Halo, halo, haaaaiiii.
Aku datang lagi dengan membawa rangkuman materi Sharing Session di Ruang Author. Beberapa teman mungkin sudah pernah baca materi Sharing Session kita, ya.
Nah cerpen yang ini juga sama, hanya beda pemateri dan temanya aja. Di Sharing Session yang ke-5 (Sabtu, 19 Mei 2024) ini Ruang Author mengangkat tema; "Pentingnya Memahami Penggunaan Tanda Baca Bagi Penulis" dengan pemateri yang luar biasa, yaitu Kak Rafael, seorang dosen bahasa Indonesia Hukum.
Mengenai tanda baca, aku yakin teman-teman pasti sudah tahu sedikit, ya. Iya yang titik, koma, tanda tanya, dan lain-lainnya itu disebut tanda baca.
Hanya saja, aku rasa, banyak di antara kita yang belum memahami dengan baik terutama soal peletakkannya. Di mana sih seharusnya kita menggunakan tanda baca itu? Sudah betulkah atau justru selama ini kita keliru?
Menurut penjelasan dari Kak Rafael di Sharing Session kemarin. Tanda baca merupakan bagian penting dari penulisan. Beliau juga mengatakan bahwa tanda baca ialah bagian dari rangkaian kata yang disusun membentuk sebuah kalimat.
Salah satu tanda baca yang sering kita jumpai dalam sebuah tulisan adalah tanda baca titik (.)
Kak Rafael atau yang biasa kusapa Bang Rafa ini menjelaskan bahwa titik merupakan pengakhiran dari seluruh kata dalam sebuah kalimat.
Contohnya;
• Tidak. >>> Cukup hanya dengan menggunakan satu titik.
• Aku tidak melakukannya.
Yang kedua ada koma, beliau kembali menerangkan, tanda baca koma (,) adalah tanda Baca yang tersemat di bagian kata, yang di dalam rangkaian kata itu merupakan bagian antar kata.
Contohnya:
• Tidak boleh begitu, nanti kamu dimarahi Ibu.
• Jangankan dapat seribu, dapat 50 poin saja aku sulit sekali.
Selain tanda baca titik dan koma yang tak begitu asing. Kak Rafael kembali memberi kami penjelasan bahwa ada beberapa tanda baca yang tidak boleh dilupa apalagi salah dalam penggunaannya.
Misalnya seperti penggunaan tanda hubung (-)
Biasanya, demi menyingkat kata, kita seringkali mengabaikan keberadaan tanda hubung ini. Alih-alih menggunakan tanda hubung, kita justru menggantinya dengan angka 2 di belakang kata untuk kata berulang.
Contoh: Kura2 >>> seharusnya Kura-kura.
Penting nih bagi para penulis untuk selalu diingat. Untuk setiap kata berulang, gunakan tanda hubung (-), jangan disingkat, ya! Agar tulisan kita lebih tertata dan bisa terbaca dengan jelas.
Selain itu, pemateri kita juga menerangkan mengenai tanda petik tunggal (') dan tanda petik ganda (").
Tanda petik tunggal (') biasanya digunakan untuk menggantikan huruf A pada kata Akan ... dan seterusnya. Biasa juga disebut dengan apostrof (') yakni tanda penyingkat.
Contohnya:
• Kata Akan ditulis menjadi 'kan >>> 'Kan kutuai padi yang menguning.
• Kata Untuk ditulis menjadi 'tuk >>> Sudahlah, 'tuk apa bersedih, bila kamu masih bisa memulung kotak.
Selanjutnya, tanda petik ganda (") biasanya digunakan untuk membuat kalimat percakapan dalam penulisan novel, contohnya seperti:
• "Tolong, bantu saya Pak. Saya sangat memerlukan uang untuk membayar SPP anak saya."
Selain menjelaskan mengenai tanda baca, pemateri kami juga menjelaskan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kata dasar dan turunannya.
Kata turunan tersebut ada;
• PREFIKS (awalan) >>> me, di, ke, ter, per, pe, se, ber.
• INFIKS (sisipan) >>> em, el, er
• SUFIKS (akhiran) >>> an, in, wan, wati, wi, kan.
Misal:
• Kata dasar LARI, mendapat prefiks me- dan sufiks -kan, membentuk kata baru ME-LARI-KAN yang memiliki arti berbeda dari kata dasarnya.
Sebagai penutup agenda Sharing Session, beliau mengatakan bahwa hal menarik dari penggunaan pelengkap kata dasar itu, bila penempatannya salah, akan sangat mrngganggu karena merujuk pada kata dasar sesuai fungsinya
Contoh:
Merujuk pada keterangan tempat >>> di pasar, di rumah. p
Prefiks di wajib dipisah.
Berbeda dengan kata kerja.
Misal; dipecat bukan di pecat.
•••
Gimana teman-teman seru gak belajar Bahasa Indonesia? Ternyata, sebagai penulis, masih banyak nih hal yang harus kita pelajari, ya.
Di kesempatan berikutnya, kita pasti akan belajar lebih banyak hal lagi tentunya. Teman-teman tunggu saja cerpen-cerpen berisikan materi dari Ruang Author, ya.
Atau, jika kamu ingin belajar langsung dengan ahli dan teman-teman penulis lainnya, bisa langsung sekalian aja bergabung di Ruang Author.
Karena, Ruang Author merupakan wadah bagi siapapun yang ingin belajar menulis! 🤗