Judul diatas mengkisahkan kisah cinta yang terjadi diperpustakaan SMA Cenderawasih.
Mengkisahkan kisah cinta pasangan yang bernama Cika dan Raka.
Cika adalah gadis yang cantik dia juga kutu buku, pintar, baik hati, dan Cika memiliki sifat yang sulit dihilangkan sejak kecil yaitu sifat manja.
Raka adalah pria yang dingin, dan dia terkenal tampan dan pintar.
Kisah ini bermula dari...
Hari ini pagi yang cerah, semua orang terbangun dari tidur mereka semalam untuk mengubah hari ini menjadi lebih baik dari yang kemarin.
Pagi ini Cika akan berangkat kesekolah diantar supir pribadinya
"Pak Rusli ayo berangkat! "teriak Cika kepada supirnya. "Mah Cika berangkat ya assalamualaikum " pamit Cika pada mamanya,
"waalaikum salam, hati hati ya sayang" jawab mama. "iya mah" jawab Cika sambil melambai.
Sesampainya disekolah....
Cika melihat sahabatnya sedang berjalan menuju kelas. "hai Gea!! " teriak Cika mengagetkan Gea sahabatnya. "astagfirullah! " teriak Gea terkejut.
"haduh Cika loh tuh ngagetin gue! " omel Gea.
"ya sorry" jawab Cika dengan manja.
"Gea" panggil Cika, "apaan" jawab Gea. "lo udah nulis rangkuman ipa kemaren?" tanya Cika,
"gue udah kemaren" jawab Gea
"iiiiisshh lo mah gitu, berarti ntar gue ke perpustakaan sendiriam donk" kata Cika dengan suara manja.
Kring...
Bell pelajaran pertama berdering, semua guru memasuki kelas sesuai jam mengajar. 1jam telah berlalu.
Kring....
Bell istirahat telah berdering, semua murid bergegas keluar kelas untuk istirahat dan jajan dikantin.
"Cika lo kekantin? " tanya Gea, "kan gue mau keperpustakaan ngambil buku paket IPA" jawab Cika. "owh iyaya. oke" jawab Gea dengan santai.
"gue duluan ya bayy" kata Cika sambil berlari.
Sesampainya di perpustakaan...
Cika berlari menuju perpustakaan.
Ketika Cika akan memasuki pintu perpustakaan.
Tanpa sengaja ia menabrak seseorang.
Lalu Cika langsung merunduk dan langsung mengambil buku buku yang terjatuh. Saat ia mendongak dia melihat pria didepannya. Pria itu juga mempungut buku buku yang terjatuh dari tangannya.
Setelah mereka selesai membereskan buku buku yang jatuh mereka kembali berdiri.
"maaf ya tadi gue buru buru " kata Cika ketakutan dan gugup. "iya" jawab pria itu dengan singkat dan jelas.
"oh ya ini bukunya " kata Cika sambil memberikan buku kepada pria itu. "iya" jawab pria itu.
Tiba tiba saat pria itu ingin mengambil buku yang diberikan Cika, tiba tiba ada seseorang yang tak sengaja menyenggol bahu Cika dengan keras. Dan membuat Cika terdorong. Ketika Cika terdorong tepat kearah pria tadi. Pria itu dengan cepat melempar buku buku yang di pegangnya ke sembarang arah dan menahan Cika, agar Cika tidak jatuh.
Dan akhirnya Cika jatuh tepat ditangan pria itu.
"eh maaf ya Cika,gue ngga sengaja " kata Reza orang yang tadi menyenggol bahu Cika. Dan reza langsung masuk ke perpustakaan.
Lalu Cika dan pria tadi bertatapan kurang lebih selama 1menit Cika merasa jantungnya berdetak agak berbeda " ada apa ini" kata Cika dalam hati. Lalu mereka tersadar setelah sahabat Cika mengagetkan mereka " gue berasa nonton drama korea " kata Gea nyinyir. Lalu Cika dan pria tadi pun tersadar.
"eh sorry ya" kaya Cika, "makannya lain kali tuh hati hati " kata pria tadi dengan nada judes dan dingin. "iishh jadi cowok judes banget " kata Gea nyiyir. "Cik kok lu malah tatap tatapan sama Raka emang lu kata lagi main sinetron apa!" kata Gea mengomentari sahabatnya dengan nada nyinyir.
"udah deh jangan kebanyakan komen, sekarang lo anterin gue masuk ke dalem buat ngambil buku paket IPA, ayo! " kata Cika sambil menarik tangan sahabatnya.
Kring...
Bell masuk telah berdering semua murid bergegas memasuki kelas mereka masing masing.
Kring...
Belk pelajaran kedua telah berdering, semua guru segera memasuki kelas sesuai jadwal pelajaran mereka.
Kring...
