Leo menggerutu kesal, setelah sekian lama berusaha menjadi sosok yang mapan agar mampu melamar wanita idamannya malah harus menerima kenyataan pahit bahwa dia tidak direstui oleh orang tua dari si wanita.
Dia meneguk minuman kaleng yang baru di beli lalu melempar kaleng itu secara asal-asalan.
"Sial, kenapa aku masih saja kurang di mata orang tuanya? apa kekurangan ku?" gerutu kesal Leo.
Salah satu sobatnya yang bernama Dimas datang menghampiri, berusaha menenangkan nuansa hatinya yang kesal.
"Kau tenang dulu, jangan panas begitu nanti kau dikira ODGJ, lagi pula lupakan si Arum, aku tahu ini sakit tapi kau gk akan bisa mendapatkan si Arum itu, sudah waktunya kau pindah haluan," ucap Dimas.
"Kau malah bikin aku tambah panas Dim, kau sahabatku bukan sih?"
Leo pergi meninggalkan sahabat nya sendirian, sementara Dimas menghela nafas sambil menggelengkan kepala.
"Sudah punya teman kayak gini," ucapnya.
Keesokan harinya...
Leo mendapati Arum tengah berjalan bersama seorang lelaki masuk kedalam bioskop, mereka berdua tampak asik sersenda gurau, itu langsung membuat hatinya menjadi panas
Leo hendak menyusul namun ternyata dibelakangnya sudah ada Dimas yang mencegahnya.
"Please jangan, nanti kau kena masalah," ucap Dimas.
"Bisa nggak kau diam dan jangan ikut campur?
Leo pun pergi dengan kesal, diluar pengawasan Dimas, ia sudah mempersiapkan rencana. Leo berhasil menemukan identitas pria yang jalan bersama Arum, namanya Aris, umur 20 tahun seorang pengusaha kopi.
"Jadi begitu, dia orang kaya, lihat saja, hubungan kalian akan ku rusak hanya dalam 3 tahun," gumam Leo licik.
Dia mempersiapkan rencana nya dan berjanji akan bisa merebut Arum dalam 3 tahun ini.
3 tahun kemudian...
Leo sudah melancarkan semua rencananya dan hari ini adalah hari pernikahan nya, dia dengan bangga di dandani oleh para penata rias sebelum pada akhirnya keluar menuju altar pernikahan.
Banyak orang yang menghadiri pernikahan nya termasuk Dimas, secara perlahan kedua mempelai saling berhadapan dan mengucapkan janji suci, penghulu pun segera mengesahkan kedua mempelai yang sudah resmi menikah.
"Dengan ini kalian resmi menjadi pasangan suami istri, bagaimana para hadirin, sah?"
"Sah!!!"
Sorak kompak seluruh hadirin.
Teman-teman Leo yakni Dimas, Ayu dan Haris bersorak memberikan ucapan selamat.
"Selamat atas pernikahan kalian.... Aris, Leo," ucap Ayu.
Benar, ini adalah pernikahan Aris dan Leo, rencana yang Leo persiapkan rupanya malah mengarahkan nya pada tujuan yang lain, dia tidak menggapai Arum namun malah menjadi milik Aris yang ternyata adalah kakaknya Arum.
Sementara itu seorang gadis yang bernama Zila (temen sekelas Leo dulu) yang hadir di pernikahan mereka karena diajak oleh Dimas merasa bingung dan kaget di waktu yang sama.
"Leo dan Aris nikah? heh? HE...!!!". ucapnya shock.
"Memang kenapa?" sahut Dimas.
"Ttttt... Tapi Leo kan..."
Dimas mengeluarkan sebuah kartu nama dari sakunya lalu memberikannya ke Zila, seketika Zila shock saat melihatnya.
"INI... Kartu nama Leo?"
Nama: Leona Lewis
Umur: 26 tahun
Gender: Perempuan.
"Aku gk heran kalau kau kaget, meski kau sekelas sama Leo, tapi kau belum kenal lama sama dia," ucap Dimas.
"Tapi kenapa dulu dia ngejar - ngejar Arum?" tanya Zila.
"Sudah berulang kali aku berusaha bikin Leo pindah haluan, supaya dia beralih ke jalan yang benar tapi ternyata tuhan punya rencana lain rupanya," ucap Dimas sambil tertawa kecil.
Zila pun hanya bisa terpaku sambil menikmati acara pernikahan ini.
Catatan kecil:
Ini cerpen pertama ku, mohon maaf jika alur cerita nya jelek😅. Jangan lupa mampir ke novel "Vtuber Become Real" agar aku semangat untuk terus berkarya.