Sila adalah gadis polos yang masih duduk dibangku SMP , ia cukup pintar dikelasnya.
saat masih kelas 7, sila menjadi juara kelas namun setelah naik kelas 8 nilai sila cukup menurun.
mungkin karena saat itu sila mengalami masa pubernya dan mulai memiliki rasa suka terhadap teman lelakinya.
Sila memiliki teman bernama Rio yang adalah ketua kelas juga sang juara kelas.
Sila yang tidak mengetahui bahwa Rio menyukainya.
Sila selalu bertanya tentang pelajaran yang tidak dimengerti dan juga sering bertanya soal PR.
lalu Rio meminta Sila menyimpan nomor telepon Rio dengan maksud apabila nanti kesulitan PR tinggal mudah menghubungi.
betul nomornya sudah Sila simpan tetapi Sila tidak pernah menghubungi rio.
keesokan harinya tiba-tiba rio lupa tidak mengerjakan PR lalu bertanya kepada sila.
"sil apa kamu sudah mengerjakan PR?"
"iya aku sudah mengerjakan" jawab sila.
"lalu mengapa kamu tidak memberitahuku, padahal kamu sudah menyimpan nomorku?" jawab Rio dengan kesal.
" loh,, aku pikir kamu sudah mengerjakannya, maaf rio" jawab sila sambil bergumam dalam hati (padahal dia adalah orang yang selalu rajin mengerjakan PR, kenapa bisa lupa sih)
Rio kembali menjawab "iyasudah lain kali beritahu aku, nanti wa aku ya biar aku tau nomormu"
"baik rio" ujar sila
setelah mereka sudah saling memiliki nomor telepon satu sama lain, setiap hari mereka chating.
meskipun terkadang yang dibahas diluar soal pelajaran ,seperti menanyai mereka sedang apa.
dikelas Rio memiliki sahabat yang bernama fendy..
fendy mengetahui bahwa rio menyukai sila, akibatnya fendy selalu menatap sila dengan menyeringai dan juga fendy selalu mendekati sila dengan gurauan.
sila mengira bahwa fendy menyukai sila, tetapi sila tidak terlalu memperdulikan itu.
disisi lain setiap hari ada temen cowo yang beda kelas selalu mendatangi kelas sila. Cowo itu bernama yuda.
yuda ke kelas sila hanya untuk bertemu dengan cewe temen sekelas sila yang bernama diah.
Diah adalah cewe yang digoda oleh yuda.
Yuda menyukai diah, tetapi diah selalu menolak yuda.
sementara itu Sila yang selalu melihat yuda ditolak oleh diah merasa kasihan.
"kenapa sih diah tidak mau sama yuda, yuda kan cakep" pikir sila dalam hatinya.
karena setiap hari sila melihat yuda, sila merasa bahwa ia mulai menyukainya.
dan setelah yuda mengetahui bahwa sila teman dekat diah, akhirnya yuda meminta nomor sila dengan maksud ingin bertanya tentang diah.
yuda selalu chating Sila dengan maksud curhat soal bagaimana caranya dapetin diah.
sila selalu menyemangati yuda dan menyuruh yuda untuk selalu bersabar.
sementara itu fendy membocorkan rahasia rio ke sila bahwa sebenarnya rio menyukai sila.
dan fendy selalu menjodohkan sila dan rio.
disukai oleh rio itu sebenarnya hal yang menguntungkan bagi sila, bagaimana tidak,, setiap ada ujian rio selalu berbagi jawaban kepada sila.
bahkan ketika sila remidi, rio selalu membantu sila.
hal itu membuat teman sekelasnya merasa iri pada sila dan ketika ujian selalu sila yang disuruh untuk menanyakan jawaban kepada rio. karena jika teman lain yang bertanya rio sedikit pelit memberi bantuan jawaban.
setiap hari rio dan sila bertemu dengan tatapan rio yang penuh rasa suka terhadap sila. namun sila sudah lebih dulu menyukai yuda.
sehingga pada suatu kesempatan rio menanyai sila " sil, dihati agung ada fela, dihati fendy ada ifa, dihati gufron ada diah, terus dihati kamu ada siapa? "
tanpa ragu sila menjawab "ada yuda"
"yah kok bisa yuda sih sil?" tanya rio kembali.
"iya rio saat ini memang yuda yang aku sukai, memangnya kenapa rio?"