Bell pelajaran kedua telah berakhir semua guru yang mengajar di jam pelajaran kedua keluar dari kelas.
Kring...
Dan belk pelajaran ketiga telah berdering. Semua guru segera memasuki kelas sesuai jadwal mengajar mereka. Semua murid menikmati pelajaran ketiga dengan tertib.
Kring...
Bell pulang telah berdering. Semua murid bergegas keluar kelas untuk menuju rumah mereka masing masing.
Gea dan Cika masih menunggu jemputan mereka.
tin tin tin! suara klakson mobil bundanya Gea.
"Cik lo bareng gue aja" ucap Gea mengajak Cika.
"iya Cika bareng tante aja " ajak bunda Gea.
"ngga usah tante makasih, nanti takutnya supir aku nyariin " jawab Cika dengan sopan. "ooh yaudah tante duluan ya Cika, kamu hati hati ya" kata bundanya Gea. "yaudah Cik gue duluan ya bayy" kata Gea sambil melambai dan membuka pintu mobil. "bayy! " jawab Cika membalas lambaian dari Gea.
"duhh pak Rusli lama banget sih" kata Cika panik.
Cika pun menelfon pak Rusli. "iish pak Rusli nyebelin, masa ngga diangkat sih" panik Cika.
Tin tin suara klakson motor dari belakang Cika.
"lo belom dijemput? " tanya seorang pria yang menyetir motor tersebut. "iya, emang kenapa masalah buat lo" jawab Cika dengan judes.
Tanpa banyak bicara pria itu turun dari motornya dan memakaikan helm kekepala Cika, Cika pun pun merasa heran. Pria itu langsung menarik tangan Cika dan menyuruh Cika naik ke motor.
"naik" kata Pria itu menyuruh Cika
"maksud lo gue dibonceng lo? " kata Cika masih bingung. "udah naik cepetan" kata pria itu lagi.
"ni cowo baru juga ketemu sekali, diperpustakaan udah sok akrab aja" kata Cika dalam hati.
Saat di perjalanan...
"lo cowo yang tadi di perpustakaan kan? " tanya Cika, "iya" jawab pria itu dengan jawaban singkat, "nama lo siapa? " tanya Cika, "nama gue Raka" jawab pria itu."oohh" jawab Cika. "rumah lo dimana? " tanya Raka pada Cika, "rumah gue diperumahan merpati regency. blok b" jawab Cika.
Sesampainya dirumah Cika...
"makasih ya Raka atas tumpangannya " kata Cika berterimakasih ."iya" jawab Raka dengan singkat. "gue jalan dulu" pamit Raka.
" mana lagi pak Rusli " kata Cika dengan nada kesal. " pak Rusli!! " teriak Cika. " sayang jangan teriak teriak donk" kata mama.
"ada apa ya non" kata pak Rusli. " pak Rusli kenapa tadi ngga jemput aku" kata Cika dengan kesal .
" maaf non tadi saya disuruh jemput ibu " jawab pak Rusli, " kan pak Rusli bisa kabarin aku lewat telfon" kata Cika dengan kesal, "maaf non" jawab pak Rusli.
Keesokan paginya...
Pagi ini pagi yang cerah.
Cika menelfon sahabatnya " Ge nanti lo temenin gue ke perpustakaan nasional ya" kata Cika ,"iya siap " jawab Gea, " yaudah nanti lo gue jemput di rumah lo aja ya" kata Cika, " oke lah" jawab Gea, "oke bayy" kata Cika, "bay" jawab sahabatnya.
Sesampainya Cika dirumah Gea...
Tin tin klakson mobil Cika memanggil Gea.
"bun Gea jalan ya! " pamit Gea, "ya sayang hati hati" jawab bunda Gea yang sedang ada didapur.
"owh ya Cik lo kemaren dijemput siapa jadinya? " tanya Gea sambil menutup pintu mobil. "kalo gue ngomong gue dianter Raka bisa bisa gue diceramahin Gea" kata Cika dalam hati. "Cik " panggil Gea. "ooh gue kemaren dijemput pak Rusli kok" jawab Cika berbohong. "owh oke" kata Gea.
Sesampainya diperpustakaan nasional...
"ago masuk Ge" ajak Cika
"ayo" jawab Gea. sebelum mereka masuk ke perpustakaan nasional mereka harus mengisi nama dan tanda tangan diselembar kertas yang diberikan petugas perpustakaan nasional.
Cika memasuki rak buku, bagian eksiklopedia
Gea memasuki rak buku, bagian novel
Setelah menemukan buku novel yang ingin dia baca Gea langsung duduk di kursi kosong dan membaca.
Sementara Cika masih mencari buku yang akan ia baca. Saat Cika akan mengambil buku yang sudah ia pilih, tangannya tidak sampai meraih buku itu. Lalu Cika mengambil kursi kosong untuk mengambil buku tersebut. Saat tangannya menggapai ternyata masih belum sampai. Dan ia pun jinjit agar bisa menggapai buku tersebut.
