"Bang bunda sma ayah kemana"berlari kecil menghampiri bang Bian
------
Nama ku reina aku di adopsi oleh keluarga kaya.aku sangat beruntung bukan,yg dulu nya anak yg tidak di ingin kan.sekarang menjadi tuan putri keluarga kaya.Dan aku mempunyai abang angkat yang nama nya adalah Febian.aku berumur 19 thn dan abang ku 25 thn.Perbedaan yg sangat jauh bukan.
Mungkin ini yg menyebab kan abang ku menyukai ku.Aku mempunyai paras yang ayu dan tubuh yg putih bersih dan indah bak gitar spanyol itu.aku pun seperti itu yg awal nya hanya mengagumi nya,sekarang rasa itu makin bertambah.Awal nya aku merasa biasa saja karna mungkin abang angkat ku itu tidak akan melakukan hal yg lebih.Tapi aku salah,yg aku anggap tidak akan terjadi dan tidak mungkin terjadi ternyata terjadi.Dan membuat nya smakin tergila gila padaku.dan entah kenapa aku juga menyukai nya
Ini awal nya....
"Ayah sma bunda gak ada ke luar kota"kenapa,apakah kmu gak suka bersama abang tampan mu ini,dia terkekeh kecil.
"Gak abang bukan seperti itu"aku hanya heran kenapa ayah sma bunda gak bangunin aku"Aku cemberut memonyongkan sedikit bibir ku dengan imut.
"Ayah sma bunda takut menggangu mu,mereka tidak lama kok hanya beberapa bulan"
"Kalau beberapa bulan kan lama"Membuang napas kasar
"Gak papa kan ada abang"
__________
"Abang aku takut tidur sendiri,apakah aku boleh ikut tidur"
"Yah terserah kau saja"
Aku pun masuk dengan pakaian tidur yg sangat minim bahan.Yah niat nya sih cuman karna panas,eh gak tau nya mengundang sesuatu.
'dia sexy sekali'batin Febian
"Kenapa kau pakai baju seperti itu"memalingkan wajah nya yg memerah
"Iya bang hawa nya panas,gak papa kan bang"membujuk
"Yah gak papa,mungkin ini akan hujan"
"Ayo sini tidur lah"
Aku pun masuk dan tidur seranjang dengan abang angkat ku itu.Bohong kalau aku tidak memikir kan nya.Coba kalian pikir aku 19thn dan dia 25thn mana mungkin kan klo masih polos.Dan melihat abang Febian. siapa yg tidak akan terlena, tubuh nya bagus, tinggi, dan putih.
Mungkin kejadian yg akan terjadi selanjut nya pun itu ada kesalahan ku juga.
"Abang demam,kok badan abang panas dan berkeringat"meraba dada bidang Febian
"A-aku tidak papa kau tidur lah"terbata
"Apakah aku boleh memeluk mu,kau seperti nya ke dinginan bang"
Tanpa persetujuan abang aku pun memeluk nya.Dan aku merasakan desiran yg amat² berbeda.Entah apa itu.
'ini kesempatan bagiku untuk memeluk abang,mumpung gak ada bunda'
"Apa kau tidak takut pada ku rain,aku bisa saja menerkam mu"ucap nya dengan nada yg mendesis.
"Abang mau menerkam ku,???aku tidak takut"terus menelusup kan muka ku ke dalam dada bidang nya dan mencium nya.
"Emmmmnh"mengerang ke panasan
"Kita akan bukan anak² lagi rain,kita sudah dewasa,kamu ngerti kan maksud abang"ia tetap waspada dan menahan gejolak yg ada di dalam tubuh nya
"Yah ..... Raina mengerti raina kan sudah 19 thn"
"Apakah abang tidak menyukai raina???"aku menatap mata abang sendu, kuharap jawaban nya sangat memuaskan untuk ku.
"Abang menyukai mu,tapi kmu adik abang"bang febian menutup mata agar tidak terlena oleh tatapan maut ku.yg mungkin akan membuat nya menggebu gebu ingin memiliki ku.
"Kan kita bukan sodara kandung bang"aku kembali tertunduk dan mencium benjolan kecil di dada bang bian dengan sangat lembut.
"Emmmmh-aaaakh" dia kembali mengerang dan napas bian semakin menggebu dan keringat nya makin bercucuran.
"Aku tidak ingin mengecewakan ayah dan bunda Rain"
Aku tertunduk sedih jawaban yg tdk ingin aku dengar akhir nya aku dengar juga.Aku pun mencium leher bang bian dengan sedikit keras dan menandakan sedikit warna merah di sana.
"Aku mencintai mu Febian.. aku akan terus mencintai mu...sampai kapan pun"
"Meskipun itu bukan jawaban yang aku ingin kan yg keluar dari mulut manis mu Febian....Tapi aku akan tetap mencintai mu"aku beranjak dari ranjang dan pergi meninggal kan bang Febian sendiri di kamar.
Pov Febian
"Haaaaah"mengehmbuskan napas kasar
2thn aku jadi kakak angkat nya Rain,tapi aku tidak menyangka dia akan secantik dan semolek itu.Bohong kalau aku tidak menyukai nya.Laki² mana yg akan tahan dengan wanita cantik dan semolek dia.Aku bnar² menyukai nya,tapi ini salah.Aku tidak ingin mengecewakan ayah dan bunda.Tapi apa salah nya kalau aku mencoba.