" tidak apa sila, kamu mungkin belum mengerti" jawab rio dengan sedikit kecewa.
keesokan harinya sekolah seperti biasa.
sila menyapa rio seolah tidak pernah ada ungkapan apapun diantara mereka.
namun nisa teman sila yang adalah tetangga rio memberitahu sila " eh sil kamu nolak rio ya?"
"engga tuh aku sama rio ga ada apa apa cuma temen biasa aja, seperti aku dan kamu gini" jawab sila.
"asal kamu tau aja sil, si rio patah hati tau, dia sampai nangis saking sukanya sama kamu" imbuh nisa
namun sila tetap tidak percaya dengan perkataan nisa soal rio.
setiap hari rio tetap seperti biasanya , rio tidak pernah menunjukkan bahwa ia sedang patah hati.
Rio dan fendy tetap bermain seperti biasa dengan sila, bahkan fendy tak henti tetap menjodohkan rio dan sila.
setelah lama kemudian sila putus dengan yuda, karena ketahuan yuda selingkuh dengan adik kelas yang jauh lebih cantik dari sila.
sila patah hati namun tidak terlalu menujukkan kegalauannya. sila tetap ceria seperti biasa tetap bercanda tawa dengan rio dan fendy.
disamping itu sila tidak mengetahui bahwa rio dekat dengan cewe lain, sila berpikir bahwa mereka dekat hanya karna mereka adalah osis, jadi mereka selalu bertemu dan komunikasi.
esok harinya tiba tiba rio berubah, ia menjadi pendiam tidak banyak tertawa atau mendekati sila.
"ada apa dengan rio ya, tumben dia tidak tersenyum kepadaku bahkan dia sama sekali tidak menyapaku, kenapa dia diemin aku" pikir sila
lalu ketika jam istirahat suana kelas penuh dengan gosip yang kabarnya rio punya pacar.
sila tidak terlalu peduli dan percaya itu..
"eh sil kamu tau tidak?" tanya nisa sembari menghampiri sila
"ada apa?" jawab sila
"itu si rio sekarang punya pacar loh"
"oh ya siapa?" tanya sila dengan penasaran
"rini, temen kelas sebelah yg dulu sekelas sama kamu"
"owalah rini, cocoklah sama rio mereka kan sama sama anggota osis" jawab sila yang sedikit ada rasa cemburu
"pantas saja rio hari ini sangat berbeda kepadaku" ucap sila dalam hati
"denger denger nih katanya yang nembak duluan itu si rini bukan rio" lanjut nisa
sila semakin terkejut dan berucap dalam hati "rio memang cowo baik ya, dia bahkan tidak mau melukai perasaan cewe, aku jadi sedikit menyesal menolak cowo sebaik rio"
namun hari berikutnya rio tetap menyapa sila akan tetapi tidak sedekat dulu.
suatu ketika osis mengrekrut anggota baru,
Sanah adalah anggota osis yang juga merupakan sahabat sila, jadi sanah menyarankan supaya sila dan ayu ikut gabung menjadi anggota osis.
ahirnya sila dan ayu terpilih dan menjadi anggota osis.
setiap kali ada rapat osis, mata rini sesekali melihat ke arah sila dengan penuh rasa tidak suka.
sila mengetahui dan tidak terlalu memperdulikan rini.
ketika osis dibagi beberapa kelompok untuk menyiapkan pendaftaran siswa baru, kebetulan sila dan rio ada dalam satu kelompok yang sama. jadi timbulah rasa cemburu rini.
rini semakin tidak suka jika rio selalu dekat dengan sila, dengan berbagai cara rini selalu berusaha agar semuanya tau bahwa rio adalah milik rini.
setiap hari rini menyuruh rio untuk memarkirkan motor rini.
ketika rio menuntun motor rini terkadang rio berpapasan dengan sila.
sila yang menunduk karna tau bahwa ia sedang diawasi oleh rini.
sila sangat menyukai novel, sila berniat meminjam novel milik rio yg bergenre komedi.
ahirnya rio bersedia meminjami sila novel tersebut.
setiap hari sila membacanya, ketika novel itu sudah tamat ia baca lalu sila menulis dibagian belakang novel "terimakasih rio" tulis sila dengan pensil.
dan esok harinya sila mengembalikan novel kepada rio.
tiba tiba datang rini menemui sila dan bertanya "kamu ada hubungan apa sama rio?"
"kami cuma berteman, dan aku hanya meminjam novel milik rio" jawab sila
"jadi kamu masih punya nomernya rio?"
