur ku?? kau yang telah mengganggu istirahat ku?". ucap bayangan hitam itu setelah melihat Alvian berdiri tepat di hadapan nya.
" jika kau yang melakukan nya, maka terima lah akibat nya?? hahahaha....?". ucap bayang itu sambil mendekati tempat di mana Alvian berdiri.
sedengakan Alvian dengan segala kekuatan dan tenaga yang masih tersisa berusaha lari dari kejaran makhluk bayang hitam itu, hingga tak menyadari kalau diri nya semakin tersesat di desa itu.
ketika bayangan hitam itu berhasil mengejar Alvian, tiba - tiba ada seekor Serigala hitam datang menolong nya sampai berubah bentuk menjadi seorang wanita yang sangat cantik.
dengan tiga kali cakaran bayangan hitam itu akhirnya pergi menghilang, sementara Alvian sangat tidak menyangka kalau di jaman seperti ini masih ada hal semustahil ini.
setelah bayangan hitam itu pergi, seorang wanita itu lalu melihat dan mendekat ke arah mana Alvian berdiri terpelongo.
" hai, apa kamu tidak apa - apa??. tanya seorang wanita itu pada Alvian
" ka... kamu si... siapa?? ja... jangan mendekat, ka... kamu adalah siluman serigala" ucap Alvian pada wanita itu agar tidak mendekat pada nya.
" hahaha... kamu gak usah takut?? aku tidak biasa memangsa manusia, dan kamu gak usah menufik?? kamu adalah seorang manusia yang lebih sadis dan menakutkan dari seekor serigala mana pun". ucap seorang wanita serigala itu pada perkataan Alvian yang dan menjelas kan bahwa perilaku nya lebih kejam dan lebih sadis melebihi seekor serigala.
" ka... kamu ta... tahu dari mana?? sebelum nya, kita tidak pernah bertemu??. ucap Alvian sambil bertanya pada wanita itu.
" aku adalah Sri, aku adalah penghuni desa yang kamu tempati?? dan aku yang telah membawa mu kemari, karena kehidupan mu di dunia penuh dengan dosa". ucap wanita yang bernama Sri kepada Alvian
" Sri, heemm.. nama yang cukup bagus, tapi kau adalah siluman serigala?? hahahah....?!!. ejek Alvian pada Sri karena wujud nya seperti serigala.
" hai kamu, jangan mengejek ku seperti itu?? karena sebenar nya kau pun seperti aku?? hahahah...?". ucap Sri yang balas mengejek Alvian yang sebenar nya juga seorang serigala hitam yang buas dan kajam.
" hahaha... sudah lah, ayo ikut dengan ku?? aku akan menunjukan, gimana kau bisa bertahan hidup di sini tanpa menyakiti hewan lain". ucapan Sri membuat Alvian kembali terheran, kalau tidak memangsa hewan lain gimana bisa ia bertahan di desa ini.
Flashback~02
Hari Kedua
bagi di dunia nyata malam sudah berganti malam dan malam berganti dengan siang, namun di tempat Alvian berada bagai kan malam yang panjang dan tidak pernah berganti siang dan kalau pun ada cahaya itu hanya berasal dari kilat langit yang selalu mendung dan bergemuru.
hari - hari Alvian hidup di dalam desa aneh dan tak berpehuni bersama dengan seorang gadis cantik, tapi bukan manusia biasa. namun Sri adalah gadis yang sangat baik, periang dan tidak suka melukai hewan lain, dan kalau bertahan hidup cuma memakan daun - daun kering dan madu bunga. itu pun Sri harus bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan hidup nya sendiri dengan menanam bunga - bunga di sekitar desa itu.
melihat kebiasan Sri seperti itu, membuat Alvian semakin bingung dengan gadis yang bersam nya. dalam pikiran Alvian
' kenapa ada seorang gadis seperti ini, ia bisa dengan mudah menangkap dan memangsa hewan yang ada di hutan itu, tetapi kenapa ia malah bersusah menanam bunga - bunga untuk di jadi kan makanan". kata Alvian dalam hati dengan lamunan tak menentu.
