Aku tak paham bagaimana hidupku yg berjalan. Aku sangatlah muak lagi dan lagi, kurasa matahari telah enggan menyapa duniaku. Dan yang harus ku sadari ini bukan duniaku.
"Bagaimana keadaanmu? Merasa lebih baik kah? "
"Terimakasih Ra tapi semuanya masih sama saja." Aku tau dia begitu perhatian,tapi kesedihanku tak bisa melihatnya.
"Sudah lama sekali,tapi kau tetap dalam keadaan yang sama. Aku nggak tau bagaimana yang kamu rasakan,tapi kamu bisa tersenyum untukku bisakah?"
Aku bisa melihat dia yang menenangkanku. Aku mulai perlahan untuk tersenyum. Kadang Aku bertanya-tanya 'apakah aku sahabat yang buruk sampai aku sendiri tak bisa tersenyum kepada sahabat ku sendiri?'. Mungkin setelah ini aku memiliki banyak hutang kepadanya karena hanya dia yang masih berada di sampingku. "Kau akan melakukan hal yang sama jika aku di posisi mu sekarang iyakan? "
Tapi sekali lagi aku tak bisa menyembunyikan kesedihan ini. Rasanya selalu menyakitkan. "Mereka pergi tanpa kabar aku tau itu, tapi mereka menyuruh ku untuk menjagamu. Dan aku akan selalu menjagamu seperti apa yang telah diperintah oleh orang tuamu" yaa, dia selalu memahami raut wajah ku lagi Dan lagi. Aku memeluknya Aku rasa dia tidak tau perasaanku tapi dia mencoba untuk memahamiku. Aku paham Aku yang terlalu sulit untuk dipahami, Dan memiliki sahabat yang selalau memahamiku."seharusnya Aku tidak menjadi bebanmu selama ini"
"Tidak, kau tidak pernah menjadi bebanku Aku bersyukur bertemu denganmu yang selalu mengingat kan ku atas kesalahan yang Aku perbuat."
Aku yang lebih bersyukur memiliki sahabat sepertinya. Selalu ada di sampingku walaupun aku ad di titik terendah sekalipun. Aku tak ingin kehilangan sahabatku seperti Aku kehilangan kedua orang tuaku. Tanpanya mungkin Aku tak akan mengerti apa arti kata kehidupan.
"Jangan ngalamun lagi, ayo kita pergi ketempat yang indah mungkin." Aku lupa Aku hidup terlalu lama untuk menemui banyak orang dan banyak hal kejadian. Seharusnya Aku bisa melihat orang yang berada di bawahku, Aku egois sekali untuk diriku. Mungkin Aku tak pantas dan munkin juga Aku harus memantaskan diri untuk menjadi lebih baik.