Aku duduk terdiam melihat begitu banyak bintang yang berkilau,hembusan angin malam membuat ku kedingan.aku melihat jam ternyata sudah larut malam.aku pergi meninggalkan tempat itu.saat di jalan aku melihat,seseorang laki laki berkacamata sedang di bully dengan segerombolan anak anak nakal aku tak tinggal diam dan menegur anak anak itu.hey bocah ucap ku..anak anak itu pun melihat ke arah ku dengan tatapan tajam ha?,bocah?apakah kau buta wanita jalang? Ucap salah satu dari rombongan mereka.hahaha aku tertawa kecil saat salah satu mengucap jalang ke pada ku.
ha jalang ucap mu dasar bocah tak tau sopan santu.heleh bacot ucap anak dengan poster badan besar...bukan kah betul kau wanita jalang keluar larut malam itu adalah wanita jalang.ucap laki laki dengan poster tubuh besar itu,rombongan mereka mepertawakan ku.
Oke oke cukup sudah lelucon mu bocah sebaik nya kalian semua pulang ini waktu kalian pakai popok agar tidak mengompol bayi kecil,cih desah anak laki kali itu ohh cerita nya wanita jalang ini ingin menjadi pahlawan untuk si cupu ini,eh cupu ucap anak laki laki itu dan mendorong bocah cupu.hey ucap ku apa maksud mu berbuat kasar seperti itu.
apa masalah mu jalang apa kah dia pelangan mu?sambil menujuk ke anak culun itu,sang culung mendegar nama nya hanya menunduk dan terdiam.huff,dasar bocah sialan aku pun mendang bagian alat kelamin bocah laki laki itu sang empuh yang merasakan dan menahan sakitt,dasarr jalang sialan,masa depan kuuuu ucap bocah laki laki itu dan meringis ke sakitan.dan rombongan mereka menolong bocah yang sedang menagis itu.hey bocah kacamata ayo lari ucap ku dan menarik bocah culun itu..
Ha...ha... Desah desih karen kami berdua lari dengan cepat.
Apak kakak haus?,ucap bocah culun itu dan memberikan sebotol air minum.
Ini kak aku ada air minum,ucap bocah culun itu.
Baik lah ucap ku dan mengabil dan meminum ya sampai habis,tak lama itu aku pun tersadar....ya ampun bocah kacamata maaf kan aku,aku lupa menyisahkanmu..ucap ku sambil memohon maaf,kau pasti juga haus.
Tak apa kakak aku masih punya satu di tas ku,ha...sukurlah,kalau lu masih ada.
Em.....eem....te...rimaa...kasihh kaka ucap bocah itu samabil terbantah bantah,buat apa ucap ku sambil menaikin alis ku dengan bingung.
Kaka sudah menyelamat kan ku kalau saja kakak tidak ada mungkinn...,bocah itu terdiam saat ingin mengucap kan kata mungkin.
Karena aku ini kepo ya tingkat dewa jadi penasaran dengan lajutan kata mungkin..
Mungkin apa bocah kacamataa dengan nada keras dan tangan yang di lipat.
Emm,anu kakak terimakasih untuk semuanya aku akan pulang naik bis,terimakasi ucap bocah itu sambil menunduk.dan pergi meninggal kan ku.aku hanya melihat tubuh ya yang sudah menghilang.
Dasar bocah aneh ucap ku sambil berjalan ke arah rumah.
Ep 2 lanjut tunggu ini rame
Terimakasih btw ini cerpen awal ku loh...