Bacaaa, lalu menangislah jika ingin menangis....
Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika saudaramu sudah sama sama berumah tangga.
Akankah hubungan itu masih sama ketika masa kecil dahulu? ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi.
Ketika ada yg mengganggumu kemudian kau panggil kakakmu, lalu dengan badannya yg lebih besar dia membelamu Karena kau adalah adiknya.
Atau ketika kau membela adikmu yg memang bersalah demi sebuah kata Karena dia adikku.
Ketika makanan yang dihidangkan ibumu, di bagi bersama saudaraku Satu makan tempe maka semua tempe. tak ada yg dipilih kasih satu makan telor maka dibagilah telornya jika hanya satu butir.
Atau ketika Ayahmu pergi kondangan dan membawa satu tempat makanan pasti berebut makanan kesukaan. tapi ujung ujungnya makan bersama dalam satu wadah.
Ah.....betapa akan sangat dirindukan hal hal seperti itu.
Akankah moment kebersamaan itu masih ada ketika kalian sdh berumah tangga??? entahlah....
Ketika satu menjadi kaya yg lain hanya biasa saja. ketika satu menjadi org terhormat sementara yg lain hanya jd rakyat biasa. atau ketika yg satu telah menjadi sangatlah alim. tapi yg lain masih mencari jati diri. belum dibukakan hidayah.
Maka selayaknya saudara tetaplah saudara dilahirkan Dari ibu dan bapak yg sama. maka darah saudaramu juga sama denganmu sudah sepatutnya saling mengingatkan,
saling membantu, saling bergandengan tangan. karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu.
Ketika kau menjadi kaya. saudaramu tidak akan meminta hartamu tapi dengan bangga dia akan berkata pada semua orang "lihatlah...saudaraku sudah jadi orang kaya".
Yang jadi ujian adalah ketika saudaramu terpuruk. akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu untuk merengkuhnya???.
Coba tanya hatimu sendiri. Karena saudara bkn hanya perkara harta, bkn pula masalah yang bermartabat atau tidak
bukan pula masalah siapa yg dekat pada Sang Pencipta atau tidak, tapi ini masalah hati😥.
Ingatlah belum tentu saudaramu yg terpuruk akan selamanya terpuruk, mungkin juga dia yang sekarang jd orang brutal esok juga akan tetap sama.
Dan belum tentu yang sekarang kaya akan selamanya kaya, yang sekarang alim akan tetap alim. karena hanya Tuhanlah yang tahu.
Jagalah saudaramu selagi ada, dalam keadaan apapun. Krn kelak dia juga akan menjagamu. walau pun hanya lewat doa.
***
Seperti diriku yang dalam keterpurukkan namun tetap kokoh karena mereka💞
~END~