" hai, ngapain kamu?? liat aku seperti itu, apa wajah ku ada bulu serigala?? liat nya biasa aja dong". kata Sri yang membuyar kan lamunan Alvian.
" e...engga... gw tidak liat kamu, jadi siluman jangan geeran??. ucap Alvian mencoba mengalihkan pembicaraan
" udah, kamu gak usah bohong?? gue bisa tahu, apa kamu jujur atw gak?? cepat jawab atw kau yang menjadi mangsa pertama ku". ucap Sri yang menyuruh Alvian untuk jujur, lalu mengacam agar tidak berbohong lagi.
" iya iya, gw jujur?? tapi, ko kamu bisa tahu apa yang gw pikir..... ucapan Alvian tiba - tiba terhenti karena Sri menyuruh nya agar capat bicara
" udah, jangan banyak omong?? ayo cepat bicara". ucap Sri sambil mengeluar kan kuku dan taring nya untuk menakut - nakuti Alvian
" ii... iyya gw bicara sekarang, o...ohi Sri santai dong, jangan emosian". ucap Alvian dengan wajah ketakutan melihat kuku dan taring Sri tiba - tiba muncul.
" maka nya, ayo cepat bicara?? jangan bikin aku marah??. kata Sri yang berpura - pura marah pada Alvian.
" sebenar nya gw mau....?? tiba - tiba pembicaraan Alvian di hentikan lagi sama Sri, karena tidak kuat menahan ketawan nya melihat muka Alvian yang sangat lucu karena ketakutan.
" hahahahah.... sudah - sudah ahahahah.... muka kamu lucu banget ahahaha.... aku cuma bercanda kok... ahahaha..?? ucap Sri sambil tertawa lapas melihat tampan Alvian yang sangat lucu dengan keringat bercucuran di kening dan leher nya.
namun bukan nya marah, Alvian malah ikut tertawa melihat gadis aneh di dapan nya itu tertawa lepas.
sejak itu perilaku Alvian semakin lama semakin baik dan lembut, di mana Sri selalu menemani hari - hari Alvian dan mengajari banyak hal untuk menghargai orang lain. walaupun sebenar nya masih banyak orang di luar sana yang berperilaku buruk selain diri nya, tetapi Alvian berusaha mengubah diri nya yang buruk menjadi seseorang lebih baik di masa depan.
Flashback~off
Hari terakhir
hingga suatu hari di mana desa itu kembali di serang makhluk yang kajam dan buas, Alvian bersama dengan Sri berusaha melindungi desa yang mereka tempati dengan bantuan serigala lain. di mana Sri berubah wujud seperti serigala dan melonglong memanggil kawan serigala nya untuk turut membantu mengusir makhluk kejam dan buas itu.
Alvian yang tidak tahu cara berubah wujud, hanya melawan kawanan makhluk kejam dan buas itu dengan wujud manusia, hingga beberapa saat kawanan serigala Sri sempat terpojokan oleh makhluk itu.
dan Alvian melihat Sri di lukai oleh kawanan makhluk itu dan hampir menewas kan Sri, tanpa di sadari oleh Alvian tubuh nya dipenuhi kekuatan yang tidak pernah di miliki nya dan berubah wujud seperti seekor serigala hitam besar, kajam dan mematikan.
" hhoooaarrhh...??!! suara aungan Alvian yang berubah menjadi serigala hitam besar, kejam dan mematikan
datang menolong Sri yang hampir terbunuh makhluk kejam dan buas itu, dangan satu kali cakaran makhluk itu semua nya kalah dan sirnah.
" aaahhhkk... Vian...??!! aaaahhhkk.... suara teriak Sri yang sudah melemah
" Sri... kamu harus bertahan, gw pasti akan menyelamat kan mu". ucap Alvian setelah sampai dan memangkuh kepala Sri yang penuh luka.