Tiba tiba Cika terpeleset dan ia tak bisa menjaga keseimbangan dan tiba tiba seseorang menahan Cika agar Cika tidak jatuh kebawah.Dan kini Cika jatuh di tubuh seorang pria yang menyelamatkan nya dan sebagian tubuhnya dilantai.
"aww" kata Cika kesakitan lalu ia menoleh kebelakang nya ternyata itu adalah Raka, Cika pun merasa heran, mengapa setiap dia akan terluka pasti Raka selalu datang untuk menyelamatkannya.
"Raka! ayo sini gue bantu bangun" kata Cika teriak pelan,dan Raka menggapai tangan Cika. Lalu Raka memegang tangan Cika dengan erat. Namun Cika tidak kuat menarik Raka untuk bangun. Dan membuat Raka jatuh lagi tapi kali ini Cika tertarik tangan Raka dan membuat Cika ikut terjatuh tepat berhadapan dengan Raka.
"sorry ya, tapi makasih juga ya" kata Cika, "iya" jawab Raka dengan singkat. Raka pun mengambilkan buku yang tadi ingin Cika ambil, dan Raka berikan pada Cika. " lain kali minta bantuan sama pekerja di perpustakaan ini jangan sok soan " kata Raka. " iya gue tau " jawab Cika dengan judes dan langsung membalikan badan dan jalan menuju kursi kosong dekat Gea.
Cika meminjam 1 buku di perpustakaan untuk ia baca dirumah. Gea tidak meminjam buku. Setelah selesai mereka segera pulang.
Saat diperjalanan...
"Cik kita berenti direstoran seafood ya" kata Gea
"oke, kayaknya lo kelaperan" ledek Cika " ,"ya iyalah gue laper banget tau" kata Gea.
Sesampainya direstoran seafood...
"mba saya pesan lobster saus pake nasi sama es jeruk manis 1" kata Gea memesan makanan. "Cik lo apa" tanya Gea. "mba saya udang sausnya 1 sama es jeruk manis nya 1" kata Cika memesan makanan.
Setelah selesai makan mereka segera pulang
"Cik gue ngga bareng ya pulangnya " kata Gea. "loh kenapa Ge " heran Cika, " bunda gue minta temenin ke moll dan gue ntar dijemput bunda gue" jawab Gea, " yaudah deh ,gue duluan ya" kata Cika kecewa.
Sesampainya dirumah...
Cika langsung masuk kekamar dan membantingkan tubuhnya di kasur. "duhh capek" kata Cika lelah.
Keesokan paginya...
sesampainya disekokah Cika langsung berlari menuju perpustakaan untuk mengembalikan buku paker IPA yang ia pinjam.
Saat didepan pintu perpustakaan Cika berpapasan dengan Raka yang akan keluar dari perpustakaan .
"ow" kata Cika terkejut. "kenapa? " tanya Raka heran. " owh ya kebetulan kita ketemu disini. ikut gue" kata Cika sambil meletakkan buku paket Ipa dimeja yang ada didepan perpustakaan.
"kemana? " tanya Raka heran.
Ternyata mereka berada ditaman belakang sekolah
Cika mengajak Raka ke taman belakang sekolah.
"mau ngapain disini" tanya Raka.
"gue mau tanya sama lo" kata Cika
"kenapa sih setiap kita ketemu pasti lo hadir sebagai penyelamat gue" kata Cika nyerocos.
"jangan jangan lo ngikutin gue jangan jangan lo mata matain gue" kata Cika pede.
"atau jangan janga.. " baru saja Cika akan melanjutkan perkataannya Raka langsung meuntup mulut Cika dengan telapak tangannya.
Dan Raka berbicara pelan tepat dihadapan Cika.
"karna gue sayang sama lo dan gue ngga suka kalau ngeliat orang yang gue sayang terluka" kata Raka, dan setelah berbicara Raka langsung menurunkan tangannya dan jalan santai kedepan meninggalkan Cika.
"maksud lo" tanya Cika, dengan pipinya yang memerah.
"I Love you Cika! " teriak Raka dari kejauhan sambil menunjukkan tangannya yang ia bentuk love.
"I Love you too Raka! "teriak Cika membalas perkataan Raka, sambil berlari mengejar Raka.
"berarti kita pacaran? " tanya Cika pelan.
"iya sayang" jawab Raka dengan pelan juga.
****
akhirnya Cika dan Raka jadi couple goals di SMA Cenderawasih.
Terima kasih untuk kalian yang sudah membaca cerpen aku.
mohom maaf kalau ada kata kata yang tidak nyambung mohon dimaklumi.
*Terima kasih*