Di pagi Yang cerah, matahari baru saja menunjukkan sinarnya, jam menunjukkan pukul 6:5.
Disebuah rumah besar bercak biru putih, terlihat sebuah mobil pribadi milik pak Amir, dia adalah seorang caleg desa Polman. Mobil pribadinya ia sengaja menjadikannya sebuah ambulans, agar bisa membantu para warga yang dalam keadaan darurat dan butuh pertolongan dokter secepatnya.
Biasanya warga meminta tolong padanya jika ada suatu kecelakaan atau ada pasien yang ingin dirujuk.
Hari itu, suasana masih dingin, kendaraan baru beberapa yang lewat.
Istri pak Amir yang bernama Bu Mirna itu sedang menghirup udara segar diteras rumahnya, namun tiba tiba saja terdengar suara aneh didekat mobil ambulans suaminya.
" Suara apa itu?"
Dia pun mendekat ingin mengecek suara apa yang dia dengar. Suara itu mirip dengan suara ketukan.
Namun disaat sudah mendekat, dia melihat seorang anak kecil laki laki, kepalanya botak dan berkulit putih.
Karna saat itu suasana masih pagi dan masih aga gelap, dia pun mengira bahwa anak itu tuyul.
Dia sontak kaget dan berteriak melihatnya. Anak kecil itu pun juga kaget mendengar ibu Mirna teriak, dan membuatnya langsung menangis.
Suaminya pun keluar bersama dengan beberapa tetangga, mereka keluar karna mendengarnya berteriak.
Mengetahui bahwa anak kecil itu menangis, membuatnya sadar bahwa anak kecil itu bukan tuyul.
" Ada apa ini?". Tanya suaminya." Tadi ibu kira anak itu tuyul, tapi ternyata bukan." Jawabnya.
" Ya ampun, siapa anak ini, kenapa anak kecil yang berusia 3 tahun ini ada didepan rumah." Ucap pak Amir sambil menggendong anak kecil itu dan menenangkannya.
" Itu anaknya si ansar pak." Kata pak dito, dia adalah teman ansar.
Mengetahui bahwa itu anaknya ansar, segeralah dia menggendong anak itu dan membawanya pulang kerumah ansar.
Sesampainya dirumah ansar, dia segera memberikan anak kecil itu ke ibu dan ayahnya.
" Yang kali anakmu dijaga dengan baik, masa dia bisa nyebrang ke jalan raya, untung jalanan masih sepi." Kata pak dito.
" Maaf pak dito, tadi pintu samping terbuka, jadi kami tidak melihatnya keluar. Naufal ini bikin ibu khawatir." Anak itu bernama Naufal, tiba digendongan ibunya dia pun berhenti menangis.
Setelah memberikan anak itu, dia pun segera pulang.
Sejak saat itu, mereka pun menjaga anak mereka dengan lebih teliti lagi.
Naufal memang suka kabur, dan saat dia kabur, dia akan berlari kencang agar tidak ketahuan.
Satu pelajaran yang bisa diambil, jagalah anak kalian yang masih kecil dengan baik. Jangan sampai anak kalian hilang entah kemana dan baru sadar bahwa anak kalian sudah hampir celaka