" maaf, Vian... aku harus pergi, mungkin ini lah saat nya... aaaahhhkk...??!! ucap Sri yang menatap Alvian dengan tatapan sayu sambil membelai rambut Alvian.
namun Alvian tidak bisa menyelamat kan Sri yang sudah di penuhi luka dan nyawa nya sudah di ujung tenggorokan nya, sebelum meninggal Sri sempat berpesan pada Alvian.
" engga Sri... engga, kamu harus bertahan?? jangan tinggal kan gw??. kata Alvian yang tiba - tiba air mata nya pecah melihat gadis tanggu dan aneh kini terbaring melemas di pangkuan nya.
" Vian... kamu harus tahu satu hal, aku sangat mencintai mu dan selama aku bersama mu?? aku bisa punya teman dari dunia nyata". ucap Sri semakin terisak karena napas nya yang terputus - putus.
" Vian... kamu sudah berhasil mengubah diri dan bisa menjadi seseorang yang lebih baik, kamu bisa kembali ke dunia nyata sekarang aaaahhhkk...?!! kata Sri yang napas nya semakin terputus - putus.
" engga Sri... engga... gw tidak bisa tinggalin kamu dalam keadaan seperti ini??. kata Alvian yang di barengi air mata kesedihan melihat gadis yang sangat di cintai nya berakhir seperti ini.
" Vian... setelah kamu nanti kembali ke dunia nyata, kamu harus menjadi seseorang yang lebih baik dan suka menolong orang yang membutuhkan". kata Sri sebelum meninggal
" Vian...?? aku tidak meninggal, aku akan tetap hidup di dalam hati dan pikiran mu?? aaaahhhkk.... selamat tinggal Alvian". ucap Sri untuk yang terakhir kali sebelum tubuh nya sirnah seperti debu yang berterbangan.
" Sri...?!! jangan tinggal kan gw, gw juga sangat mencintai mu?? aaaahhhkkk... hiks hiks hiks??. teriak Alvian setelah Sri meninggal dalam pangkuan nya dan sirnah seperti debu yang terbang.
setelah Alvian menyadari kalau Sri memang benar - benar meninggal kan nya, ia pun segera kembali di dunia nyata dengan jalan yang sudah di tunjukkan Sri sebelum meninggal.
Alvian pun mengikuti arah di mana Sri menunjuk kan jalan untuk nya, dan setelah Alvian menelusuri jalan itu. ia pun tiba tepat di depan rumah nenak nya.
Alvian sangat bersedih sehingga tidak menyadari kalau diri nya sudah sampai di rumah nenek Yanti.
" cu...?!! akhir nya kamu pulang juga cu...?!!. teriakan nenek Yanti membuat Alvian tersadar dan kembali bingung, lalu mengangkat kapala dan melihat ke segala arah.
yang membuat Alvian bingung kenapa diri nya tiba - tiba sudah ada di depan rumah nenek nya, lalu kemudian berbalik ke belakang. tidak ada hutan atw pedesaan di sana, tetapi Alvian tetap menjalan kan amanah yang di pesan kan Sri pada nya. agar menjadi seseorang yang lebih baik dan tidak kembali berandalan seperti dulu.
sejak ke pulang Alvian dari desa itu, Alvian sekarang jauh lebih baik. walaupun diri nya masih menjadi ketua geng motor, namun sikap nya jauh lebih baik dari Alvian yang dulu.
sementara Luxi yang melihat perubahan sikap Alvian, semakin membuat nya jatuh hati dan lebih memperlihat kan ketulusan cinta nya apa Alvian. begitu pun Alvian dengan senang hati menerima Luxi sebagai pasangan dan Sri tetap no. 1 di dalam hati dan pikiran Alvian.
terima kasih🙏🙏🙏
By : Ema syahriana