Clara Adelin adalah anak berusia 17 tahun yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtuanya
•
•
•
Pagi-pagi di hari Minggu Clara terbangun akan suara keras ibunya."Clara Adelin" Teriak ibunya yang bernama Renaya.clara yang mendengarnya tentu terkejut dan langsung bergegas berlari menuju suara ibu nya,,ada apa mah panggil nya lesu.Apa kamu tidak lihat ini rumah sudah seperti kapal pecah.baju belum dicuci,belum disapu juga,kenapa kamu masih santai-santai di kamar.Ini kan masih pagi sekali mah bahkan belum ada pukul 06.00 jawab Clara"wah sudah mulai berani membantah yaa.Bukan begitu mah tapi aku masih capek kemarin ada tugas tambahan disekolah jadi hari ini aku capek.Jadi orang tu jangan banyak ngeluh,pokoknya mama gak mau tahu kamu harus beresin ini semua sekarang juga,,i -iya ma jawab Clara.
Kenapa rasanya dirumah ini aku hanya di anggap sebagai pembantu mengapa mereka tidak memiliki rasa kasihan pada diriku "ucap Clara dalam benaknya". Setelah selesai beberes rumah Clara membaringkan tubuhnya di kasur. Belum lama ia membaringkan tubuhnya suara teriak Ayahnya membuatnya terkejut "Clara cepat kamu turun kesini" teriak Ayahnya yang bernama pak Ares. Ada apa ini kenapa ayah baru pulang kerja langsung marah-marah, ujar Clara dalam benaknya.ada apa yah jawab Clara takut dan langsung menundukkan kepalanya.Lihat ini ayah mendapatkan foto dari temanmu kamu berduaan dengan laki - laki. Apaaa Teriak Renaya ibunya Clara,,Clara kamu disekolahkan itu untuk belajar bukan untuk pacaran,,tidak ma aku tidak pacaran, elak Clara karena memang dirinya tidak bersalah.lalu apa ini teriak Ayahnya dengan menunjukkan foto dari hpnya. Itu hanya foto tidak sengaja waktu aku di sekolah aku terkena bola saat ada bermain basket lalu aku di bawa ke UKS karena murid yang bertugas di UKS tidak ada jadi aku hanya berdua tapi aku tidak pacaran ucap Clara dengan menahan suara tangis.
Plaakk, suara tamparan nyaring mendarat di pipi Clara tamparan mamanya kali ini benar-benar keras sampai-sampai pipi Clara memerah. "Pergi dari rumah ini sekarang dan jangan pernah injakan kaki kamu disini lagi" teriak Ares. Pa kamu tidak boleh mengusir ku hanya masalah seperti ini lagipula aku juga tidak pacaran teriak Clara dengan air mata yang sudah tidak bisa di bendung. Keluar papa bilang keluar cepat bereskan barangmu dan keluar dari rumah ini.Hati Clara yang mendengar itu sakit rasanya seperti ditusuk dengan pisau yang sangat tajam.
•
•
•
Clara akhirnya membereskan bajunya dan barang-barang berharganya,,kemana aku harus tinggal setelah ini "ucap Clara dalam benaknya"setalah itu ia meninggalkan rumahnya dan pergi entah tanpa tujuan. Hiks - hiks Clara menangis dengan cukup keras bahkan tidak menghiraukan orang-orang yang melihatnya.Kemudian Clara berhenti disebuah taman yang tidak terlalu ramai, "eh itu seperti Clara "ucap Mella teman baik Clara.Raa seketika clara menoleh sumber suara tersebut,ehh Mel ada apa,,lho lho lho kok Lo bawa baju tas besar mau kemana?? Tanya si mella.Gue-gue di usir orangtuaku dari rumah,, What teriak mella terkejut atas penuturan si Clara,kok bisa sih ? Jadi tadi orang tua gue marah-marah mereka pikir aku pacaran di sekolah padahal itu semua tidak benar ucap si Clara.Terus lho ini mau kemana ? Gak tau gue gak punya tujuan,,Yaudah lho ikut gue aja ke rumah gue,yang bener? Tapi gue takut ngerepotin Lo," santai aja kali " ucap si Mella,yaudah yok pergi sekarang aja.
•
•
•
Maaf ya rumah gue gak sebesar rumah lhoo,Gapapa Mel lho udah mau nampung gue disini gue udah bersyukur,,oh iya rencana ke depan lho mau gimana ? Kayaknya gue mau cari kerjaan aja deh,eh tapi kan lho masih kecil emang bakal ada yang nerima ? Tanya si Mella.Do'a kan saja yaa Mel,gue juga gak enak kalau harus numpang disini terus,gapapa santai aja sih Clara gak usah kaya orang asing gitu.Pagi ini Clara bangun lumayan kesiangan dia buru-buru mandi dan mau mencoba mencari pekerjaan,"Mel aku pergi dulu ya " teriak si Clara,mau kemana ? Cari kerjaan Mel,hati-hati ya Clara.Iyaa mell tenang aja.
