Namaku Nabila aku mempunyai teman bernama vina dia sangat dekat dengan ku, dia sangat baik kepadaku tapi pada suatu hari dia bercerita kepada ku tentang kejelekan Revan "hei Nabila tau gak aku dapat kabar bahwa si Revan itu mabuk-mabukan", "hah beneran masa sih?" Jawab aku, "iya beneran dia mabuk-mabukan, dia mabuk-mabukan di deket daerah sini loh", "kita jangan asal tuduh dulu vin, takut nya nanti ga bener gimana?", "iya beneran loh aku lihat sendiri dengan kedua mata ku ini", "salah liat mungkin, orang revan itu anak nya baik baik kok", "kalau ga percaya sudahlah".
Pada suatu hari saat aku di sekolah aku di labrak oleh teman ku revan dia sangat marah,dia mengeluarkan kata-kata nya kasar kepada ku dan dia menghina ku juga, saat dia sedikit tenang aku menjelaskan bahwa aku tidak menjelekkan dia dan aku juga menjelaskan bahwa yang menjelekkan dia adalah Vina, dia terkejut karena yang bilang kepada dia bahwa aku menjelekkan nya adalah si Vina, dan dia juga bilang kepada ku bahwa dia di beritahu oleh si vina bahwa klo aku menjelekkan nya, aku juga pun terkejut bahwa teman dekat ku sendiri itu si bermuka dua. Setelah kejadian itu akhirnya aku memutuskan untuk tidak lagi dekat dengan si vina.