Seorang remaja bernama Rita yang baru saja pulang dari sekolah harus merasakan kesal, bagaimana tidak,hari ini saja dia harus beberapa kali merasa sial,di timpa papan tulis saat sedang menghapusnya, kemudian terpeleset di depan kakak kelas yang sedang duduk di depan kelasnya karena lantai licin.tidak hanya itu saja dia juga lupa membawa tugas sekolah nya sampai dia di hukum membersihkan toilet sekolah,dia hampir pingsan karena bertemu kecoa di toilet.
Sambil menggerutu, dia melanjutkan langkahnya pulang ke rumah,dia menendang batu yang ada di jalan sembarang arah,dan kemudian seseorang berteriak kesal karena terkena tendangan batu dari Rita.
"Woi...siapa sih nendang batu sembarangan? Maju Lo sini! tunjukkin diri Lo!"
Ungkap orang itu berteriak marah, yang ternyata adalah kakak kelas Rita.
Rita jelas terkejut karena ternyata yang mengenai batu yang di tendang Rita adalah crush nya. Orang yang paling dingin dan populer di sekolah, bahkan dia juga banyak yang suka tapi crush nya ini memilih untuk tidak peduli.jelas dia merasa keget dan ling-lung.
"Haduh...gimana ni? Mati aku..."
Rita berusaha menyembunyikan dirinya di balik semak-semak di pinggir jalan.
"Udah,gak usah ngumpet,gue tau Lo di situ.."
Suara itu membuat hati Rita gugup dan akhirnya keluar dari persembunyiannya dengan tersenyum canggung.
"Ah.haha...hai kak.."
Sapa Rita seramah mungkin pada crush nya tapi hanya di balas dendam tatapan tajam dan itu membuat Rita menelan ludah nya kasar.
"Senyum lagi..udah salah gak minta maaf"
Ungkapan itu hanya membuat Rita terdiam lalu kemudian menunduk.
"Maaf kak.gak sengaja kok...sumpah"
Rita meminta maaf dengan tulus sembari menunduk.lain hal dengan crush Rita,dia nyengir dan mengambil dagu Rita kemudian mengangkat nya menyuruhnya untuk melihat matanya yang berwarna hitam dan tajam.
"Kenapa gak liat aku? Kamu takut sama aku?tenang aja, aku gak bakal makan kamu"
Kata-kata itu benar-benar membuat Rita terkejut. 'aku-kamu'. Dia menggunakan kata itu? Bukan 'lo-gue' ".
Rita yang masih mencerna kata-kata itu dan masih mengira itu adalah mimpi membuat crush nya geram dan mencubit pipi Rita, tentu saja itu membuat Rita terkejut.
"Kenapa masih belum pulang? Udah mau sore loh ini"
Tanya crush Rita dengan suara yang lebih lembut dari awal.
Lagi-lagi Rita terkejut dan dengan perubahan crush nya.wajahnya bingung dan alis nya berkerut.
"Jawab dong Rita.. kenapa diem aja?"
Kali ini Rita baru tersadar dan menjawab dengan suara yang terbata-bata.
"Aa... i-itu..iya kak,aku..aku pulang pulang sendiri "
Jawab Rita melantur,crush nya tidak tahan dan pasti tertawa kecil melihat tingkah Rita yang menggemaskan baginya.
"Mau aku anterin gak?" Tawar crush nya yg membuat Rita tersentak.ingin menolak tapi hari hampir sore,kalau di terima tidak aman untuk jantungnya Rita.
Melihat keragu-raguan Rita crush nya dengan cepat menjawab.
"Yaudah ayo ikut aku,ku anterin sampe rumah,kasian kamu nya"
Akhirnya hati Rita luluh walaupun dia gugup. Dengan hati-hati Rita naik ke motor crush nya, Rita di bantu crush nya untuk naik ke motornya yang tinggi itu dan itu tambah membuat Rita salah tingkah.
Sesampainya di rumah Rita,dia di bantu turun lagi oleh crush nya untuk turun,dan sebelum crush nya pergi dia berkata pada crush nya.
"Makasih ya kak atas tumpangan nya"
Ucapkan itu di balas dendam senyuman manis crush nya, hampir saja Rita pingsan di tempat di buatnya,tapi dia berusaha untuk menahannya.
"Gak apa-apa kok,lain kali kamu pulang sekolah nya sama aku aja ya tata.."
"Tata?" Rita mengerutkan alisnya.
"Iya..tata, panggilan kesayangan aku dari kamu"
Pipi Rita di buat merona seketika,dia salah tingkah yang amat tinggi sekarang.dan dengan berusaha untuk tenang dia bertanya.
"Kok gitu kak?"
"Karena aku suka kamu ta, udah dari lama, semenjak kamu masuk ke sekolah jadi siswa baru aku suka liat kamu. I loved you ta.."
Ungkapan hati dari crush nya itu tambah membuat Rita salah tingkah di buatnya, hampir saja dia berteriak.
"Ta? Tata?. Gimana? Kamu mau kan? Jadi pacarku ta?"
Tawaran yang langka itu langsung di sambut dengan anggukan kecil dari Rita,dia tersenyum kecil dan di balas dendam seruan senang dari sang crush.
"Yes! Kita sekarang pacaran kan ta?"
"Iya kak,kita pacaran sekarang "
Mendengar kata 'kak' crush Rita langsung cemberut tidak suka.
"Kok panggil 'kak' sih? Panggil 'sayang' dong atau apa gitu"
Itu membuat Rita sedikit terkejut dan tertawa geli melihat tingkah lucu crush nya.
"Iya sayang..."
Jawaban yang di lontarkan Rita pun membuat crush nya tersenyum puas, kemudian dia memakai helm nya dan tersenyum puas.
"Maaci tata sayang.."
Sebelum melajukan motornya,dia mengacak rambut Rita dengan pelan.
"Aku pulang dulu,besok ku jemput sekolah"
Kata crush Rita dan kemudian melambaikan tangannya lalu melaju pelan dengan perasaan senang.
Sepergian crusnya,rita langsung berlari ke kamarnya dan guling-guling di kasur nya salting,dia masih belum menyangka kalau ternyata kakak kelas yang selama ini selalu bersikap dingin dan tidak peduli dengan siapapun di sekolah menyukai nya dan menjadi pecarnya sekarang, akhirnya Rita pun tertidur dengan perasaan senang.