setiap manusia, pasti akan ada cobaan yang selalu menyertai, dari lahir hingga mati pula.
Seperti aku, seorang gadis biasa yang tinggal di desa, kecamatan Polewali mandar tepatnya didaerah Sulawesi barat.
Perekonomian keluarga yang demi hari semakin menipis itu membuat aku terdiam tak berdaya.
Bantuan pemerintah yang selalu ibuku terima tiap tahun itu juga sudah hilang. Sekelompok orang mungkin sengaja menghilangkannya, ingin membuat hidup kami musnah, sensara dan menderita.
Ibu menangis dalam hati, tak ingin mengungkapkan kesedihannya, tapi kami sebagai anak tau bagaimana perasaannya.
Aku yang sekolah DiMTSn 1 Polewali mandar, yang fasilitasnya saat semester itu harus menggunakan hp pun ikut bersedih. Tak tau harus minjam hp siapa untuk semester.
Air mataku kembali menetes disepanjang malam. Tak bisa menerima kepahitan hidup ini.
Saat semester tiba, aku tidak membawa hp kesekolah, hp Kakaku yang biasa aku pinjam untuk semester juga, Kali ini tak bisa aku gunakan. Lantaran dia memerlukan hpnya mengurus urusan yang penting.
Ibuku hari itu datang menghadap kesalah satu guru yang ia temui didepan perpustakaan. Menceritakan semua tentang ku, bagaimana keadaanku saat ini.
Saat aku pula lewat didepan guru itu, guru itu tiba tiba memanggilku. Aku bilang padanya kalo aku sedang menuju ruangan semester dan tidak memiliki hp.
Dia memberi tau aku kalo ibu aku datang. Lalu dia menasihatiku dan berusaha untuk membuat aku kuat.
Tak sadar, kedua pasang mataku mengeluarkan air mata. Aku tersedu sedu dan sangat sedih mendengarnya.
Namun disaat aku tiba diruangan semester, seorang guru yang tau bahwa aku tidak memiliki hp memutuskan untuk meminjamkan hpnya sama aku. Aku terima tawarannya.
Ternyata masih banyak orang baik didunia ini, yang mengerti nasib hidupku.
Apa artinya hidup ini, jika banyak orang yang membenci keluargaku. Apa salahnya keluargaku, mengapa Dimata mereka begitu membenci keluargaku.
Aku mohon tuhan, berilah keadilan untuk kami🤲🤲🤲.
cari makan saja pas Pasan, kadang kami harus memasak beras yang sudah tidak layak dimakan.
Bukalah hati orang orang yang telah membenci kami, amiiiiin 🤲😭😭😭