•
•
•
Moga aja ada yang nerima aku kerja.Ayo semangat Clara gak boleh nyerah,Permisi "Clara memasuki restoran untuk mencoba mencari lowongan pekerjaan" tetapi naasnya Mereka tidak menerima pekerja yang masih di bawah umur,sudah beberapa kali Clara memasuki restoran tetapi tetap saja tidak ada yang menerimanya. Saat dia sedang duduk untuk beristirahat, tiba-tiba saja seorang laki-laki sekitar berusia 20 tahun mendekatinya,,Hai sapa pemuda itu,Clara hanya membalasnya dengan tersenyum,kenapa ? tanya pemuda itu,Gapapa lagi mencari pekerjaan saja.Kenalin aku Harfian,dan siapa namamu ? Ohh,aku Clara Adelin bisa dipanggil Clara,nama yang bagus ujar si harfian,,oh ya tadi kamu bilang cari pekerjaan ya, i - iya jawab si Clara,kenapa cari pekerjaan kan bisa dibilang kamu ini masih pelajar? Aku di usir dari rumah sama orang tuaku dan ini rencananya mau cari pekerjaan,,oh ya kebetulan aku juga lagi cari pekerjaan untuk restoran ku,ambil kartu ini dan jika kamu berniat ingin menjadi pegawai di restoran ku datang saja besok ucap si harfian sambil tersenyum tipis.Makasih sekali besok aku akan datang di restoran mu ini "Jawab Clara dengan tersenyum lebar".
•
•
•
Pagi sekitar pukul 07.00 Clara datang ke restoran milik harfian,,harfian teriak si Clara,eh iya wah beneran datang nih ? Iya dong kan mau hidup mandiri,hehehe.Oh iya kira - kira aku bisa masuk kerja kapan ya ? Tanya Clara,, sekarang juga boleh jawab santai harfian.Clara bekerja dengan sangat giat,hari demi hari berlalu, sebenarnya dia ingin sekali mempunyai rumah sendiri dan tidak ingin menumpang hidup dengan si mella tapi uang yang ia kumpulkan masih belum cukup untuk membeli kontrakan maupun apartemen.Clara bekerja dengan sangat giat,Harfian kagum melihat semangat si Clara bekerja dengan sangat giat dan kagum atas semua yang Clara lewati.Clara panggil si harfian, iya ada apa harfian "ohh iya harfian tidak suka jika Clara menganggapnya sebagai atasan ia lebih suka jika Clara menganggapnya sebagai temannya.ada apa ? Aku mau memberimu sesuatu,, tiba-tiba harfian mengeluarkan sebuah kunci dari kantong celananya,Kunci apa ini ? Tanya Clara.Ini aku memberikan kamu sebuah apartemen yang udah aku beli untukmu,tidak aku tidak bisa menerimanya tolak si Clara.Hey clara aku sangat senang jika kau menerima ini aku ingin melihat kamu hidup mandiri dengan senang,Clara yang mendengar itu langsung menangis terharu.Terima kasih harfi aku tidak bisa membalas semua kebaikanmu.Saking senangnya Clara refleks memeluk si harfian,ehh maaf harf,tidak papa aku justru senang jika kamu mau memelukku.SEKARANG KAMU TIDAK USAH BERTANYA LAGI DIMANA RUMAHMU KARENA SEKARANG KAMU SUDAH MAMPU MEMILLIKI RUMAH UNTUKMU SENDIRI ATAS USAHAMU SENDIRI.
•
•
•
Waktu pulang bekerja Clara langsung berlari menuju kerumah si Mella,mell lihat ini aku sudah punya apartemen sendiri.Wahh selamat Ra,aku ikut bangga atas apa usahamu ini.Ehh btw ini apartemennya yang beliin harfian lho,iihhh iri gue ucap si Mella. Oh iya besok gue mau pindah jadi aku berterimakasih banyak atas kebaikanmu selama ini,Mel jika kamu ada kesulitan cari aku yaa ! Iya Ra iya.Dan keesokan paginya Clara membawa barang dan pindah ke apartemennya "MELL JIKA KAMU ADA KESULIYAN INGAT ANGGAP AKU SEBAGAI RUMAHMU YA" iyaaa raa semangat yaa.
•
•
•
TUHAN TERIMA KASIH ATAS SEMUA YANG ENGKAU BERIKAN AKU BELAJAR DIBALIK KESUSAHAN ENGAKU JUGA MEMBERIKAN KEMUDAHAN UNTUKKU "Ucap Clara dalam benaknya"
*Selesai*