Janji usang"
Deburan ombak menerpa gaun putih yang sudah lusuh.Angin bertiup menyambar rambut hitam yang tergerai indah.Sementara pemiliknya seperti tidak peduli dengan suasana damai disekitar.Otaknya sangat berisik.Banyak adegan yang terekam di tempat ini.
flash back on
"Yang hari ini kita mau kemana?"tanya Rika si pemilik rambut indah.
"Emhhh,rahasia sayang.Bukan surprise namanya kalo kasi taunya sekarang"ujar Tama.
Hari ini adalah hari jadian mereka yang ke 7 tahun.Bukan pacaran yang singkat,Namun keromantisan mereka sering di kaitkan dengan Kdrama yang romantis ala2 oppa korea(uwu).Dan Tama berencana memberikan kejutan spesial untuk Rika.Pun,ada hal lain yang tak kalah penting yang ingin diutarakan Tama.
2 jam perjalanan menuju tempat yang sudah dipersiapkan Tama.Setibanya di lokasi,Tama mengajak Rika ke sebuah resort ternama di kota X."Wah sayang indah sekali pemandangannya"Rika terkagum-kagum melihat pemandangan di sekitar resort itu..Pasir putih disekitar pantai kawasan resort dan beberapa pulau yang berada di depan nya menambah keindahan yang membuat setiap mata terpesona melihatnya.
Tiba-tiba datang beberapa pemain biola yang memainkan music"Falling in love with u" .kepala pelayan kemudian mengajak Rika dan Tama duduk di meja khusus yang telah di reservasi Tama.
Kue "Happy anniv 9th years " yang berada di atas meja,membuat Rika terenyuh dengan perlakuan spesial Tama. Mereka berdua kemudian meniup angka 9 yang berada di kue itu."Makasih sayang,ini perayaan yang paling romantis seumur hidup aku"Ujar Rika dengan mata yang sudah berembun.
"Eitss tunggu dulu sayang,sekarang potong kuenya."Ujar Tama.
Rika pun mengikuti aba-aba dari Tama.
Dia mengambil pisau kue dan memotongnya dengan hati-hati.Kue yang cantik,agak ragu bagi Rika untuk memotongnya secara langsung.Perlahan namun seperti ada benda kecil ditengah kue itu.Rika kemudian mencuil kue itu,ternyata ada sebuah kotak perhiasan di dalamnya."Sayang ,apa ini?"Mulut rika terbata-bata.Sambil membukanya dengan hati-hati.Sebuah cincin berlian yang sangat indah berwarna biru .Tama meraih cincin itu,"Sayang,cincin ini adalah sebagai pengikat cinta kita."Would u be marry me?" iringan musik semakin kuat terdengar"but i can't help,falling in love with u" suara khas sang penyanyi membawakan lagu spesial untuk dua sejoli .
"I-iya sayang aku mau"Ucap Rika terbata.Haru,bahagia menyelimuti hatinya.
"Tapi,"Tama terhenti mengucapkan kalimatnya.
"Tapi apa sayang?cepat katakan"Rika yang semakin penasaran.
"Tapi,besok aku harus berangkat ke swiss.melanjutkan studi s2 ku disana ,sayang.Cuma 2 tahun,aku janji setelah itu kita akan langsung menikah.Aku mohon"
Tama menggenggam tangan Rika untuk meyakinkan.
"Sayang,aku bisa ikut kesana supaya kita jangan berpisah selama itu"Ucap Rika memelas.
"Tidak bisa sayang.Ibuku juga akan ikut kesana bersamaku.Kamu kan tahu ibuku seperti apa.Sampai hari ini dia tidak merestui hubungan kita.Aku janji selama disana ,aku akan meyakinkan ibu tentang hubungan kita.Aku janji,aku mohon kamu percaya sama aku ,sayang."Tama meyakinkan Rika.
"ba-baiklah.Tapi ingat dengan ini.Jangan menyia-nyiakan perjanjian kita sayang..Rika menyodorkan cincin yang sudah tersemat di jarinya.
"Loh,gimana mau lupa,orang aku yang beli..hehehe..becanda sayang.ya pastilah aku tidak akan pernah melupakan kamu"
Hari semakin larut,mereka kemudian kembali pulang.Tama yang mengantar Rika hingga ke depan pintu,memeluk Rika dengan sangat erat.
"Ihh,apaan sih kayak pelukan perpisahan ajah,kan kamu cuma 2 tahun disana."Ujar Rika protes
"Ya kali 2 tahun,tapi bagi aku serasa 2 abad..hahhahahah"Tama menimpali.
