Kenapa? Kenapa bisa? Itu pertanyaan ku dalam otak. Padahal hari ini adalah hari ulang tahun ku tapi entah kenapa rasanya tidak ada yang spesial.
Kenapa di saat umur ku bertambah justru kebahagiaan untuk menyambut nya tidak ada.
Dari pagi aku hanya berdiam diri di dalam kamar dengan kegiatan rutin ku. Apalagi jika bukan membaca novel online. Rasanya tubuh ku remuk redam karena terlalu banyak rebahan. Maklum anak mageran, tubuh pemuda tapi jiwa jompo.
Sampai teman ku satu-satunya datang ke rumah. Memang kami ada rencana keluar sebagai perayaan ulang tahun ku.
Mita nama nya. Dia membawakan ku kue yang dipesan dari Surabaya padahal tempat tinggal kami di Blitar.
Tinggi sekali kan effort nya. Aku juga tidak tinggal diam, seperti rencana sebelumnya aku mengajak Mita pergi ke kota untuk makan di mie gacoan.
Btw aku baru pertama kali makan di tempat itu. Ramai? Tentu saja. Ya singkat cerita kami selesai di tempat itu. Lalu kami berlanjut pergi ke alun-alun.
"Mari nikmati hari ini sebelum besok ujian hidup" seruku.
Waktu kami habiskan sembari melihat orang-orang pacaran. Apa aku cemburu melihat? Tidak mungkin. Kami saja sibuk dengan ocehan tidak bermutu. Jika saja orang lain melihat pasti mengira kami adalah pasien RSJ yang kabur.
Tapi apa peduli kami? Itu bukan urusan kami yang penting kita happy saja.
"Thanks buat hari ini" ucapku. Beruntung aku memiliki teman meskipun hanya satu. Di saat semua teman ku jauh, ya aku sadar sih jika kelakuan ku bikin ilfil.
Tapi tidak apa, mereka berhak memilih.
Meskipun rasanya hari itu tidak ada yang istimewa, tapi aku senang bisa menghabiskan waktu ku dengan tenang sebelum badai ujian datang.