Ayah dan bunda kan sering keluar kota.jadi mereka tidak akan tau dengan singkat.
Pov Raina
"Hiks...hiks....hiks"
Aku terus menangis di dalam kamar.Cinta ku sudah kandas sebelum di bangun.Aku bisa sajah menjadi gila memikir kan nya.Mengapa aku harus bertemu dengan cara seperti ini.Rasa nya aku ingin mati saja.
Pagi pun tiba,seperti biasa abang selalu membangun kan ku untuk sarapan sebelum dia berangkat ngantor.
"Rain apa kah kau masih tidur"
"Ayo sarapan bareng sebelum abang ke kantor"terus mengetuk pintu.
Aku pun keluar dengan mata yg sembab.Meskipun aku sudah sebisa mungkin menyembunyi kan nya dengan mencuci muka dan ber mekup masih saja kelihatan.
"Apa kau menangis Rain???"meraup pipi ku dengan kedua tangan nya.
"Tidak...aku tidak menangis"memanyun kan sedikit bibir ku dengan imut.
" kau bnar² sangat cantik rain"
"Bisa² aku gila karna mu"
Tiba² bang Bian memeluk ku dengan sangat erat.untung nya tidak ada pelayan di sini.Ya meskipun ada mereka berpikir karna kita seorang adik kakak dan juga kami sudah terbiasa melakukan pelukan biasa seperti ini.
"Maaf kan aku Rain"Melepas pelukan nya
"Ayo kita sarapan bareng"
Aku pun mengangguk dan mengikuti langkah nya menuruni anak tangga.
______________
Hari pun mulai malam,
"Bang bian knp belum pulang"merebah kan tubuh di ranjang.
"Aaakh....kenapa aku memikirkan nya terus dia saja tidak peduli dengan perasaan ku"
"Aaaaakhk"aku mengacak² tempat tidur karna kesal.Kesal dengan perasaan yg tidak hilang² meskipun sudah berapa kali meyakinkan, bahwa bian tidak akan bersama nya.
Aku pun terleleap dengan pakaian yg biasa aku pakai.Ya kalian pasti tau aku suka memakai pakaian minim bahan kalau tidur. Tiba² aku merasakan ada tangan kekar melingkar di pinggang ramping ku.
'tangan siapa ini,apa tangan hantu'pikiran ku kacau tubuh ku bergetar hebat,aku bnar² takut hantu.
"Tetap lah seperti ini"tangan kekar itu semankin erat memeluk ku
"Apakah ini abang??"
"Emmmmh..."dia hanya menjawab dengan deheman kecil.
"Buat apa abang ke sini???"berbicara dengan nada ketus
_____________
"Apakah kata² semalam masih berlaku??"
"Yang mna??"aku pura² tidak mengerti maksud nya.
"Apa kau bnar² lupa Rain"
"Klu kau bnar² lupa aku akan menjawab nya saja sekarang"Dia terus menelusup kan muka nya ke dalam leher ku dan mencium nya.
"Aku juga menyukai mu Rain.....selama nya akan menyukai mu"
Mata ku melebar dan senyuman ku pun mengembang,hati yg terluka kini kian membaik.
"Apa abang tidak bohog??"
"Aku tidak berbohong rain"
"Mungkin kau akan tau sekarang,bahwa aku menyukai mu jauh sebelum kau menyatakan perasaan mu kemarin"
"Bertahun² aku menahan gejolak di dalam hati ku Rain"
"Bertahun²aku menahan cinta yg sangat berapi ini Rain"
"Jadi apa kau mau terus bersama ku Rain"
Aku pun berbalik dan memeluk tubuh Febian dengan hangat.Pelukan yg selama ini aku damba kan,pelukan yg bukan bersetatus adik dan kakak.Tapi pelukan sepasang kekasih.
"Aku mau"
Tiba² Bang bian menarik dagu ku dan mencium bibir indah nan ranum milik ku.bibir yg aku pertahan kan selama 19 thn.hanya untuk diri nya seorang.
_______
Kita pun akhir nya bermalam bersama.
Aku membuka kancing kemeja nya dan melihat betapa indah tubuh Bang bian.aku terus menciumi nya dan menyisakan banyak tanda² merah di dada nya.
Bang bian merahi kembali dagu ku dan berciuman sangat panas.Dia memasukan tangan kekar nya kedalam baju ku dan mengusap setiap inci di dalam sana.Di kamar yg hening dan kedap suara ini,kami beradu ciuman.Dan hingga akhir nya bang bian tidak bisa menahan nafsu nya yg sangat membara.Yg dia tahan selama bertahun tahun.
"Apakah aku boleh ..."
"Yah tentu saja boleh .."
"Apakah bnr² tidak papa...???"
Mungkin bang bian khawatir kalau nanti aku menyesal telah memberi kan nya.Tapi aku idaak akan seperti itu.karna aku sudah memikir kan nya dengan matang.
"Asal pelan² saja ini pertama kali nya untuk ku....bang bian mengerti kan??"
Bang bian pun mengangguk pelan dan langsung menerkam ku.akhir nya kami melakukan yang lebih.lwbih dari sekedar ciuman.dan aku menyukai nya.Akhir nya aku memiliki nya.laki² yg sangat aku ingin kan.peraduan pun ber lanjut hingga beberapa ronde.Aaaaakh aku dan dia sungguh² merasa puass ......
Jangan lupa like dan komen nya
❤️❤️❤️❤️