"iya kenapa?"
"tolong ya jangan ganggu rio lagi, hapus nomer rio" perintah rini dengan nada marah kepada sila
ahirnya sila merasa sedih dan menemui rio lalu bertanya "ada apa rio? salah aku dimana? aku hanya meminjam novel tidak ada niat yang lain"
rio diam tidak menjawab sila lalu pergi meninggalkan sila.
sejak saat itu sila tidak pernah berbicara dengan rio. semuanya terasa canggung tidak ada lagi canda tawa diantara mereka.
namun mereka selalu dipertemukan saat ada uji prestasi sekolah sila dan rio salah satu yang terpilih untuk mewakili sekolah ikut lomba prestasi.
sehingga setiap pulang sekolah mereka ada kelas tambahan, sedangkan rini tidak mungkin menunggu rio.
ada beberapa siswa yang terpilih salah satunya ada sanah sahabat sila dan juga fendy sahabat rio.
jadi mereka selalu bertemu dan belajar bersama.
disisi lain rini mengikuti ekstrakurikuler pramuka, ia juka sesekali pulang sore.
dan tanpa disangka rini menyukai kakak pembina pramuka bahkan rini menjalin hubungan dengan pembina pramuka tanpa diketahui oleh rio.
lama kemudian rini ketahuan namun rio masih memaafkannya.
ketika kenaikan kelas sila tidak lagi sekelas dengan rio, tapi sekelas dengan rini.
dikelas tetap saja rini tidak pernah berbicara dengan sila.
namun semester dua kelas 9 dibagi menjadi kelas A B C D . dimana kelas A adalah kelas unggulan yang siswanya berprestasi.
lagi lagi sila bertemu dengan rio dikelas 9A
sedangkan rini ada dikelas 9C.
lalu rini menyukai teman sekelasnya yang bernama ifan ahirnya rini memilih putus dengan rio.
setelah itu rio kembali mendekati sila, mungkin karena rio tidak perlu lagi menjaga perasaan rini yg lebih memilih laki laki lain.
ahirnya rio kembali menyatakan perasaannya kepada sila dan sila menerimanya.
ketika perpisahan sekolah mengadakan rekreasi ke tempat wisata pantai.
dengan naik bus rio memilih duduk dengan fendy.
sedangkan sila duduk dengan yana.
sila tidak terlalu biasa naik bus ahirnya sila mual dan pusing. disaat itu rio menunjukkan betapa peduli dan perhatian ia kepada sila.
memberi sila obat agar tidak pusing.
ketika sila tidur tiba tiba ada seorang teman yang mempotret sila diam diam lalu ditunjukkan kepada rio. rio sangat menyukainya..
rini dan ifan ada diposisi duduk paling belakang mereka bermesraan tanpa diketahui para guru.
ketika sampai dipantai sila bermain dengan sahabatnya, saling menyiram air dan melempar pasir bersama teman cewe yang lain.
rio melihat sila dari kejauhan..
memperhatikan sila yang tersenyum bersama teman temannya.
lalu ombak yang sedikit besar datang menghempas sila dan teman temannya hingga baju sila sedikit terbuka. rio langsung menghampiri sila dan membantu menutup baju sila.
"emm terimakasih rio"
"iya sila , aku tidak mau cewe yang aku suka pakaiannya terbuka" jawab rio
sila yang tersenyum malu langsung menyirami rio. dan mereka bermain dan tertawa bersama.
sepulang rekreasi, rio membeli kalung berwarna kuning untuk diberikan kepada sila.
rio menyuruh fendy untuk menyampaikan kepada sila, namun sila tidak bisa menemui rio.
sila masih tidak mau jika ada orang lain yang mengetahui hubungan sila dan rio.
hingga kelulusan sekolah rio menyampaikan sesuatu hal kepada sila.
"sila kita break dulu ya, orang tuaku berpesan supaya aku fokus sekolah dan harus bisa masuk SMA favorit tempat ayahku sekolah dulu, mereka takut nilaiku menurun jika aku berpacaran"
"iya rio tidak apa, semoga tercapai segala keinginanmu" jawab sila
setelah lulus sekolah rio dan sila terpisah karena mereka berbeda sekolah, namun sesekali mereka bertemu dijalan saat mau berangkat sekolah.
rio menatap ke arah spion motornya dan melihat sila dibelakang sambil memberikan senyum manisnya.