Saat itu aku berada di kamar kosku sedang mabuk dan tidak sengaja menelpon pacarku. Waktu menunjukkan jam 1 dini hari, tak kusangka dia benar-benar datang membawa dua bungkus nasi goreng dan minuman hangat.
Tak lama kemudian aku merengek ingin dipeluk dan di cium olehnya, tak lama aku juga berkata bahwa tubuhku mulai oanas dan gerah. Aku ingin membuka baju pintaku tapi dia melarangnya sambil berkata "ayo aku suapi sebelum tidur" tuturnya. Aku mengiyakan, setelah itu kubuka baju dan celanaku secara tibatiba.. dia hanya diam dan memandangiku tanpa mengucap sepatah kata, lalu dia berdiri menuju saklar lampu dan menekannya dan lampu di kamarku padam.
Aku berbaring di atas tempat tidurku tanpa busana dan tanpa sengaja menggoda pacarku yang sedang menuju ke arahku sambil melepas pakaiannya. Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena keadaanku setengah sadar, dia berdiri di samping ku tanpa mengenakan sehelai kain. Matanya sungguh menggila, menatapku dan ingin menerkam ku cepatcepat.
Perlahan dia berpindah posisi dan berada tepat di atasku. Pandangan matanya tak terkendali, tangannya mulai meraba dua gunung kembarku dengan seksama yang membuatku geli dan mulai terangsang. Dia mulai mendekat dan melumat habis lidah dan mulutku sambil meremas toketku. Hasratnya meningkat, lalu dia hisap dan lumat kedua gunungku sampai aku teriak dan lemas. Tangannya semakin kencang, membuat diriku semakin terangsang yang dimana aku hanya bisa mengerang geli dan ke enakan. Jarijarinya kembali menelusuri tubuhku dan mengarah ke Hutan rimbaku. Disana, jarijarinya sangat pandai menari.. dia masuk dan keluarkan dengan lembut dan sedikit getaran yang membuatku hilang kendali, dia mainkan manisku dengan jemari kanannya sambil melumat lidahku dan tangan kirinya meremas payudaraku. Tak kuasa dengan permainannya sampai aku mendesah lagi dan lagi tanpa ampun sampai cairan putih bening keluar dariku dan hampir muncrat ke tubuhnya. Dia tersenyum sambil menatap mataku. Aku yang sudah mencapai klimaks meminta ampun padanya namun di abaikan. Kemudian dia bangun dan mengangkat kedua kakiku sembari menaruh di atas bahunya lalu kulihat batang besar nan panjang itu berdiri kokoh yang membuatku takut, tanpa berkata apapun batang itu di tancapkan kedalam meki ku. Aku teriak mendesah karena terlalu basah dan licin terasa geli dan enak, tangannya mendekap kakiku dan tubuhnya menggenjot hingga terasa sampai ke ujung. Tak lama, tubuhku diputar hingga tengkurap dan dia berada dibelakangku. Pinggangku di angkat dan di tarik, di masukka lagi rudal yang besar itu sampai aku ter engahengah memohon ampun kepadanya. Dia mengabaikan ku dan menggenjot sambil menepuk pantatku, desahannya juga begitu keras dan semakin keras. Salah satu tangannya menggerayahi tubuhku dan meremas payudaraku sambil menggenjot dan memainkan putingku. Tangannya yg lain mencengkram leherku.
Kami samasama mendesah, aku memberitahunya bahwa stop sebentar lagi aku akan mengeluarkannya karena sangat geli dan enak. Ucapku dihiraukan olehnya, dia terus menggenjot dan bergoyang hingga aku benarbenar lepas kendali dan muncrat. Dengan girangnya dia tidak berhenti dan genjotannya semakin cepat, aku merengek dan mendesah dengan kuat. Desahannya pun semakin lama semakin keras sampai aku tidak bisa menahannya lagi. Lalu dia berkata "enak sayang, sebentar lagi keluar". Aku menahan dengan rasa enak dan geli sampai dia benarbenar mengekuarkannya. Dan JLEBB! dia mengeluarkannya bersamaan dengan keluarnya cairanku yang hangat itu. Kami sama sama lemas dan enak, aku berbaring dan dia berpindah posisi.
Dia berada tepat dibawahku, menghadap meki ku. Kakiku dibuka dan pangkal pahaku dilumatnya dengan brutal.
" Ah! sayang, ampun, geli!" teriakku, tapi lagi lagi diabaikannya sambil tersenyum dan menatapku. Tak henti hentinya dia melumatnya sambil memasukkan jari kanannya kedalam mekiku sembari memainkan dengan lidahnya dan lagi tangan kirinya meremas payudaraku.
Aku tersentak dan menggeliat merasakan geli dan enak yang luar biasa sampai aku klimaks dan dia menjilat dan menghisap mekiku tanpa ampun. Begitu kami menghabisakan malam yang singkat ini.