Aku adalah siswi SMA yang kini bersekolah di SMA dirgantara. Sekolah ini penuh dengan tindak kriminal, mulai dari pembullyan, Merokok, dan tindak kejahatan lainnya. hari ini adalah hari Jumat dan aku bersiap untuk ulangan harian, Tapi aku lambat selesai sehingga aku pulang jam 6 sore. Pada saat itu aku mendengar suara Tangisan anak kecil, saat itu aku tidak menghiraukan nya dan terus berjalan. Setelah itu ada libur 1 minggu, sehingga keluargaku dan aku pergi ke museum gambar sejarah.
Museum gambar sejarah.
"Wah indah sekali!",kataku bergembira
"Iya Nak memang museum ini terkenal akan keindahannya.",kata ibu menjawab.
Setelah itu Aku pun melihat salah satu gambar.Gambar itu terlihat seperti anak kecil yang menangis di tengah hutan.
"Ibu.. Gambar apa itu?",kataku sambil menunjuk gambar itu.
"Hm?.. Gambar apa?",Kata ibu keheranan.
Aku pun heran dan suara tangisan Anak kecil kembali terdengar.
"Apa ibu mendengar suara itu?.. ",kataku ketakutan
"Sepertinya kamu kecapean,ibu tidak mendengar suara itu sama sekali.emang suara apa itu?",Kata ibu
Aku pun diam dan berkata kepada ibu bahwa Benar aku kecapean.
Setelah kami melihat beberapa gambar sebentar, kami Pulang ke penginapan kami. dan aku tertidur pulas saat di malam hari.
... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Tiba-tiba aku terbangun di sebuah hutan belantara.
"a-aku dimana!?",kataku Dengan Ketakutan
Tidak ada yang menjawab perkataanku dan Aku mulai memikirkan hal ini sendiri..
"Apa jangan jangan.. Ini hutan yang Aku lihat di gambar tadi?!",kataku
setelah itu ada suara yang mengatakan bahwa dia adalah Teman masa kecil ku.
Aku keheranan setengah mati mendengarnya.
"teman masa kecil?..",Kata ku keheranan
"kamu masih ingatkah aku?.. apa dia mencuci otakmu?..",katanya dengan suara serak.
Saat itu aku terbangun dari mimpiku dan hari telah menjadi pagi.
"Nak! Ayo sini sarapan!",teriak ibu
"Baik bu-"
Sebelum aku menyelesaikan kalimatku ada suara yang sama dari mimpiku.
"Jangan patuhi dia! Dia iblis!"
"Ada apa denganmu?"
"Aku tidak percaya denganmu meski kau adalah teman masa kecilku!",teriak aku
Setelah itu aku bergegas pergi ke ibu dan memakan sarapan..
Saat itu, aku merasa sangat pusing dan jantungku terasa sakit.
"Nak, marilah dengan tenang" Kata ibu
"I-ibu?..", kata ku dengan lemas
... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Aku mati dengan mengenaskan. Terbunuh oleh ibuku sendiri, Rasanya lebih sakit daripada terbunuh oleh orang lain ya?..
-----------------TAMAT?------------------