Pada saat aku yang tersiksa semua orang membenci ku karena aku selalu menjadi anak yang berbakti kepada orang lain tetapi semua orang membenci ku dengan perlahan lahan namun aku selalu bersabar dalam menghadapi cobaan yang kurasakan adalah siksaan yang sangat pedih.
Hingga aku mati di berbagai macam cara dari waktu ke waktu yang terulang kembali.
Namun tiada daya yang menghimbau kepada orang musyrikin yang beraneka ragam tetapi ada seorang pemuda yang tampan itu menemani aku untuk berlindung kepada-nya dari kejauhan terlihat tampak tidak senang.
Kemudiannya seorang pemuda tampan itu sangat gelisah melihat anak yang tersiksa karena adanya perubahan atau perbedaan antara yang satu dengan yang lain.
Hingga aku mati di tangan rasulullah.tetapi pemuda tampan itu sangat sedih karena kehilangan seorang aku hingga saat ini.tiada daya dan upaya melainkan pertolongan rasul.