Namaku bella, umurku 16 tahun, aku seorang mahasiswi SMA,hobiku adalah nonton anime, aku memiliki seorang kekasih dia bernama raka, umurnya 18 tahun.
Suatu hari aku dan raka sedang istirahat di sebuah kafe dekat sekolah, aku memakan seafood, dan aku lupa kalau aku alergi terhadap makanan laut dan raka tidak mengingatkan aku, keesokan harinya aku tidak masuk sekolah karna sakit. Aku mengharapkan raka menjengukku, tetapi aku tunggu hingga malam hari dia tak kunjung datang, akupun merasa tidak dipedulikan.
Keesokan harinya aku masuk sekolah dan melihat semua anak cowok dilapangan bermain bola, dan semua anak cewek berada di kelasku, aku pikir ada sesuatu yg penting ternyata ada murid cowok baru, aku merasa familiar, tetapi aku tidak peduli, aku melihat ada kalung yg berisi sebuah foto yg sama denganku.
Suatu hari aku sakit lagi setelah diberikan minuman oleh raka, dan ternyata ada obat yg dimasukkan kedalam minuman itu setelah diteliti oleh ayahku, itu karna ayahku seorang dokter yg hebat. Lalu aku bertanya tanya kenapa bisa ada obat didalam minuman itu.
Kesokan harinya aku masuk sekolah diam diam agar tidak ketemu raka, saat aku ingin ke toilet, aku lihat ada raka sedang berciuman mesra dengan teman sebangku aku, aku sakit hati dan berkata "kenapa kalian mengkhianati ku? KENAPA!?!?" dan raka menjawab "memangnya kenapa?, teman sebangku mu lebih cantik dan rajin masak, daripada kamu hanya bisa nonton anime!" "BELLA KITA PUTUS!!!" aku pergi dengan perasaan hampa.
Aku berhari hari tak masuk sekolah, hingga suatu hari aku dipaksa sekolah oleh orang tua ku, saat aku disekolah aku diledek oleh raka dia berkata "yahh kasihan gk punya ayang yah, hahahha" aku menjawab "terima kasih telah telah membuatku salting walau berakhir dengan asing" lalu aku pergi.
Entah kenapa setiap hari murid baru itu selalu memperhatikanku, dan esok harinya murid baru itu mengajak aku berkenalan, dia berkata "hai, namaku adit, namamu bella kan?" aku menjawab "hai, namaku bella, senang berkenalan" adit berkata "namamu cantik, seperti orangnya" aku menjawab "terima kasih".
Keesokan harinya aku kaget sekali karna adit menyatakan perasaan dia berkata "bella maukah kamu menjadi pacarku?" aku menjawab "ya, aku mau".
3 tahun kemudian
Aku dan adit menikah kami sangat serasi dan mesra, tetapi setelah berkali kali kami bercinta, aku tidak pernah hamil, lalu aku mengecek diriku ke rumah sakit, dan dokter berkata aku tidak bisa hamil, aku sangat putus asa, tetapi adit selalu menenangkanku, dan aku bertanya ke adit "apakah kamu masih mencintaiku?" adit menjawab "aku mencintaimu bella, aku akan membahagiakan mu dan melindungimu hingga tetes darah terakhirku" aku bertanya lagi "siapakah cinta pertamamu?" dan adit membuka kalungnya yg berisi sebuah foto dia berkata "perempuan ini adah cinta pertamaku, ini foto kami saat masih kecil, dia teman SD ku" betapa kagetnya aku, anak kecil dalam foto itu adalah aku, aku langsung memeluk adit dan berkata "anak kecil itu adalah aku" dan adit pun kaget.
1 tahun kemudian
Aku mengidap penyakit kanker, aku dirawat di rumah sakit, dan aku selalu menunggu adit datang, karna tak kunjung datang, aku khawatir, dan menonton berita, dan ada kecelakaan mobil, ternyata setelah aku perhatikan itu adalah mobilnya adit, dan semua korban pun tewas termasuk adit, aku menangis tak henti². Hingga aku juga meninggal.
TAMAT