"ihh,ya sudah sana tuan Gombal .Cepat balik gih ,kan besok mau berangkat.Jaga kesehatan ya disana.Jaga hatimu juga hanya buat aku.Awas ya kalo ketahuan lirik atau genit ke cewe lain,aku congkel mata kamu.hihihih"Rika tertawa cekikikan.
"Et dah si markonah.Udah main kdrt dalam perkataan yah ?huahhahahah.Ya sudah aku balik yah sayang.bye,love u.."Tama beranjak masuk ke dalam mobil.
"Love u too "
Mobil perlahan menghilang dari pandangan Rika.
keesokan harinya,Rika yang masih letih karena perjalanan mereka yang cukup panjang kemarin,mencoba meraih gawai yang di taruh di nakas.
pukul 09:45.Dia kemudian membuka aplikasi hijau untuk melihat kabar terbaru dari kekasih hatinya.
Namun foto mereka berdua yang terpasang di profil tama sudah tidak ada lagi.Rika pun mencoba mengirim pesan,hanya centang satu.Artinya Tama telah memblokir Rika.
Sejak kapan dia memblokir Rika?dia berpikir keras tentang hal itu.
Semalam dia masih sempat membuka aplikasi yang sama namun foto mereka masih ada."Apa ada yang aku tidak ketahui ya?"gumam Rika.
Dia pun mencoba menelepon dial,namun tak tersambung .
"Apa sebenarnya yang terjadi?"Penasaran menelisik hati Rika.Dia kemudian membuka sosial media .Ternyata semalam Seseorang menandai ke akun Tama "H-3".Lira namanya.
"Lira kan teman masa kecilnya Tama?apa maksudnya ya status itu?"
Hari berganti bulan,Setelah sekian purnama terlewatkan tanpa ada kabar dari Tama,menanyakan perihal pada ibunya tama pun,Rika tidak berani.Sadar diri akan status nya sebagai sebatang kara di dunia ini.Hanya rumah dan 3 petak sawah yang di tinggalkan orangtuanya semasa hidup mereka.Itu yang membuat ibu Tama melarang Tama berhubungan dengan Rika.
flash back on
2 tahun berlalu.
Tubuh yang dulu gemoy sekarang kering kerontang ,menahan rindu yang tak terhingga.Hanya ada satu harapan Rika tetap bertahan pada cintanya,Cincin pemberian Tama.Itulah yang membuat Rika menolak lelaki lain.
Hari ini dia bersiap ke tempat dimana dia dan Tama mengikat janji.Penampilan,jangan tanya..Semenjak tak ada kabar dari tama,dia sudah tidak mempedulikan pakaiannya.Toh,sekalian tidak ada lelaki yang akan menyukainya selain tama.Di meja yang sama ,kala mereka mengikat janji, Rika duduk memesan coklat panas.kemudian menyeduh nya.Tiba-tiba terdengar musik yang sama yang di mainkan dua tahun lalu .Seperti dejavu bagi Rika.Dia membalikkan badan.Ternyata meja di belakangnya telah di reservasi seseorang yang telah lama dinantinya.Tama muncul membawa Kue kecil dan seikat bunga mawar,kemudian di berikan kepada wanita yang sedang menggendong anak kecil.Ya,dia Lira.
jutaan pertanyaan yang selama ini menggerogoti otak Rika,terjawab sudah.Rika berlari ,tanpa sengaja menyenggol cangkir yang ada di mejanya,membuat perhatian beberapa orang di sekitarnya termasuk Tama dan Lira.Namun tidak ada tanda-tanda untuk Tama mengejarnya.Dia berlari sekencang mungkin ke pesisir pantai.
Menangis,entahlah sepertinya airmata ini telah lama mengering.Cintanya yang besar terhadap Tama ,sekejap hilang bagaikan ombak yang menyapu pesisir pantai.Apalagi yang harus diharapkan Rika pada janji yang telah usang?
Indahnya pengikat cinta mereka tak seindah akhir dari cintanya.Sungguh menyakitkan.Kini Rika yang malang mencoba tegar,mengiklaskan yang apa yang telah menjadi milik orang lain.Biarlah cincin ini sebagai penanda,bahwa tidak ada pengikat yang benar-benar membuat terikat.
~cincin adalah simbol pengikat,namun hatilah yang tertawan dalam ikatan itu.~
penulis:reyna