Diangkat dari kisah yang diceritakan oleh nenek moyang zaman dulu.
======
Disebuah desa tinggalah sebuah keluarga.
Keluarga itu memiliki seorang anak gadis yang sangat cantik. Dia adalah anak tunggal. Usianya sekitar 15 tahun. Sebut saja namanya Yuna.
Kebetulan desa yang mereka tinggali masih terkenal kental dengan tradisi dan aturan" nya. Benar" desa yang dipandang baik oleh masyarakat sekitar.
Hingga pada suatu hari, tanpa diduga ternyata anak gadis dari sepasang suami istri ini tiba" hamil. Orang tuanya sangat marah dan kecewa dengan kelakuan anaknya.
Bagaimana tidak, ini adalah aib yang sangat besar bagi keluarga mereka. Apalagi dengan kondisi desa yang sangat ketat dengan aturan.
"Dasar anak kurang ajar!. Kau benar" membuat malu keluarga!. Katakan padaku sebenarnya siapa yang telah menghamilimu?!". ujar sang Ayah
Namun anak gadis itu hanya terduduk sambil menangis. Dia tidak menjawab apapun.
"Sudahlah Pak. Sekarang kejadian sudah seperti ini. Kita hanya bisa menyembunyikan nya". sahut sang ibu membujuk dengan raut wajah penuh kesedihan.
"Mau disembunyikan bagaimana?!. Itu adalah janin. Lama" perutnya akan semakin membesar!. Apa yang akan kita katakan pada semua warga desa?!. ujar ayah nya dengan emosi yang semakin memuncak
"Kita katakan saja bahwa Yuna tidak ada dirumah. Sedang tinggal dirumah bibi nya, bekerja, atau apa saja". usul si ibu
Akhirnya mereka pun mengurung Gadis itu di dalam rumah. Benar" tidak membiarkan nya keluar sekalipun. Hingga 9 bulan kemudian anak itupun lahir.
Keluarganya yang ketakutan dan kebingungan dengan pertanyaan warga di masa depan memilih untuk membuang anak itu.
"Kau simpanlah anak itu di sungai utama. Berhati" lah. Jangan sampai ada orang yang mengetahui nya". ujar sang Ayah
"Baik pak". jawab anak Gadis itu dengan raut wajah yang sedih dan terpaksa.
Sungai utama adalah sungai yang sering dipakai oleh para warga desa untuk mandi. Sedangkan untuk mencuci baju dan lainya dilakukan di beberapa terusan dari sungai utama.
====
Tak lama kemudian, sampai lah Gadis itu di sungai utama.
Sebenarnya dia sangat menyayangi bayi nya itu. Dia tidak tega untuk membuang nya. Tapi dia tau, kalau ini tidak dilakukan maka yang akan jadi korban adalah keluarga nya sendiri.
Selama beberapa waktu dia hanya duduk diam diatas batu sungai sambil menangis tersedu". Dia lihat anak yang ada di pangkuan nya, lalu diciumnya anak itu.
"Maafkan ibu nak. Ini semua salah ibu". ujarnya seraya menangis.
"Mulai sekarang kau tinggal lah disini. Jika kau haus minum lah dari orang" yang datang kesini untuk mandi." ujar si gadis pada bayi itu
Dia pun meletakan bayi nya di atas sebuah batu di dekat Air terjun sungai utama. Lalu bali dari bayi nya dia lemparkan ke sungai.
Setelah itu dia berjalan pergi meninggalkan sungai sambil terus menangis.
Tak lama kemudian bayi nya berubah menjadi seekor Lintah. Sedangkan bali yang ia lemparkan ke sungai berubah menjadi seekor ikan Mas.
Sejak saat itu setiap ada wanita yang mandi disana selalu ia hisap darahnya.
Itulah mengapa hingga saat ini Lintah paling sering kita jumpai di tempat" lembab atau basah seperti sungai, hutan, air terjun dan selalu menghisap darah.
TAMAT.
Kreator by. Rsntstngrh {nick : Siffa}